Temui Wamensos, Empat Bupati Siap Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:31 WIB
Temui Wamensos, Empat Bupati Siap Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
Empat kepala daerah dari Agam, Buton Selatan, Kutai Kertanegara, dan Buru datang ke Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2026). (Dok: Kemensos)

Suara.com - Empat kepala daerah dari Agam, Buton Selatan, Kutai Kertanegara, dan Buru datang ke kantor Kemensos untuk menegaskan kesiapan daerah masing-masing dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat. 

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2026).

"Saya senang kalau ada pimpinan daerah yang memang berusaha ikut menyukseskan apa yang menjadi program prioritas Bapak Presiden,” ujar Agus Jabo kepada Bupati Agam Benni Warlis, Bupati Buton Selatan Muhammad Adios, Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri, dan Bupati Buru Ikram Umasugi. 

Agus Jabo menegaskan Sekolah Rakyat merupakan strategi Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan. Karena itu, pemerintah daerah harus mendukung penyelenggaraan program yang secara khusus menyasar anak-anak dari keluarga desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). 

“Tujuannya untuk memutus transmisi kemiskinan antargenerasi lewat jalur pendidikan. Tidak boleh ada titipan,” tegasnya.

Urgensi program ini terlihat dari masih tingginya jumlah anak yang belum memperoleh akses pendidikan. Saat ini terdapat sekitar 4,1 juta anak yang belum pernah bersekolah maupun putus sekolah, sementara Sekolah Rakyat baru mampu menampung sekitar 43 ribu siswa.

“Jadi Pak Presiden betul-betul sedang berusaha keras supaya anak-anak ini semua bisa sekolah,” katanya.

Sebagai solusi, pemerintah menghadirkan Sekolah Rakyat dengan sistem boarding school dan fasilitas berstandar unggulan. Selain memperoleh pendidikan, siswa mendapatkan pemenuhan kebutuhan dasar, mulai dari makan tiga kali sehari, dua kali makanan ringan (snack), laptop, hingga delapan stel seragam.

“Ini untuk orang miskin, tapi Pak Presiden menyediakan sarana dan prasarana unggulan,” ujarnya.

baca juga

Menurutnya, sistem boarding school dipilih karena banyak anak dari keluarga miskin belum memiliki lingkungan belajar yang layak. Melalui sistem tersebut, siswa memperoleh lingkungan yang sehat, aman, dan kondusif untuk belajar sekaligus membangun karakter. 

Agus Jabo menegaskan pengentasan kemiskinan tidak cukup hanya dengan menyekolahkan anak. Karena itu, pemerintah menjalankan intervensi terpadu melalui Sekolah Rakyat dengan menyekolahkan anak, memberdayakan orang tua, serta memperbaiki kondisi tempat tinggal keluarga agar perubahan yang dihasilkan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Melalui kolaborasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), pemerintah menyiapkan program renovasi 10 ribu rumah bagi orang tua siswa Sekolah Rakyat. Selain itu, setiap keluarga juga memperoleh bantuan program pemberdayaan sosial ekonomi (PPSE) sebesar Rp5 juta.

Lantaran itu Agus Jabo juga mengajak pemerintah daerah terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat agar semakin banyak anak dari keluarga miskin dapat mengakses pendidikan yang berkualitas dan memiliki kesempatan keluar dari kemiskinan.

“Itu hanya (bisa dicapai) dengan cara berkolaborasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah,” pungkasnya.

Komitmen pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat pun mulai diwujudkan melalui kesiapan penyediaan lahan di sejumlah wilayah.

Bupati Agam Benni Warlis mengatakan telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare di Padang Mardani, Jorong Manggopoh Utara, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung.

“Ada lahan kita, 10 hektare kita usulkan untuk sekolah rakyat. Kita sudah (koordinasi) dengan BPN, sudah surati, dan tidak ada masalah lagi. Jadi makanya kami memberanikan diri datang ke sini, bahwa lahan untuk sekolah rakyat sudah tersedia,” kata Benni.

Sementara itu, Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri mengusulkan lahan milik pemerintah daerah seluas tujuh hektare. Ia juga menyerahkan salinan sertifikat lahan kepada Kementerian Sosial untuk diteruskan ke Kementerian Pekerjaan Umum sebagai bagian dari proses verifikasi.

“(Kami kesini) menyerahkan sertifikat saja Pak Wamen. Harapannya bisa masuk ke tahap tiga,” kata Aulia.

Komitmen serupa juga disampaikan Bupati Buru Ikram Umasugi yang tengah berproses menyiapkan lahan beserta sertifikatnya. Sementara itu, Bupati Buton Selatan Muhammad Adios telah mengusulkan lahan seluas 8,11 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

“Masyarakat Buton Selatan Pak (Wamensos), merindukan Sekolah Rakyat itu,” kata Adios.

Turut hadir dalam audiensi Tenaga Ahli Menteri Sosial (TAM) Bidang Riset dan Analisa Data Hendri Kurniawan, TAM Bidang Pengembangan dan Pelatihan Aparatur Alif Kamal, TAM Bidang Perencanaan dan Pengembangan Rekayasa Sosial Agustinus Budi Prasetyohadi.

Hadir pula Direktur Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil I Ketut Supena, Direktur Pemberdayaan Sosial Keluarga Miskin dan Rentan Radik Karsadiguna, Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Masryani Mansyur, serta Sekretariat Bersama (Sekber) Sekolah Rakyat Jauhari. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemensos Bentuk TP2SR, Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Kemensos Bentuk TP2SR, Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:21 WIB

Ekonomi Hijau Jadi Strategi Nasional, Bisa Ciptakan 5 Juta Lapangan Kerja Baru pada 2029

Ekonomi Hijau Jadi Strategi Nasional, Bisa Ciptakan 5 Juta Lapangan Kerja Baru pada 2029

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 07:56 WIB

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Kemensos Kebut Penelusuran 1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judi Online

Kemensos Kebut Penelusuran 1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judi Online

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:41 WIB

Raja Juli Antoni dari Partai Apa? Ini Rekam Jejaknya di Politik

Raja Juli Antoni dari Partai Apa? Ini Rekam Jejaknya di Politik

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:08 WIB

Harta Kekayaan Raja Juli Antoni, Menhut yang Terseret Kasus Gratifikasi Bupati Kuansing

Harta Kekayaan Raja Juli Antoni, Menhut yang Terseret Kasus Gratifikasi Bupati Kuansing

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:34 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×