Penelitian Ungkap Peran Kelelawar dan Burung dalam Pemulihan Ekosistem Krakatau

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 06 November 2026 | 14:30 WIB
Penelitian Ungkap Peran Kelelawar dan Burung dalam Pemulihan Ekosistem Krakatau
Ilustrasi Kelelawar Buah

Suara.com - Lebih dari satu abad setelah letusan dahsyat pada 1883, pulau-pulau di kawasan Krakatau, Selat Sunda, kembali ditumbuhi hutan lebat. Proses pemulihan ekosistem tersebut ternyata tidak hanya berlangsung melalui regenerasi alami tumbuhan, tetapi juga berkat peran kelelawar buah dan burung yang menyebarkan biji tanaman.

Temuan ini terungkap dalam penelitian Robert J. Whittaker dan Stephen H. Jones dari Universitas Oxford yang diterbitkan dalam Journal of Biogeography pada 1994. Keduanya menelusuri catatan sejarah dan hasil survei lapangan dari 1883 hingga 1992 untuk mengetahui bagaimana tumbuhan kembali menghuni pulau-pulau yang sebelumnya kehilangan hampir seluruh kehidupan akibat letusan.

Penelitian tersebut mengidentifikasi 124 jenis tanaman yang diperkirakan menyebar melalui biji yang ditelan dan kemudian dikeluarkan oleh burung atau kelelawar. Sebanyak 49 jenis lainnya juga mendapat bantuan satwa dalam proses penyebarannya.

Jika seluruh jalur penyebaran oleh hewan diperhitungkan, jumlahnya mencapai 173 jenis atau sekitar 42 persen dari keseluruhan tumbuhan berbunga di Krakatau.

Ilustrasi Kelelawar (Pexels/Miriam Fischer)
Ilustrasi Kelelawar (Pexels/Miriam Fischer)

Jarak Krakatau yang hanya sekitar 40 kilometer dari Pulau Jawa dan Sumatra memungkinkan burung serta kelelawar membawa biji dari daratan utama.

Pada awal abad ke-20, vegetasi di Krakatau masih didominasi padang rumput atau sabana. Namun, pohon dan semak mulai tumbuh berkelompok hingga akhirnya membentuk tutupan hutan.

Catatan botanis Docters van Leeuwen yang dikutip dalam penelitian tersebut menunjukkan bahwa proses pembentukan tutupan hutan berlangsung cepat dan hampir selesai pada akhir 1920-an.

Salah satu kelompok tumbuhan yang paling berhasil berkembang adalah Ficus atau keluarga beringin. Sebanyak 24 jenis tumbuhan dari kelompok ini ditemukan di Krakatau, dengan 13 jenis di antaranya diketahui disebarkan oleh kelelawar.

Kelelawar buah membantu penyebaran biji melalui kotoran maupun muntahan. Salah satu jenis yang tercatat di Krakatau sejak 1919 adalah Cynopterus sphinx. Sementara itu, koloni kalong besar (Pteropus vampyrus) ditemukan di Pulau Sertung pada 1985. Empat tahun kemudian, populasinya tercatat mencapai lebih dari 600 individu.

baca juga

Burung juga memiliki kontribusi penting. Kelompok merpati dan punai, termasuk pergam (Ducula), berpotensi membawa biji berukuran lebih besar antarpulau.

Para peneliti menyimpulkan bahwa burung dan kelelawar memiliki peran yang saling melengkapi dalam pemulihan vegetasi Krakatau. Keduanya membantu menyebarkan jenis tumbuhan dengan karakteristik berbeda.

Temuan tersebut juga memberikan pelajaran bagi upaya restorasi hutan yang terdegradasi. Peneliti menyarankan penanaman kelompok kecil pohon dan semak berbuah untuk menarik burung serta kelelawar. Satwa tersebut kemudian dapat membantu menyebarkan biji ke kawasan sekitarnya.

Namun, upaya ini tetap membutuhkan perlindungan habitat, pencegahan kebakaran, dan pelestarian populasi satwa penyebar biji.

Kisah pemulihan Krakatau menunjukkan bahwa burung dan kelelawar bukan sekadar bagian dari keanekaragaman hayati. Keduanya juga berperan sebagai penyebar benih alami yang membantu hutan tumbuh kembali. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Pemakaman Prajurit TNI yang Gugur dalam Operasi Karhutla

Momen Pemakaman Prajurit TNI yang Gugur dalam Operasi Karhutla

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 07:00 WIB

Ritual Adat Jadi Cara Warga NTT Melindungi Mata Air di Hutan Sanabibi: Bagaimana Caranya?

Ritual Adat Jadi Cara Warga NTT Melindungi Mata Air di Hutan Sanabibi: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 20:00 WIB

Perintah Tegas Menhan Sjafrie, Satgas PKH Ambil Alih Kawasan Hutan Ilegal Afiliasi Arif Kurniawan

Perintah Tegas Menhan Sjafrie, Satgas PKH Ambil Alih Kawasan Hutan Ilegal Afiliasi Arif Kurniawan

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:39 WIB

Terkini

Penelitian Ungkap Peran Kelelawar dan Burung dalam Pemulihan Ekosistem Krakatau

Penelitian Ungkap Peran Kelelawar dan Burung dalam Pemulihan Ekosistem Krakatau

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 14:30 WIB

Sinopsis Bad Day, Kisah Seorang Ibu yang Ditimpa Kesialan Bertubi-tubi

Sinopsis Bad Day, Kisah Seorang Ibu yang Ditimpa Kesialan Bertubi-tubi

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 14:30 WIB

Suhud Minta Gaji dan Jenjang Karier Tenaga Kesehatan BLUD Diperbaiki

Suhud Minta Gaji dan Jenjang Karier Tenaga Kesehatan BLUD Diperbaiki

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:29 WIB

Airlangga Pastikan Program Rekening Massal Gratis Berlaku Tahun Ini

Airlangga Pastikan Program Rekening Massal Gratis Berlaku Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 14:26 WIB

CPNS Dibuka November, Mensesneg Ungkap Apa Saja yang Perlu Disiapkan

CPNS Dibuka November, Mensesneg Ungkap Apa Saja yang Perlu Disiapkan

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 14:23 WIB

29,4 Persen Anak Muda Indonesia Sudah Pakai AI, Kini Diajak Bikin Konten Kreatif

29,4 Persen Anak Muda Indonesia Sudah Pakai AI, Kini Diajak Bikin Konten Kreatif

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 14:22 WIB

Residivis Curanmor Terancam 7 tahun Penjara Usai Kepergok Gasak Motor di Kalideres

Residivis Curanmor Terancam 7 tahun Penjara Usai Kepergok Gasak Motor di Kalideres

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:20 WIB

Kasus Penyadapan Terbongkar, Istana Beri Sinyal Bakal Bersih-bersih Terus!

Kasus Penyadapan Terbongkar, Istana Beri Sinyal Bakal Bersih-bersih Terus!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:20 WIB

Update Ranking Terbaru AFC Usai Persib Kalahkan Tim Australia, Liga Indonesia Peringkat Berapa?

Update Ranking Terbaru AFC Usai Persib Kalahkan Tim Australia, Liga Indonesia Peringkat Berapa?

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 14:18 WIB

Sibuk Parah tapi Tetap Butuh Kafein? Kopi Susu Botolan Ini Siap Bikin Harimu Auto Produktif

Sibuk Parah tapi Tetap Butuh Kafein? Kopi Susu Botolan Ini Siap Bikin Harimu Auto Produktif

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 14:18 WIB

×