Mangkir dari Pemeriksaan Kasus Bansos Beras PKH, KPK Minta Rudi Tanoe Kooperatif

Vania Rossa, Dea Hardiningsih Irianto

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 11:49 WIB
Mangkir dari Pemeriksaan Kasus Bansos Beras PKH, KPK Minta Rudi Tanoe Kooperatif
Kakak Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo. (Suara.com/Yaumal)
baca 10 detik
  • Direktur Utama PT DNR Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo mangkir dari panggilan KPK pada 6 Agustus 2026.
  • KPK memeriksa Bambang sebagai saksi kasus korupsi bansos beras Kemensos tahun 2020 yang merugikan negara Rp200 miliar.
  • KPK meminta Bambang bersikap kooperatif untuk memenuhi panggilan pemeriksaan ulang agar penyidikan tidak terhambat.

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan Direktur Utama PT Dosni Roha Logistik (PT DNR), Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (BRT), kembali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik pada Kamis (6/8/2026).

Bambang dipanggil sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun Anggaran 2020.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan Bambang telah menyampaikan konfirmasi dan meminta penjadwalan ulang pemeriksaan.

"Saksi yang dipanggil saudara BRT kembali tidak hadir dalam penjadwalan pemeriksaan dan sudah menyampaikan konfirmasi untuk permintaan penjadwalan ulang," kata Budi kepada wartawan, Jumat (7/8/2026).

Meski demikian, KPK meminta Bambang bersikap kooperatif dan segera memenuhi panggilan penyidik agar proses hukum tidak terhambat.

"Jangan sampai kemudian penjadwalan ulang yang terus dilakukan ini kemudian menunda-nunda proses penyidikan," ujar Budi.

Menurut Budi, keterangan para saksi sangat dibutuhkan untuk melengkapi berkas penyidikan, menyusun konstruksi perkara, serta mengungkap peran para tersangka dalam kasus tersebut.

Pernah Dicegah ke Luar Negeri

Sebelumnya, KPK telah mencegah Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo bepergian ke luar negeri selama enam bulan terkait penyidikan perkara yang sama.

baca juga

Pencegahan tersebut diumumkan pada Agustus 2025 dan juga berlaku bagi tiga orang lainnya, yakni Edi Suharto (ES), Kanisius Jerry Tengker (KJT), dan Herry Tho (HT).

Edi Suharto diketahui merupakan Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial dan Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial.

Sementara itu, Bambang menjabat sebagai Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik. Adapun Kanisius Jerry Tengker merupakan Direktur Utama PT Dosni Roha Logistik periode 2018–2022, sedangkan Herry Tho menjabat sebagai Direktur Operasional perusahaan tersebut pada periode 2021–2024.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan tiga orang dan dua korporasi sebagai tersangka. Namun, hingga kini identitas para tersangka belum diumumkan kepada publik.

KPK juga mengungkapkan bahwa dugaan kerugian keuangan negara dalam kasus korupsi penyaluran bansos beras PKH Tahun Anggaran 2020 tersebut mencapai sekitar Rp200 miliar.

"Penghitungan awal oleh penyidik terkait dugaan kerugian keuangan negaranya mencapai kurang lebih Rp200 miliar," ujar Budi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Bansos Beras, Kakak Hary Tanoe Dipanggil Penyidik KPK

Kasus Bansos Beras, Kakak Hary Tanoe Dipanggil Penyidik KPK

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:21 WIB

Kejagung Jangan Berhenti di Febrie Adriansyah, Aktor Intelektual Harus Diburu

Kejagung Jangan Berhenti di Febrie Adriansyah, Aktor Intelektual Harus Diburu

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:15 WIB

Kuntadi Resmi Pimpin Jampidsus dan Satgas PKH, Jaksa Agung Minta Jangan Tebang Pilih

Kuntadi Resmi Pimpin Jampidsus dan Satgas PKH, Jaksa Agung Minta Jangan Tebang Pilih

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 14:41 WIB

Terkini

Mengenal Fakfak, Surga Pala di Papua Barat yang Kini Dikepung Api

Mengenal Fakfak, Surga Pala di Papua Barat yang Kini Dikepung Api

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 12:50 WIB

Belanja di USS Downtown Market 2026 Bisa Dapat Cashback Rp1 Juta dari BRI

Belanja di USS Downtown Market 2026 Bisa Dapat Cashback Rp1 Juta dari BRI

Bri | Minggu, 06 September 2026 | 12:46 WIB

Dari Tiara Andini hingga Aksi Unik Wagub Jatim, Inilah Rangkuman Konser 40 Tahun Kahitna

Dari Tiara Andini hingga Aksi Unik Wagub Jatim, Inilah Rangkuman Konser 40 Tahun Kahitna

Entertainment | Minggu, 06 September 2026 | 12:45 WIB

Belanja Produk Premium Tak Cuma Soal Harga, Ini Cara Memilih yang Benar

Belanja Produk Premium Tak Cuma Soal Harga, Ini Cara Memilih yang Benar

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 12:40 WIB

4 Bahaya Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau untuk Warga Jakarta dan Sekitarnya

4 Bahaya Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau untuk Warga Jakarta dan Sekitarnya

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 12:36 WIB

Hujan Abu Anak Krakatau Meluas Hingga Jabar, Material Pasir Halus Ditemukan Warga Bandung

Hujan Abu Anak Krakatau Meluas Hingga Jabar, Material Pasir Halus Ditemukan Warga Bandung

Jabar | Minggu, 06 September 2026 | 12:31 WIB

5 Penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam Batal Buntut Erupsi Anak Krakatau

5 Penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam Batal Buntut Erupsi Anak Krakatau

Batam | Minggu, 06 September 2026 | 12:25 WIB

Erupsi Anak Krakatau Meluas: Penerbangan di Soekarno-Hatta, Halim, dan Radin Inten II Terganggu

Erupsi Anak Krakatau Meluas: Penerbangan di Soekarno-Hatta, Halim, dan Radin Inten II Terganggu

Banten | Minggu, 06 September 2026 | 12:21 WIB

Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses

Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 12:20 WIB

Bertambah, 19 Penerbangan Bandara Pekanbaru Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau

Bertambah, 19 Penerbangan Bandara Pekanbaru Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau

Riau | Minggu, 06 September 2026 | 12:18 WIB

×