Kursi Gibran 'Didepak' dari sisi Prabowo, Pengamat: Bobot Kekuasaannya Direduksi

Bernadette Sariyem

Selasa, 21 Juli 2026 | 15:32 WIB
Kursi Gibran 'Didepak' dari sisi Prabowo, Pengamat: Bobot Kekuasaannya Direduksi
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka duduk sejajar dengan menteri-menteri saat sidang paripurna kabinet pada Senin (20/7/2026). Gibran tak lagi berada di meja pimpinan mendampingi Prabowo.
baca 10 detik
  • Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka duduk sejajar dengan para menteri saat sidang kabinet bersama Presiden Prabowo, Senin (20/7).
  • Pemerintah menyatakan pergeseran posisi duduk tersebut merupakan penyesuaian teknis tanpa mengubah kedudukan konstitusional Wakil Presiden Republik Indonesia.
  • Pengamat politik menilai perubahan posisi tersebut menyiratkan reduksi kewenangan dan penegasan sentralisasi kekuasaan tunggal di bawah Presiden Prabowo.

Suara.com - Pergeseran posisi duduk Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat sidang paripurna kabinet pada Senin (20/7), yang tak lagi berada di sisi Presiden Prabowo Subianto melainkan sejajar dengan menteri-menteri, memicu tafsir politik.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari sudah menyatakan, pergeseran posisi duduk Gibran hanya karena faktor teknis penyelenggaraan sidang. Sama sekali tak ada kaitannya dengan posisi konstitusional wapres.

Namun, bagi pengamat politik sekaligus aktivis Forum Sipil Berusara, Hamdi Putra, pergerseran tempat duduk Gibran itu bermakna adanya perubahan peta kewenangan politik.

"Saya lihat itu bukan sekadar perubahan teknis protokol rapat, tapi ada pesan politik kuat tentang hierarki kekuasaan di istana," kata Hamdi, Selasa (21/7/2026).

Dia mengatakan, dalam sidang-sidang kabinet, posisi duduk wapres selayaknya berada mendampingi presiden pada meja pimpinan utama.

Tapi kini, setelah Gibran duduk sejajar dengan menteri-menteri meninggalkan Prabowo yang sendirian di meja pimpinan, memberikan sinyalemen peran wapres tengah didefinisikan ulang.

"Ada simbol politik bahwa bobot kekuasaan Wapres Gibran tereduksi," kata dia.

Pemandangan berbeda terlihat dari Sidang Kabinet Paripurna, Senin 20 Juli 2026. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak lagi duduk sejajar dengan Presiden Prabowo Subianto, seperti sidang-sidang sebelumnya. (Ist)
Pemandangan berbeda terlihat dari Sidang Kabinet Paripurna, Senin 20 Juli 2026. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak lagi duduk sejajar dengan Presiden Prabowo Subianto, seperti sidang-sidang sebelumnya. (Ist)

Komando Tunggal dan Hilangnya Dualisme Visual

Dalam jalannya sidang tersebut, suasana tampak berbeda dari biasanya. Presiden Prabowo Subianto tampil berdiri sendiri di depan sebagai pusat komando tunggal.

baca juga

Sementara itu, Gibran Rakabuming Raka terlihat digeser ke sisi penerima arahan. Posisi duduk Gibran berada tepat di sebelah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menko Pangan Zulkifli Hasan.

Yang menjadi catatan bagi banyak pihak adalah, ketiadaan pemisah fisik atau jarak yang meyakinkan antara posisi wapres dengan para menteri koordinator tersebut.

Secara estetika protokoler, Gibran tampak melebur ke dalam barisan pembantu presiden dibandingkan sebagai mitra sejajar dalam dwitunggal kepemimpinan nasional.

Meski papan nama di mejanya tetap mencantumkan jabatan "Wakil Presiden RI", secara visual konfigurasi baru ini menciptakan kesan kuat bahwa Gibran kini hanya berstatus sebagai salah satu pembantu presiden yang bertugas menerima instruksi, bukan pemberi arahan utama.

Hamdi menegaskan, dalam politik, simbol visual seringkali berbicara lebih keras daripada pernyataan resmi.

Perubahan ini dianggap sebagai sinyalemen bahwa sentralisasi kekuatan kini sepenuhnya berada di tangan Prabowo Subianto.

"Perbedaannya dari sebelum-sebelumnya di mana presiden dan wapres memimpin kabinet secara berdampingan."

