- Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta membahas rencana kenaikan tarif Transjakarta dari Rp3.500 menjadi Rp5.000 pada Selasa, 7 Juli 2026.
- Penyesuaian tarif bertujuan mengurangi beban subsidi tahunan Pemprov DKI Jakarta yang kini mencapai lebih dari empat triliun rupiah.
- Pemerintah didorong melakukan diskusi kelompok terarah bersama masyarakat dan pemerhati transportasi sebelum menetapkan kebijakan kenaikan tarif secara resmi.
Suara.com - Tarif Transjakarta belum pernah mengalami penyesuaian sejak layanan resmi beroperasi pada 2005.
Hal itu diungkapkan Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh saat menanggapi kajian kenaikan tarif Transjakarta yang telah disusun oleh Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), Selasa (7/7/2026).
Menurut Nova, mengingat tarif belum pernah naik selama dua dekade, wacana penyesuaian dari Rp3.500 menjadi Rp5.000 masih dapat diterima masyarakat.
“Kalau misalnya dinaikkan dari Rp3.500 menjadi Rp5.000, menurut saya masih dalam batas kewajaran,” ujarnya.
Salah satu pertimbangan yang mendasari pandangan Nova adalah besarnya beban subsidi public service obligation (PSO) yang setiap tahun ditanggung Pemprov DKI Jakarta untuk layanan Transjakarta.
Pengurangan beban subsidi akibat penyesuaian tarif dapat dialihkan untuk kebutuhan pembangunan lain yang lebih mendesak.
“Beban subsidi kita cukup besar, lebih dari Rp4 triliun dalam setahun. Kalau ada penyesuaian tarif, beban subsidi bisa berkurang dan anggaran itu nantinya dapat diprioritaskan untuk kebutuhan lain yang lebih penting,” tuturnya.
Namun, politikus Partai NasDem itu juga menyebut rencana penyesuaian tarif secara umum masih wajar selama didasarkan pada kajian yang matang dan melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat yang rutin menggunakan Transjakarta.
Ia pun mendorong pemerintah menggelar forum diskusi kelompok atau focus group discussion (FGD) sebelum kebijakan kenaikan tarif resmi diputuskan.
“Saya pernah menyampaikan, kalau memang ada wacana kenaikan tarif, buat dulu FGD dengan pengguna, pemerhati transportasi, kemudian hasilnya baru disampaikan kepada kami,” pungkas Nova.