Peringatan! Cadangan Minyak Dunia Menipis saat AS - Iran Perang Lagi

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 16 Juli 2026 | 12:27 WIB
Peringatan! Cadangan Minyak Dunia Menipis saat AS - Iran Perang Lagi
Ilustrasi fasilitas minyak mentah. [Pexels].
baca 10 detik
  • Kemacetan jalur distribusi minyak di Selat Hormuz memicu defisit pasokan global yang sangat masif.

  • Cadangan minyak darurat dunia kini menipis setelah dikuras untuk meredam lonjakan harga sebelumnya.

  • IMF memperingatkan posisi ekonomi dunia melemah akibat hilangnya bantalan energi strategis tersebut.

Suara.com - Pasar energi global kini berada dalam posisi yang sangat rentan akibat menyusutnya cadangan minyak dunia darurat secara drastis. Dunia kehilangan pelindung utama yang sebelumnya berhasil meredam lonjakan harga saat krisis pertama terjadi.

Kemacetan distribusi di Selat Hormuz kembali memicu kelangkaan pasokan yang serupa dengan krisis komoditas sebelumnya. Defisit energi ini diperparah oleh hilangnya jutaan barel dari pasar global dalam beberapa bulan terakhir.

Data International Monetary Fund menunjukkan selisih pasokan sebesar 4 juta barel per hari sepanjang Maret hingga Mei diatasi dengan menguras stok yang ada. Langkah darurat tersebut kini menyisakan ruang gerak yang sangat sempit bagi stabilitas ekonomi dunia.

Ilustrasi fasilitas minyak mentah di mana harga mulai melonjak kembali. [Pexels].
Ilustrasi fasilitas minyak mentah di mana harga mulai melonjak kembali. [Pexels].

Saat konflik Iran bergejolak, International Energy Agency mengambil langkah ekstrem dengan melepas 400 juta barel minyak dari cadangan darurat mereka. Intervensi berskala masif ini berhasil mencegah kehancuran pasar pada fase awal ketegangan.

Langkah penyelamatan juga sempat datang dari Asia ketika China memilih mengerem aktivitas kilang domestik mereka. Negeri Tirai Bambu tersebut lebih memilih mengonsumsi stok internal ketimbang melakukan pembelian agresif di pasar internasional.

Namun, IMF memperingatkan bahwa strategi penyelamat tersebut kini tidak bisa lagi diandalkan untuk menghadapi tekanan baru. Seluruh instrumen peredam kejut eksternal dipastikan sudah terkuras habis oleh tuntutan pasar global.

“Yang meredam dampak awal kali ini adalah pasar energi memiliki ruang untuk bermanuver dan menyerapnya,” tulis pihak IMF dalam pernyataan resminya, dikutip dari CNN Internasional.

“Kecuali persediaan diisi kembali, dunia akan memulai dari posisi yang lebih lemah ketika guncangan berikutnya datang,” tambah lembaga keuangan global tersebut.

Kondisi ini diperparah oleh laporan riset terbaru dari lembaga keuangan multinasional Goldman Sachs pekan ini. Mereka memproyeksikan China akan segera kembali berburu minyak mentah dalam volume besar ke pasar internasional.

baca juga

Langkah tersebut diambil karena Beijing harus segera mengisi kembali tangki penyimpanan mereka pasca-penurunan harga dari level tertingginya. Aksi borong ini berpotensi memicu perebutan pasokan yang semakin sengit di tingkat global.

Ketegangan geopolitik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah terus menjadi sumbu utama ketidakstabilan pasokan energi dunia. Selat Hormuz, yang bertindak sebagai jalur urat nadi logistik minyak mentah global, berulang kali mengalami gangguan operasional akibat konflik bersenjata.

Ketergantungan global pada cadangan strategis kini mencapai titik kritis karena proses pengisian kembali stok membutuhkan waktu bertahun-tahun. Akibatnya, setiap guncangan baru di jalur distribusi dipastikan akan langsung memukul konsumen tanpa adanya jaring pengaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sampai Kapan Pun Iran Tolak Tunduk ke Amerika, Selat Hormuz Tetap Ditutup

Sampai Kapan Pun Iran Tolak Tunduk ke Amerika, Selat Hormuz Tetap Ditutup

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:09 WIB

Orang Dekat Donald Trump Bongkar Kelicikan Israel di Balik Perang AS - Iran

Orang Dekat Donald Trump Bongkar Kelicikan Israel di Balik Perang AS - Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:47 WIB

Maunya AS - Iran Damai, Tapi Wapres JD Vance Bingung

Maunya AS - Iran Damai, Tapi Wapres JD Vance Bingung

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:27 WIB

Terkini

Kuasa Hukum Sebut Kasus Santri Terbakar Tak Ada Unsur Kesengajaan

Kuasa Hukum Sebut Kasus Santri Terbakar Tak Ada Unsur Kesengajaan

Bali | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:25 WIB

Intip Wisma Terapung Asian Games 2026, Tempat Menginap Tim Indonesia

Intip Wisma Terapung Asian Games 2026, Tempat Menginap Tim Indonesia

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:23 WIB

Kelangkaan Pertalite Meluas, ESDM Turunkan Tim Usut Masalah Distribusi BBM

Kelangkaan Pertalite Meluas, ESDM Turunkan Tim Usut Masalah Distribusi BBM

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:20 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Jaksa Minta Hakim Abaikan Keberatan Dokter Tifa, Ini Alasannya

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Jaksa Minta Hakim Abaikan Keberatan Dokter Tifa, Ini Alasannya

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:20 WIB

Mimpi Jadi Raksasa Semikonduktor: Mampukah Indonesia Lepas dari Candu Batu Bara?

Mimpi Jadi Raksasa Semikonduktor: Mampukah Indonesia Lepas dari Candu Batu Bara?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:18 WIB

ITSEC Asia Luncurkan Bronyx AI, AI Lokal yang Pangkas Penetration Testing Jadi Hitungan Jam

ITSEC Asia Luncurkan Bronyx AI, AI Lokal yang Pangkas Penetration Testing Jadi Hitungan Jam

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:16 WIB

Kenapa Moisturizer Bikin Wajah Kusam? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Moisturizer Bikin Wajah Kusam? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:14 WIB

Dari Atas Kursi Roda, Yuda Tak Lelah Berburu Mimpi di Job Fair Yogyakarta

Dari Atas Kursi Roda, Yuda Tak Lelah Berburu Mimpi di Job Fair Yogyakarta

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:14 WIB

Pemuda Standing Motor Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai Kampar

Pemuda Standing Motor Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai Kampar

Riau | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:14 WIB

Respons Lonjakan Trafik Data, Indosat Targetkan 1.100 Titik 5G di Bali-Nusra pada Akhir 2026

Respons Lonjakan Trafik Data, Indosat Targetkan 1.100 Titik 5G di Bali-Nusra pada Akhir 2026

Bali | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:12 WIB

×