Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Bella

Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
Foto udara api membakar hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (6/8/2026). [ANTARA FOTO/Umarul Faruq/kye]
baca 10 detik
  • Kebakaran di kawasan Gunung Bromo pada Sabtu, 8 Agustus, telah berdampak pada area seluas 520 hektare.
  • Empat pintu resmi akses menuju kawasan Gunung Bromo ditutup sejak Sabtu pukul 22.00 WIB akibat kebakaran.
  • Sejumlah destinasi di Kabupaten Probolinggo tetap aman dikunjungi karena berjarak cukup jauh dari titik api.

Suara.com - Kebakaran di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, telah berdampak pada area seluas sekitar 520 hektare. Meski demikian, sejumlah destinasi wisata di wilayah Kabupaten Probolinggo yang berada di sekitar kawasan Bromo masih dinyatakan aman untuk dikunjungi wisatawan.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo Heri Mulyadi mengatakan akses menuju kawasan Gunung Bromo dari empat pintu resmi telah ditutup sejak Sabtu (8/8) pukul 22.00 WIB akibat kebakaran.

Namun, penutupan tersebut belum berlaku bagi sejumlah destinasi wisata di wilayah Kabupaten Probolinggo yang lokasinya masih cukup jauh dari titik api.

"Akses menuju kawasan Gunung Bromo dari empat pintu resmi ditutup sejak Sabtu (8/8) pukul 22.00 WIB karena kebakaran, namun sejumlah destinasi wisata di wilayah Kabupaten Probolinggo yang berada di sekitar kawasan Bromo masih dalam kondisi aman untuk dikunjungi," katanya di Probolinggo, Minggu.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, beberapa destinasi seperti Jembatan Kaca Bromo, Puncak Seruni Point, dan Terminal Wisata Seruni Point masih berada dalam kondisi aman.

Jarak antara lokasi wisata tersebut dengan titik kebakaran menjadi salah satu alasan pemerintah masih mengizinkan kunjungan wisatawan.

“Untuk beberapa destinasi wisata tersebut kondisi hari ini masih aman dan juga masih memungkinkan untuk dikunjungi wisatawan. Namun, kami tetap melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di lapangan,” katanya.

Meski masih aman, kondisi tersebut dapat berubah apabila kebakaran meluas dan mulai mendekati kawasan wisata. Pemerintah Kabupaten Probolinggo membuka kemungkinan membatasi atau menutup kunjungan apabila situasi dinilai membahayakan wisatawan maupun masyarakat.

"Hari ini masih aman untuk dikunjungi, tetapi apabila suatu waktu ada perubahan dan perkembangan di lapangan, kemungkinan juga akan ditutup apabila mengganggu keamanan, kenyamanan dan ketenangan," ujarnya.

baca juga

Heri mengatakan keselamatan menjadi pertimbangan utama pemerintah dalam menentukan kebijakan kunjungan wisata selama kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) masih berlangsung.

"Disporapar Kabupaten Probolinggo bersama pihak terkait akan terus memantau perkembangan karhutla dan kondisi keamanan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kebijakan terkait aktivitas kunjungan wisatawan di sejumlah destinasi yang berada di wilayah Kabupaten Probolinggo," katanya.

Area Kebakaran Meluas

Sementara itu, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mencatat luas kawasan yang terdampak kebakaran telah mencapai 520 hektare. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan data sebelumnya yang berada di kisaran 176 hektare.

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan perluasan area terdampak terjadi setelah api kembali berkobar di kawasan Gunung Bromo pada Sabtu (8/8) malam.

"Tercatat hingga saat ini ada 520 hektare kawasan terdampak kebakaran," kata Rudijanta di Gunung Bromo, Jawa Timur, Minggu.

Kebakaran kali ini tidak hanya melanda area tebing, tetapi juga merambat hingga savana Gunung Bromo.

Rudijanta menjelaskan, hembusan angin yang cukup kencang sejak Sabtu siang membuat api bergerak cepat dari bagian atas tebing menuju area bawah.

Ketika mencapai bagian bawah tebing, api kemudian membakar rerumputan dan vegetasi yang telah mengering. Kondisi tersebut membuat api semakin cepat menjalar dan menyeberangi Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) menuju kawasan savana.

"Termasuk dampak dari frost yang terjadi sehingga api meluas," ucapnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan sisa rerumputan yang terbakar terlihat menghitam di sejumlah bagian savana Gunung Bromo. Sejumlah vegetasi kering di sisi tengah JLKT dari arah Jemplang, Kabupaten Malang, juga terdampak kobaran api.

Api di kawasan tersebut telah berhasil dipadamkan. Namun, petugas gabungan masih melakukan patroli untuk memastikan tidak ada titik api baru.

Dari sisi Kabupaten Probolinggo, kepulan asap putih masih terlihat di sejumlah area tebing. Upaya pemadaman dari udara juga terus dilakukan menggunakan helikopter water bombing.