Sejarah kepemimpinan di Indonesia biasanya menempatkan presiden dan wakil presiden dalam satu meja panjang yang sama di depan ruangan saat Sidang Kabinet Paripurna. Format tersebut secara tradisional melambangkan kesatuan eksekutif.

Dengan dipisahnya Gibran ke barisan menteri, muncul interpretasi bahwa derajat otoritas Wapres sedang mengalami penyusutan di mata publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Moody's Soroti Risiko Kebijakan RI, Subsidi Energi Hingga DSI Jadi Catatan Merah Prabowo

Moody's Soroti Risiko Kebijakan RI, Subsidi Energi Hingga DSI Jadi Catatan Merah Prabowo

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:21 WIB

Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet

Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 10:10 WIB

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

News | Senin, 20 Juli 2026 | 22:15 WIB

Tak Hanya Gaji Naik 280 Persen, Prabowo Janji Bangun Rumah Buat Semua Hakim

Tak Hanya Gaji Naik 280 Persen, Prabowo Janji Bangun Rumah Buat Semua Hakim

News | Senin, 20 Juli 2026 | 20:55 WIB

Prabowo: MBG Dikritik Disebut Boros, Duit Ribuan Triliun Menguap Tak Ada yang Protes

Prabowo: MBG Dikritik Disebut Boros, Duit Ribuan Triliun Menguap Tak Ada yang Protes

News | Senin, 20 Juli 2026 | 20:21 WIB

Bongkar Sikap Presiden, Habiburokhman: Kader Sendiri Ditangkap Pun Pak Prabowo Tak Intervensi

Bongkar Sikap Presiden, Habiburokhman: Kader Sendiri Ditangkap Pun Pak Prabowo Tak Intervensi

News | Senin, 20 Juli 2026 | 19:13 WIB

Jelang 2 Tahun Pemerintahan, Prabowo Kumpulkan Menteri untuk Evaluasi Besar

Jelang 2 Tahun Pemerintahan, Prabowo Kumpulkan Menteri untuk Evaluasi Besar

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 19:09 WIB

Terkini

3 Contoh Teks Sambutan pada Malam Tirakatan 17 Agustus untuk Ketua Panitia

3 Contoh Teks Sambutan pada Malam Tirakatan 17 Agustus untuk Ketua Panitia

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:45 WIB

Drama Begal Boneka Labubu Berakhir Malu: Remaja Jati Agung Dibui Buat Laporan Palsu

Drama Begal Boneka Labubu Berakhir Malu: Remaja Jati Agung Dibui Buat Laporan Palsu

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:38 WIB

Detik-detik Warga Tercebur ke Laut Saat Gempa NTT Guncang Pelabuhan  Laurentius Say

Detik-detik Warga Tercebur ke Laut Saat Gempa NTT Guncang Pelabuhan Laurentius Say

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:35 WIB

Verifikasi BNPB: Korban Meninggal Gempa Bumi NTT 1 Orang

Verifikasi BNPB: Korban Meninggal Gempa Bumi NTT 1 Orang

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:35 WIB

Marco Bezzecchi Sempat Overthinking, Bukti Cedera Tak Hanya Serang Fisik

Marco Bezzecchi Sempat Overthinking, Bukti Cedera Tak Hanya Serang Fisik

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:35 WIB

Bursa Mineral Indonesia Mulai 2027, RI Ingin Tentukan Harga Komoditas Strategis Sendiri

Bursa Mineral Indonesia Mulai 2027, RI Ingin Tentukan Harga Komoditas Strategis Sendiri

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:34 WIB

HUT RI Berdarah di Mojoagung: Gegara Geber Motor, Remaja Jadi Bulan-bulanan Massa

HUT RI Berdarah di Mojoagung: Gegara Geber Motor, Remaja Jadi Bulan-bulanan Massa

Jatim | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Analis: Ancaman Donald Trump Beri Sanksi Ekonomi ke Iran Cuma Bikin Tambah Buruk Keadaan

Analis: Ancaman Donald Trump Beri Sanksi Ekonomi ke Iran Cuma Bikin Tambah Buruk Keadaan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:24 WIB

Gempa M7,0 di Laut Flores Ganggu Listrik NTT, PLN Mulai Pulihkan Jaringan

Gempa M7,0 di Laut Flores Ganggu Listrik NTT, PLN Mulai Pulihkan Jaringan

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Donald Trump Akan Deklarasi Selat Hormuz Jadi Wilayah Amerika Serikat

Donald Trump Akan Deklarasi Selat Hormuz Jadi Wilayah Amerika Serikat

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:13 WIB

×