Sempat Viral Sujud Minta Maaf, Pramono Bela Satpam yang Tegur Pengemudi Alphard: Dia yang Melanggar

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:06 WIB
Sempat Viral Sujud Minta Maaf, Pramono Bela Satpam yang Tegur Pengemudi Alphard: Dia yang Melanggar
Satpam Halte Transjakarta Bundaran HI yang viral usai menegur pengendara Toyota Alphard yang menerobos lampu merah pada Rabu (22/7/2026) lalu dan viral di media sosial. (Ist)
baca 10 detik
  • Pramono menyatakan satpam Transjakarta bernama Vicol Harefa telah menjalankan tugas dengan benar saat menegur pengendara Alphard.
  • Pramono meminta agar Vicol tidak dipecat, sementara aparat penegak hukum mendesak pemberian sanksi kepada pengendara Alphard yang diduga menggunakan pelat nomor palsu.
  • Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya saat ini sedang mendalami dugaan pelat nomor palsu tersebut dan berencana memanggil kedua belah pihak untuk klarifikasi.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara soal nasib Vicol Harefa, satpam Halte Transjakarta Bundaran HI yang viral usai menegur pengendara Toyota Alphard yang menerobos lampu merah pada Rabu (22/7/2026) lalu dan viral di media sosial.

Pramono mengaku telah menonton berulang kali rekaman kejadian antara satpam tersebut dengan pengendara Alphard di dekat penyeberangan Hotel Pullman menuju Grand Hyatt.

Ia menyebut Pemprov DKI Jakarta memiliki data CCTV yang lebih lengkap dibandingkan video yang selama ini beredar dan viral di media sosial.

Dari hasil pengamatannya terhadap rekaman tersebut, Pramono menegaskan sikapnya soal tindakan satpam yang sudah sesuai prosedur.

"Yang bersangkutan sebenarnya malah menjalankan tugas dengan baik sekali. Terlihat bahwa mobil Alphard itulah yang kemudian melanggar," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Selain memastikan posisi satpam aman, Pramono turut menyinggung dugaan pelat nomor palsu pada mobil Alphard bernomor polisi D 1828 XHQ yang terlibat insiden tersebut.

Pramono pun mendesak agar pihak yang menegur, dalam hal ini pengendara Alphard yang diduga melanggar, tidak lolos dari sanksi.

"Saya sudah minta untuk aparat penegak hukum, kalau kemudian ini tidak bisa diselesaikan secara baik, ya tentunya yang melakukan seakan-akan berkuasa begitu, padahal dia salah, itu harus diberi sanksi," kata sang politisi senior.

Pramono pun menegaskan permintaannya agar Vicol tetap dipekerjakan seperti biasa karena dinilai telah menjalankan tugas dengan benar.

baca juga

"Untuk satpamnya, saya minta untuk tidak dipecat dan tetap dipekerjakan seperti biasa. Satpam inilah yang menjalankan tugas dan semua orang melihat dari CCTV, maupun CCTV yang lebih lengkap yang sebenarnya dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta. Wajahnya yang marah juga kita sudah tahu sekali," ujarnya.

Insiden ini sendiri bermula saat Vicol menegur pengendara Alphard yang diduga menerobos lampu merah di pelican crossing depan Hotel Pullman.

Vicol sempat memukul kaca mobil Alphard tersebut sambil berteriak menegur pengemudi.

Teguran itu berujung cekcok setelah sopir dan dua penumpang keluar dari mobil dan mengaku sebagai aparat, sebelum akhirnya kedua pihak dimediasi di pos polisi setempat.

Dalam mediasi itu, kepala pos polisi sempat menyatakan Vicol yang bersalah karena dianggap tidak berhak memukul kaca mobil, hingga videonya bersujud meminta maaf pun ikut viral di media sosial.

Saat ini, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya tengah mendalami dugaan pelat nomor palsu pada Alphard tersebut dan berencana memanggil kedua pihak untuk klarifikasi lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Bingung Jakarta Bikin Obligasi Daerah: Buat Apa? Kan Uangnya Banyak?

Purbaya Bingung Jakarta Bikin Obligasi Daerah: Buat Apa? Kan Uangnya Banyak?

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:26 WIB

Pramono Ungkap Peran PKB Antar Megawati Jadi Wakil Presiden pada 1999

Pramono Ungkap Peran PKB Antar Megawati Jadi Wakil Presiden pada 1999

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 13:16 WIB

Bisikan Tegas Pramono Anung ke Cak Imin: Orang yang Tinggalkan Partainya Nggak Pernah Jadi Besar

Bisikan Tegas Pramono Anung ke Cak Imin: Orang yang Tinggalkan Partainya Nggak Pernah Jadi Besar

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:07 WIB

Pramono Siapkan Obligasi Daerah Pertama di Indonesia, Danai LRT hingga Sekolah

Pramono Siapkan Obligasi Daerah Pertama di Indonesia, Danai LRT hingga Sekolah

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:54 WIB

Terkini

Seberapa Berbahaya Abu Vulkanik bagi Tubuh?

Seberapa Berbahaya Abu Vulkanik bagi Tubuh?

Video | Selasa, 08 September 2026 | 22:05 WIB

Lamine Yamal Jadi Favorit, 10 Pemain Berebut Gelar Pemain Muda Terbaik Ballon dOr 2026

Lamine Yamal Jadi Favorit, 10 Pemain Berebut Gelar Pemain Muda Terbaik Ballon dOr 2026

Bola | Selasa, 08 September 2026 | 22:05 WIB

24 Jam Hilang di Selat Sunda, 8 Penumpang Kapal Termasuk Lima Jurnalis Belum Ditemukan

24 Jam Hilang di Selat Sunda, 8 Penumpang Kapal Termasuk Lima Jurnalis Belum Ditemukan

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:55 WIB

Akbar Firmansyah Antusias Kembali Bermain di Stadion Gelora 10 November

Akbar Firmansyah Antusias Kembali Bermain di Stadion Gelora 10 November

Jawa Tengah | Selasa, 08 September 2026 | 21:41 WIB

Modus TPPO Makin Canggih, Pemerintah Dorong Deteksi Korban Sejak Perekrutan

Modus TPPO Makin Canggih, Pemerintah Dorong Deteksi Korban Sejak Perekrutan

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:41 WIB

Berawal dari Toko Sembako, Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Uang Palsu Lintas Provinsi

Berawal dari Toko Sembako, Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Uang Palsu Lintas Provinsi

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 21:38 WIB

Kronologi 5 Jurnalis Foto Hilang Kontak di Perairan Gunung Anak Krakatau, Basarnas Sisir Selat Sunda

Kronologi 5 Jurnalis Foto Hilang Kontak di Perairan Gunung Anak Krakatau, Basarnas Sisir Selat Sunda

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:35 WIB

Peredaran Rokok Ilegal Diburu, Puluhan Ribu Batang Diamankan di Lamongan

Peredaran Rokok Ilegal Diburu, Puluhan Ribu Batang Diamankan di Lamongan

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 21:34 WIB

Ancaman Abu Vulkanik Belum Surut, Siswa SMA di Banten Lanjut Belajar dari Rumah Hingga 11 September

Ancaman Abu Vulkanik Belum Surut, Siswa SMA di Banten Lanjut Belajar dari Rumah Hingga 11 September

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 21:32 WIB

PTBA Perkuat Respons Cepat dan Kolaborasi dalam Penanganan Karhutla

PTBA Perkuat Respons Cepat dan Kolaborasi dalam Penanganan Karhutla

Sumsel | Selasa, 08 September 2026 | 21:29 WIB

×