Helikopter tersebut terlihat mengambil air di kawasan Ranu Pani sebelum bergerak menuju lokasi yang masih mengeluarkan asap.

Sementara dari jalur darat, kendaraan petugas gabungan terus bergerak dari arah Jemplang menuju area tebing di Kabupaten Probolinggo untuk membantu proses pemadaman dan pengawasan titik api.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karhutla Bromo Sulit Dipadamkan, Tiga Helikopter Sudah 17 Kali Water Bombing

Karhutla Bromo Sulit Dipadamkan, Tiga Helikopter Sudah 17 Kali Water Bombing

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:06 WIB

BNPB Kerahkan Dua Helikopter untuk Jinakkan Api di Bromo

BNPB Kerahkan Dua Helikopter untuk Jinakkan Api di Bromo

Video | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Api Masih Berkobar di Bromo, Jalur Wisata Ditutup Sementara

Api Masih Berkobar di Bromo, Jalur Wisata Ditutup Sementara

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup

Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup

Foto | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Lintas Generasi dan Genre! Panggung Megah BRI Jazz Gunung Bromo Bertabur Bintang

Lintas Generasi dan Genre! Panggung Megah BRI Jazz Gunung Bromo Bertabur Bintang

Bri | Senin, 27 Juli 2026 | 15:33 WIB

Karhutla Landa Kawasan Bromo, Empat Hektare Hutan Terbakar

Karhutla Landa Kawasan Bromo, Empat Hektare Hutan Terbakar

Foto | Senin, 27 Juli 2026 | 08:00 WIB

Bukan Cuma Nonton Konser Musik, Ini 3 Destinasi Wajib Mampir Saat Kamu ke Jazz Gunung Bromo 2026

Bukan Cuma Nonton Konser Musik, Ini 3 Destinasi Wajib Mampir Saat Kamu ke Jazz Gunung Bromo 2026

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:08 WIB

Menikmati Panorama Tiga Gunung dari Jembatan Kaca Seruni Point Bromo

Menikmati Panorama Tiga Gunung dari Jembatan Kaca Seruni Point Bromo

Foto | Senin, 29 Juni 2026 | 07:00 WIB

Tak Lagi Asal Jalan: Standar Keamanan Jip Bromo Akan Segera Diperketat

Tak Lagi Asal Jalan: Standar Keamanan Jip Bromo Akan Segera Diperketat

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:53 WIB

Yadnya Kasada, Persembahan Syukur Suku Tengger untuk Leluhur

Yadnya Kasada, Persembahan Syukur Suku Tengger untuk Leluhur

Foto | Senin, 01 Juni 2026 | 19:02 WIB

Terkini

Berawal dari Motor Warga Sering Mogok, Polisi Bongkar Gudang Pengoplos BBM Subsidi di Lampung Tengah

Berawal dari Motor Warga Sering Mogok, Polisi Bongkar Gudang Pengoplos BBM Subsidi di Lampung Tengah

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 10:27 WIB

Bagaimana Cara agar Bunga Es di Freezer Kulkas Tidak Banyak? Begini Tipsnya

Bagaimana Cara agar Bunga Es di Freezer Kulkas Tidak Banyak? Begini Tipsnya

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 10:26 WIB

Banyak Ulasan Negatif, Ji Chang Wook Mengaku Tak Malu Bintangi The Scandal

Banyak Ulasan Negatif, Ji Chang Wook Mengaku Tak Malu Bintangi The Scandal

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 10:25 WIB

4 Shio yang Fase Hidupnya Mulai Berubah pada 25 September 2025

4 Shio yang Fase Hidupnya Mulai Berubah pada 25 September 2025

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 10:16 WIB

Breakingnews! Arab Saudi Kembali Dibombardir Houthi

Breakingnews! Arab Saudi Kembali Dibombardir Houthi

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:15 WIB

Penyebab Harga Emas Pegadaian Hari Ini Gagal Penuhi Ekspektasi Melesat

Penyebab Harga Emas Pegadaian Hari Ini Gagal Penuhi Ekspektasi Melesat

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 10:10 WIB

Wujudkan Layanan Digital Setara, Menteri PANRB Gaungkan Konsep One Nation, One Experience

Wujudkan Layanan Digital Setara, Menteri PANRB Gaungkan Konsep One Nation, One Experience

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:08 WIB

Terus Memperkuat Sinergi, Telkom Akses Dorong Penguatan dan Penataan Infrastruktur Digital

Terus Memperkuat Sinergi, Telkom Akses Dorong Penguatan dan Penataan Infrastruktur Digital

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 10:05 WIB

Harga Pangan Nasional Kembali Naik, Cabai Keriting Tembus Rp105 Ribu

Harga Pangan Nasional Kembali Naik, Cabai Keriting Tembus Rp105 Ribu

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 10:04 WIB

Resolusi Hentikan Perang AS - Iran Ditolak Senat Amerika Serikat

Resolusi Hentikan Perang AS - Iran Ditolak Senat Amerika Serikat

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:03 WIB

×