Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:53 WIB
Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah menyampaikan keterangan saat konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/7/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Jampidsus Febrie Adriansyah belum ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi meskipun aparat penegak hukum telah memiliki bukti cukup.
  • Pengamat Sri Radjasa Chandra menilai perlindungan politik dari tokoh kunci pemerintahan dan militer menghambat proses hukum tersebut.
  • Penanganan kasus ini diduga menjadi instrumen politik untuk meredam konflik kepentingan terkait penyelidikan sensitif di tingkat elite.

Suara.com - Belum adanya status hukum terhadap Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, dalam pusaran dugaan korupsi memicu spekulasi liar.

Meski bukti disebut-sebut sudah mencukupi, penetapan tersangka yang dialkukan Polri tak kunjung terjadi.

Aroma tarik-menarik kepentingan politik tingkat tinggi diduga kuat menjadi rem pakem dalam kasus ini.

Praktisi dan pengamat intelijen, Sri Radjasa Chandra, menganalisis adanya tembok besar yang melindungi Febrie. Radjasa mengungkapkan bahwa posisi Febrie saat ini sangat strategis karena berada dalam lingkaran kedekatan dengan tokoh-tokoh kunci di pemerintahan dan militer.

Hashim Djojohadikusumo—adik dari Presiden Prabowo Subianto—serta sejumlah petinggi militer, menjadi faktor krusial mengapa Jampidsus itu seolah "tak tersentuh".

"Bisa jadi (faktor kedekatan dengan Hashim). Karena hari ini, Febrie sangat dekat dengan Hashim. Termasuk pimpinan milter. Termasuk dengan Menhan," ungkap Radjasa dikutip dari Yotube Forum Keadilan TV pada Jumat (10/7/2026).

Padahal, menurut pengamatannya, aparat penegak hukum sebenarnya sudah memegang kartu truf yang cukup untuk menyeret Febrie, bahkan hingag ke meja hijau.

"Kasus Febrie ini sudah jelas, diduga kuat ada keterlibatan Febrie dalam kasus kejahatan korupsi," tegas dia.

Namun, Sri mencium ada kejanggalan dalam manuver kepolisian. Penanganan kasus ini dinilai setengah hati dan dicurigai hanya menjadi instrumen penekan atau shock therapy bagi sang Jaksa Muda.

baca juga

Lebih jauh, ia menengarai adanya gesekan kepentingan antara Polri dan pihak-pihak yang mencoba mengusut dugaan korupsi yang menyenggol nama Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi).

Kolase foto Presiden Prabowo dan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah.
Kolase foto Presiden Prabowo dan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah.

Polri, dalam pandangan Radjasa, diduga menjadi alat untuk meredam eksistensi Febrie yang tengah membidik kasus-kasus sensitif.

"Polri melihat ada satu ancaman terhadap eksistensi Jokowi. Dalam beberapa kasus yang menyentuh persoalan hukum Jokowi. Contoh kasus Pertamina dan Nadiem," kata Radjasa.

Kondisi ini menciptakan situasi "saling kunci" di level elite. Di satu sisi ada dugaan tindak pidana yang nyata, namun di sisi lain ada benturan kekuatan politik yang membuat hukum tampak lumpuh.

Menutup analisisnya, Sri Radjasa mengajak publik untuk tidak lengah dan terus memelototi setiap perkembangan kasus ini agar tidak berakhir menjadi komoditas barter politik di ruang gelap.

"Mudah-mudahan dengan mereka berkonflik, terungkap semuanya," pungkasnya.

Reporter: Alif Bintang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan

Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:09 WIB

Sindir Kejahatan di Tubuh Jaksa, Mahasiswa Desak DPR Kawal Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah

Sindir Kejahatan di Tubuh Jaksa, Mahasiswa Desak DPR Kawal Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:05 WIB

Dulu Diandalkan, Sekarang Jadi Ancaman, Mengapa Jokowi Disebut Cemas dengan Jampidsus Febrie?

Dulu Diandalkan, Sekarang Jadi Ancaman, Mengapa Jokowi Disebut Cemas dengan Jampidsus Febrie?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:03 WIB

KPK Curiga Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Pakai Nama Orang Lain Tanpa Hubungan Keluarga

KPK Curiga Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Pakai Nama Orang Lain Tanpa Hubungan Keluarga

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:00 WIB

Brimob Bersenjata Lengkap Kawal Pengungkapan Dugaan Korupsi Jampidsus di Polda Metro Jaya

Brimob Bersenjata Lengkap Kawal Pengungkapan Dugaan Korupsi Jampidsus di Polda Metro Jaya

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:51 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×