Daya Tampung SMA Negeri Terbatas, DPRD Jakarta Temukan Anak 17 Tahun Belum Pernah Sekolah

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 08 Juli 2026 | 14:02 WIB
Daya Tampung SMA Negeri Terbatas, DPRD Jakarta Temukan Anak 17 Tahun Belum Pernah Sekolah
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Anggota DPRD DKI Jakarta mengungkapkan daya tampung sekolah negeri di Jakarta Barat masih sangat minim bagi siswa.
  • Kondisi tersebut menyebabkan seleksi masuk sekolah menjadi sangat ketat dan membebani orang tua dengan biaya swasta.
  • Pemerintah daerah mengupayakan solusi melalui posko pengaduan serta usulan pemberian subsidi bagi siswa di sekolah swasta.

Suara.com - Kapasitas kursi sekolah negeri di Jakarta Barat diklaim jauh dari cukup untuk menampung seluruh calon peserta didik menjelang tahun ajaran baru.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu, mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang ia terima, daya tampung SD negeri di Jakarta Barat baru sekitar 60 persen, SMP sekitar 50 persen, dan SMA hanya sekitar 34 persen.

"Ini data dari Jakarta Barat yang saya baca ya. Untuk SD aja baru sekitar 60 persen yang bisa ditampung, untuk SMP cuma 50-an persen, dan untuk SMA itu cuma 30-an persen, 34 persen kalau saya tidak salah," kata Kevin di DPRD DKI Jakarta, Rabu (8/7/2026).

Minimnya daya tampung tersebut, menurut Kevin, membuat proses seleksi penerimaan siswa berlangsung sangat ketat.

Akibat ketatnya seleksi itu, banyak calon siswa yang akhirnya terpaksa memilih sekolah swasta dengan biaya yang tidak murah.

"Karena ketat, akhirnya opsi mereka pilihannya adalah ke swasta, di mana swasta tentu membebani biaya pendidikan yang cukup tinggi ya sekarang. Bahkan, sekolah-sekolah yang biasa aja sudah mendekati Rp400.000-Rp500.000 per bulan gitu ya, belum sistem bayar masuknya dan lain sebagainya," ujar Kevin.

Persoalan ini semakin mengkhawatirkan karena timnya menemukan langsung di lapangan ada anak yang hingga usia 17 tahun belum pernah duduk di bangku sekolah.

"Kami juga menemukan di lapangan bahwa ada anak yang bahkan usia 17 tahun itu belum merasakan bangku sekolah. Bayangkan, betapa rumitnya kondisi itu dan terjadi di Jakarta," sorot Kevin.

Untuk menangani persoalan tersebut, Kevin bersama timnya membuka posko pengaduan yang menyasar anak tidak sekolah (ATS) maupun anak yang putus sekolah di tengah jalan.

baca juga

Posko dibuka atas dasar kerja sama dengan Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta agar anak-anak tetap bisa diterima sekolah, meski terkendala masalah administrasi.

Kevin menyebutkan, laporan yang masuk ke posko sudah mencapai puluhan kasus.

"Kemarin kami dapat di wilayah Taman Sari saja ada 19. Kemudian di Grogol Petamburan ada puluhan. Ini masih kami tampung terus," papar Kevin.

Penanganan kasus dikebut karena tahun ajaran baru akan dimulai pada Senin (13/7/2026) pekan depan.

Selain soal daya tampung, Kevin juga menyoroti sistem zonasi yang dinilai belum berkeadilan akibat sebaran sekolah negeri yang tidak merata.

"Sistem zonasi juga masih menyulitkan karena penyebaran sekolah juga masih belum merata. Akibatnya, ada sekolah-sekolah yang memang terpusat di titik tertentu sehingga sulit diakses bagi anak lain di titik yang berjauhan," katanya.

Sebagai solusi, Kevin mengusulkan agar pemerintah menggandeng pihak swasta melalui skema subsidi, alih-alih membangun gedung sekolah baru.

"Kalau memang kapasitasnya dicukupi dari pihak swasta, harusnya ada proses subsidi dari pemerintah, nggak perlu bangun bangunan baru. Sehingga memanfaatkan sekolah swasta yang ada, tetapi harus tuntas bentuk kerja samanya seperti apa. Itu yang kami harapkan," pungkas Kevin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya

DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:08 WIB

Tarif TransJakarta Mau Naik, Akankah Warga Kembali Memilih Kendaraan Pribadi?

Tarif TransJakarta Mau Naik, Akankah Warga Kembali Memilih Kendaraan Pribadi?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:30 WIB

Telkom University Gandeng NUS, Telkom Dorong Talenta Digital Indonesia Berdaya Saing Global

Telkom University Gandeng NUS, Telkom Dorong Talenta Digital Indonesia Berdaya Saing Global

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:50 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×