DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 08 Juli 2026 | 09:08 WIB
DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya
Ilustrasi Tarif Transjakarta (Pemprov DKI Jakarta)
baca 10 detik
  • Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta membahas rencana kenaikan tarif Transjakarta dari Rp3.500 menjadi Rp5.000 pada Selasa, 7 Juli 2026.
  • Penyesuaian tarif bertujuan mengurangi beban subsidi tahunan Pemprov DKI Jakarta yang kini mencapai lebih dari empat triliun rupiah.
  • Pemerintah didorong melakukan diskusi kelompok terarah bersama masyarakat dan pemerhati transportasi sebelum menetapkan kebijakan kenaikan tarif secara resmi.

Suara.com - Tarif Transjakarta belum pernah mengalami penyesuaian sejak layanan resmi beroperasi pada 2005.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh saat menanggapi kajian kenaikan tarif Transjakarta yang telah disusun oleh Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), Selasa (7/7/2026).

Menurut Nova, mengingat tarif belum pernah naik selama dua dekade, wacana penyesuaian dari Rp3.500 menjadi Rp5.000 masih dapat diterima masyarakat.

“Kalau misalnya dinaikkan dari Rp3.500 menjadi Rp5.000, menurut saya masih dalam batas kewajaran,” ujarnya.

Salah satu pertimbangan yang mendasari pandangan Nova adalah besarnya beban subsidi public service obligation (PSO) yang setiap tahun ditanggung Pemprov DKI Jakarta untuk layanan Transjakarta.

Pengurangan beban subsidi akibat penyesuaian tarif dapat dialihkan untuk kebutuhan pembangunan lain yang lebih mendesak.

“Beban subsidi kita cukup besar, lebih dari Rp4 triliun dalam setahun. Kalau ada penyesuaian tarif, beban subsidi bisa berkurang dan anggaran itu nantinya dapat diprioritaskan untuk kebutuhan lain yang lebih penting,” tuturnya.

Namun, politikus Partai NasDem itu juga menyebut rencana penyesuaian tarif secara umum masih wajar selama didasarkan pada kajian yang matang dan melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat yang rutin menggunakan Transjakarta.

Ia pun mendorong pemerintah menggelar forum diskusi kelompok atau focus group discussion (FGD) sebelum kebijakan kenaikan tarif resmi diputuskan.

baca juga

“Saya pernah menyampaikan, kalau memang ada wacana kenaikan tarif, buat dulu FGD dengan pengguna, pemerhati transportasi, kemudian hasilnya baru disampaikan kepada kami,” pungkas Nova.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tarif TransJakarta Mau Naik, Akankah Warga Kembali Memilih Kendaraan Pribadi?

Tarif TransJakarta Mau Naik, Akankah Warga Kembali Memilih Kendaraan Pribadi?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:30 WIB

Desain Mewah Gambir Jadi Lifestyle Hub, KAI Masih Rahasiakan Kapan Proyek Dimulai

Desain Mewah Gambir Jadi Lifestyle Hub, KAI Masih Rahasiakan Kapan Proyek Dimulai

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:56 WIB

Pemprov DKI Respons Usulan Kenaikan Tarif Transjakarta, Fokus pada Rute Bandara

Pemprov DKI Respons Usulan Kenaikan Tarif Transjakarta, Fokus pada Rute Bandara

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:04 WIB

Terkini

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:39 WIB

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:05 WIB

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

×