Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:21 WIB
Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara
Asap membubung di Teheran, Iran duga dari serangan rudal Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026). [X/Vahid Online]
baca 10 detik
  • Iran membantah pernyataan Donald Trump mengenai pembebasan tahanan perempuan asal Amerika Serikat.

  • Otoritas hukum Teheran menegaskan tidak ada pelepasan tahanan kasus spionase dari penjara.

  • Dena Karari ditahan sejak Desember 2024 atas dugaan tindakan mata-mata di Iran.

Suara.com - Otoritas kehakiman Iran menyangkal keras pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai pembebasan seorang perempuan asal negaranya yang ditahan sejak akhir tahun lalu. Teheran menegaskan bahwa tidak ada pelonggaran hukum maupun pelepasan bagi tahanan asing yang terjerat kasus spionase di wilayah mereka.

Melalui saluran resmi kenegaraan, lembaga peradilan tertinggi Iran langsung mengeluarkan pernyataan resmi untuk meluruskan simpang siur informasi tersebut. Langkah ini diambil guna memotong spekulasi global yang berkembang pasca-klaim sepihak dari Washington.

"Tidak ada mata-mata Amerika yang dibebaskan dari penjara," sebut pihak yudisial Iran dalam pernyataan tertulis yang disiarkan oleh media Press TV, Jumat (17/7/2026).

Kehancuran kota Teheran Iran (Tasnimnews)
Kehancuran kota Teheran Iran (Tasnimnews)

Polemik ini bermula ketika Donald Trump mengumumkan kepada publik bahwa seorang perempuan Amerika yang ditahan Teheran telah diizinkan meninggalkan negara tersebut. Informasi tersebut langsung memicu perhatian dunia internasional mengingat hubungan diplomatik kedua negara yang cair dan tegang.

Identitas perempuan tersebut kemudian dikonfirmasi oleh kuasa hukumnya sebagai Dena Karari, sosok yang menjadi pusat perdebatan diplomatik ini. Washington bersikeras bahwa penangkapan tersebut tidak berdasar hukum dan sewenang-wenang.

Donald Trump menyebut perempuan itu kini dengan aman berada di luar Iran, dan dalam kondisi baik.

Melalui platform media sosial Truth Social, orang nomor satu di Amerika Serikat itu bahkan sempat menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah Iran. Langkah diplomasi publik ini awalnya diproyeksikan sebagai sinyal positif perbaikan hubungan bilateral.

"Amerika Serikat mengapresiasi isyarat Itikad Baik dari Iran ini!" tulis Donald Trump dalam unggahannya.

Kasus ini berakar pada penangkapan Dena Karari oleh otoritas keamanan Iran yang terjadi pada Desember 2024 lalu. Penahanan tersebut didasarkan atas tuduhan serius terkait tindakan mata-mata yang mengancam keamanan nasional Teheran.

baca juga

Hubungan antara Iran dan Amerika Serikat sendiri telah lama diwarnai oleh aksi saling tuduh dan penahanan warga negara asing. Penolakan terbaru dari korps yudisial Teheran ini menegaskan kembali sikap kaku dan konfrontatif kedua belah pihak di panggung geopolitik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran

Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:09 WIB

Perang Makin Panas! Iran Bombardir Teman-teman Amerika, Pangkalan Jet Tempur Habis!

Perang Makin Panas! Iran Bombardir Teman-teman Amerika, Pangkalan Jet Tempur Habis!

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:24 WIB

Peringatan! Cadangan Minyak Dunia Menipis saat AS - Iran Perang Lagi

Peringatan! Cadangan Minyak Dunia Menipis saat AS - Iran Perang Lagi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:27 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×