Tak Menyerah pada Keadaan, Anak Buruh Bangunan Ini Berhasil Meraih Kartika Astha Brata

Fabiola Febrinastri

Kamis, 30 Juli 2026 | 13:47 WIB
Tak Menyerah pada Keadaan, Anak Buruh Bangunan Ini Berhasil Meraih Kartika Astha Brata
Aji Bayu Ramadhan dalam Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026). (Dok: Kemendagri)

Suara.com - Aji Bayu Ramadhan masih mengingat betul masa kecilnya di Kecamatan Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT). Di daerah yang akses informasinya terbatas, ia tumbuh dalam keluarga sederhana yang hidup dari kerja keras dan ketekunan. Ayahnya seorang buruh bangunan yang berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain, mengikuti proyek kecil demi proyek kecil untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Ketika keadaan ekonomi semakin sulit, sang ayah juga pernah menjadi pemungut rongsokan dan perajin. Sementara ibunya, seorang ibu rumah tangga, menjadi penopang utama keluarga dengan mendampingi dan mendidik anak-anaknya agar tetap memiliki harapan akan masa depan yang lebih baik.

“Di mana pun ada kesempatan, di situ ayah saya selalu berusaha untuk memaksimalkan kesempatan itu,” ujarnya.

Bagi Aji, perjalanan menuju Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) bukanlah jalan yang mudah. Ia berasal dari wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) dengan keterbatasan akses informasi. Namun, keterbatasan itu tidak memadamkan tekadnya. Berbekal doa dan dukungan orang tua, ia mencari sendiri seluruh informasi mengenai seleksi IPDN melalui berbagai kanal resmi yang tersedia secara daring.

“Hal yang paling saya rasakan susah ketika masuk IPDN adalah informasi. Dikarenakan saya berasal dari daerah 3T yang akses informasi di situ belum terlalu terbuka,” ujarnya usai Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).

Aji menyadari bahwa kesempatan untuk masuk IPDN terbuka bagi siapa saja yang memiliki kemauan dan kesungguhan. Ia menjadi saksi bahwa seluruh tahapan seleksi berlangsung transparan dan dapat dipantau oleh masyarakat.

“Saya adalah saksi..., melihat segala macam proses seleksi dilaksanakan dengan betul-betul website online dan tidak bisa diintervensi oleh siapa pun,” katanya.

Perjuangan Aji juga tidak lepas dari pengorbanan orang tua. Dari kampung halamannya, ia harus menempuh perjalanan sekitar tiga jam menuju Kota Kupang untuk mengikuti berbagai tahapan seleksi. Orang tuanya berupaya memenuhi kebutuhan persiapan, mulai dari makanan sehat, waktu berolahraga, hingga mendampinginya mengikuti setiap tes.

Berkat perjuangan tersebut, Aji kemudian lolos menjadi praja IPDN. Selama empat tahun menjalani pendidikan di IPDN, sama seperti praja lainnya, seluruh kebutuhan dasarnya dipenuhi negara sehingga ia dapat fokus belajar dan menempa diri menjadi calon aparatur pemerintahan.

baca juga

“Tentu saja alhamdulillahnya kami di-provide dengan gratis di sini. Saya pikir semua hal dari pakaian, sepatu, seragam, makanan, listrik, air semuanya yang menjadi foundasi kehidupan itu sudah di-provide secara maksimal oleh kampus. Jadi, kami di sini hanya sekadar datang dan fokus belajar,” tuturnya.

Kesempatan memperoleh pendidikan tanpa dipungut biaya menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi Aji. Menurutnya, sistem pendidikan yang setara membuat seluruh praja, tanpa memandang latar belakang ekonomi, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berprestasi.

Puncak perjalanan itu tiba pada Rabu, 29 Juli 2026. Di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Aji bersama 1.203 lulusan lainnya resmi dilantik sebagai Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII. Momen tersebut menjadi peristiwa yang tak akan pernah dilupakannya.

“Saya sangat berterima kasih atas semua hal yang terjadi oleh Presiden kami. Karena ini adalah pertama kali Presiden Prabowo datang ke IPDN Jatinangor,” ungkap penerima Penghargaan Kartika Astha Brata tersebut.

Bagi Aji, pelantikan bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian. Dari keluarga sederhana di NTT, ia membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih cita-cita. Dengan bekal pendidikan yang diberikan negara dan nilai-nilai pengabdian yang ditanamkan selama di IPDN, Aji kini menatap masa depan dengan satu tekad, yaitu mengabdikan diri bagi masyarakat dan Indonesia. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekjen Kemendagri Harap Pamong Praja Muda IPDN Jadi Agen Perubahan di Daerah

Sekjen Kemendagri Harap Pamong Praja Muda IPDN Jadi Agen Perubahan di Daerah

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:31 WIB

Pamong Praja Muda XXXIII IPDN Akan Disebar ke Seluruh Indonesia, Mendagri: Calon Pemimpin Masa Depan

Pamong Praja Muda XXXIII IPDN Akan Disebar ke Seluruh Indonesia, Mendagri: Calon Pemimpin Masa Depan

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:23 WIB

Presiden Prabowo Apresiasi Rekrutmen IPDN, Cerminan Kesetaraan Kesempatan Bagi Putra-Putri Bangsa

Presiden Prabowo Apresiasi Rekrutmen IPDN, Cerminan Kesetaraan Kesempatan Bagi Putra-Putri Bangsa

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 14:47 WIB

Masa Transisi Aceh Berakhir, Kasatgas Tito Tekankan Penanganan Sesuai Kondisi

Masa Transisi Aceh Berakhir, Kasatgas Tito Tekankan Penanganan Sesuai Kondisi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:01 WIB

Kawal Demo Buruh Jabar dan Warga Kwini, 1.539 Polisi Siaga di Jantung Jakarta

Kawal Demo Buruh Jabar dan Warga Kwini, 1.539 Polisi Siaga di Jantung Jakarta

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:41 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong Tiga Langkah Perkuat Ketahanan Pangan di Daerah

Wamendagri Bima Arya Dorong Tiga Langkah Perkuat Ketahanan Pangan di Daerah

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:20 WIB

Terkini

Snail Mail Club: Cara Gen Z Healing dari Kelelahan Layar dan Notifikasi

Snail Mail Club: Cara Gen Z Healing dari Kelelahan Layar dan Notifikasi

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 06:35 WIB

7 Jenis Buah dan Sayur yang Dilarang Disimpan di Kulkas, Ternyata Bisa Merusak Nutrisinya

7 Jenis Buah dan Sayur yang Dilarang Disimpan di Kulkas, Ternyata Bisa Merusak Nutrisinya

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 06:15 WIB

Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan

Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 05:58 WIB

Krisis Lahan di Kota Besar, Tren Properti Ini Bikin Warga Pindah ke Pinggiran

Krisis Lahan di Kota Besar, Tren Properti Ini Bikin Warga Pindah ke Pinggiran

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 05:40 WIB

TPA Galuga Ditutup Sementara Akibat Kebakaran, Pengiriman Sampah Bogor Lumpuh Seharian

TPA Galuga Ditutup Sementara Akibat Kebakaran, Pengiriman Sampah Bogor Lumpuh Seharian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 05:13 WIB

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

×