Sindir Kejahatan di Tubuh Jaksa, Mahasiswa Desak DPR Kawal Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah

Muhamad Yasir

Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:05 WIB
Sindir Kejahatan di Tubuh Jaksa, Mahasiswa Desak DPR Kawal Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah
Orator dari massa aksi Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Seluruh Indonesia (DEMA PTKIN) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) se-Nusantara, Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat petang (10/7/2026). [Suara.com/Cornelius Juan Prawira]
baca 10 detik
  • Ratusan mahasiswa menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR RI Jakarta pada 10 Juli 2026 menuntut pengusutan dugaan korupsi.
  • Aksi tersebut menyoroti dugaan keterlibatan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, dalam kasus yang sedang diselidiki oleh penyidik Polri.
  • Massa mendesak DPR RI dan pemerintah memastikan proses hukum berjalan transparan, independen, serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap institusi Kejaksaan.

Suara.com - Gelombang desakan agar dugaan korupsi yang menyeret Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI Febrie Adriansyah diusut tuntas terus menguat.

Kali ini, ratusan mahasiswa dari Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Seluruh Indonesia (DEMA PTKIN) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) se-Nusantara menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Aksi tersebut mengusung tema #BersihBersihKejagung. Spanduk putih bertuliskan "Evaluasi Total Kejagung" dibentangkan di pagar kompleks parlemen, sementara poster bertagar #BersihBersihKejagung mendominasi barisan massa.

Dalam aksi itu, mahasiswa menyoroti temuan barang bukti hasil penggeledahan penyidik Kortastipidkor Polri yang berkaitan dengan Jampidsus Febrie Adriansyah.
Mereka mendesak agar proses hukum diusut secara tuntas tanpa pandang bulu.

Spanduk putih bertuliskan "Evaluasi Total Kejangung" membentang pagar Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat petang (10/7/2026). [Suara.com/Cornelius Juan Prawira]
Spanduk putih bertuliskan "Evaluasi Total Kejangung" membentang pagar Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat petang (10/7/2026). [Suara.com/Cornelius Juan Prawira]

Orasi para mahasiswa juga menitikberatkan pada pentingnya menjaga integritas institusi Kejaksaan Agung sebagai lembaga penegak hukum. Mereka meminta DPR RI menggunakan fungsi pengawasannya untuk mengawal penyelesaian perkara tersebut.

"Kejaksaan Agung hari ini dipercaya publik untuk menangkap koruptor, tapi apa yang teman-teman lihat hari ini, sebuah bentuk kejahatan telah terjadi di tubuh Kejaksaan Agung," ujar salah satu orator.

Massa aksi menilai dugaan korupsi yang tengah diusut memiliki dampak luas bagi masyarakat.

Dalam orasinya, mereka juga menyinggung Febrie yang saat ini menjadi sorotan setelah rumah pribadinya digeledah penyidik dan sebelumnya menggelar konferensi pers di Kejaksaan Agung.

"Ini adalah pengkhianatan konstitusi terbesar di Indonesia," tegas orator.

baca juga

Dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan empat tuntutan kepada DPR dan pemerintah, yakni:

1. Mendesak DPR RI menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal melalui evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola, sistem pengawasan internal, akuntabilitas kelembagaan, serta pelaksanaan kewenangan Kejaksaan RI.

2. Mendesak DPR RI dan Presiden RI menjamin aparat penegak hukum, termasuk Polri, dapat menangani dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang terkait pasokan batu bara PLTU, PT Asabri, dan PT Krakatau Steel secara profesional, independen, objektif, serta bebas intervensi.

3. Mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum mengawal setiap tahapan proses hukum secara transparan, akuntabel, independen, serta mencegah segala bentuk intervensi maupun obstruction of justice.

4. Mendesak Komisi III DPR RI mengawal proses hukum dan memanggil Jaksa Agung RI untuk meminta pertanggungjawaban atas dugaan pelanggaran hukum maupun kode etik yang diduga melibatkan oknum di lingkungan Kejaksaan RI.

Reporter: Cornelius Juan Prawira

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Curiga Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Pakai Nama Orang Lain Tanpa Hubungan Keluarga

KPK Curiga Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Pakai Nama Orang Lain Tanpa Hubungan Keluarga

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:00 WIB

Brimob Bersenjata Lengkap Kawal Pengungkapan Dugaan Korupsi Jampidsus di Polda Metro Jaya

Brimob Bersenjata Lengkap Kawal Pengungkapan Dugaan Korupsi Jampidsus di Polda Metro Jaya

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:51 WIB

Tepis Isu Perang Institusi, Komjak: Rumah Jampidsus Digeledah Bukan Sinyal Konflik Jaksa dan Polri

Tepis Isu Perang Institusi, Komjak: Rumah Jampidsus Digeledah Bukan Sinyal Konflik Jaksa dan Polri

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:57 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×