Klaim Menteri LH Jumhur Hidayat Sukses Tekan Angka Kebakaran Hutan, Janji Buka Data

Bangun Santoso, Adiyoga Priyambodo

Senin, 10 Agustus 2026 | 15:42 WIB
Klaim Menteri LH Jumhur Hidayat Sukses Tekan Angka Kebakaran Hutan, Janji Buka Data
Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menyatakan kemarau panjang El Nino berpotensi memperpanjang ancaman kebakaran hutan di Indonesia.
  • Pemerintah membangun puluhan ribu kanal blocking serta menerapkan penegakan hukum tegas untuk menekan angka kebakaran lahan.
  • Lahan milik masyarakat dengan luas kecil diakui masih menjadi titik rawan yang sering lolos dari pemantauan pemerintah.

Suara.com - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengungkapkan bahwa musim kemarau panjang akibat El Nino tahun ini berpotensi memperpanjang ancaman kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.

Menteri LH, Jumhur Hidayat menjelaskan bahwa meski kebakaran masih terjadi, secara statistik jumlah kasus dari tahun ke tahun sebenarnya mengalami penurunan.

"Gini ya, soal kebakaran hutan itu mungkin ada potret angka yang tiap tahun harus dilihat. Jadi kalau anda melihat angka kebakaran hutan, dari tahun ke tahun atau lahan-lahan, itu turunnya drastis," ujarnya di kawasan Rorotan, Jakarta Utara, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, penurunan tersebut tidak lepas dari upaya pemerintah membangun kanal blocking di kawasan rawan terbakar.

"Canal blocking itu memastikan supaya air-air yang mengalir di sekitar hutan, lahan, itu diblok sehingga tidak ke sungai dan mengalir ke laut. Dia supaya tetap beredar di situ," jelas Jumhur.

Jumhur menyebutkan, jumlah kanal yang telah dibangun di daerah rawan kebakaran kini mencapai puluhan ribu titik.

"Sekarang kami udah mungkin sekitar 60-70 ribu kanal kami buat di daerah-daerah yang potensi untuk terbakar," paparnya lagi.

Meski demikian, Jumhur mengingatkan bahwa fenomena El Nino tahun ini diperkirakan berlangsung lebih lama dari biasanya.

Jumhur menegaskan, mitigasi dan pendinginan lahan sudah dilakukan pemerintah, meski sesekali ada yang lolos dari pengawasan.

baca juga

Ia menjelaskan bahwa lahan milik masyarakat dengan luas kecil menjadi salah satu titik yang rawan lolos dari pemantauan dibandingkan lahan konsesi besar.

"Ini terbentang luas sekali dan tidak bisa. Kalau ada orang punya satu dua hektar lahan, beda dengan mereka yang punya konsesi ribuan hektar. Kami minta tolong, jangan sampai terbakar ini," tuturnya.

Jumhur turut menyinggung penegakan hukum yang lebih tegas terhadap pemegang konsesi lahan turut menekan angka kebakaran.

"Sekarang mereka udah ampun-ampunan karena hukumannya tinggi, berat ya, dan akhirnya angka itu drop," klaimnya.

Jumhur pun berjanji akan membuka data resmi penurunan angka kebakaran hutan kepada publik.

"Nanti kami bisa kasih lihat datanya ya, bagaimana drop kebakaran itu. Walaupun sekarang kami kerja keras terus," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung Jadi 'Pemilah Sampah', Bakal Jadi Profesi Terlindungi

Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung Jadi 'Pemilah Sampah', Bakal Jadi Profesi Terlindungi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:38 WIB

Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare

Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Karhutla Mulai Dekati Pemukiman Warga di Palangka Raya

Karhutla Mulai Dekati Pemukiman Warga di Palangka Raya

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Ancaman El Nino 2026: Luas Area Terindikasi Terbakar Capai Tiga Kali Lipat Daratan Jakarta

Ancaman El Nino 2026: Luas Area Terindikasi Terbakar Capai Tiga Kali Lipat Daratan Jakarta

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:03 WIB

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Api Masih Berkobar di Bromo, Jalur Wisata Ditutup Sementara

Api Masih Berkobar di Bromo, Jalur Wisata Ditutup Sementara

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Danantara Housing Expo 2026: BRI Tawarkan KPR Dengan Bunga Mulai 2,75%

Danantara Housing Expo 2026: BRI Tawarkan KPR Dengan Bunga Mulai 2,75%

Riau | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Starting XI Belanda Kelahiran Indonesia Era Kolonial: Lengkap dengan Data Lahir dan Jejak Timnas

Starting XI Belanda Kelahiran Indonesia Era Kolonial: Lengkap dengan Data Lahir dan Jejak Timnas

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:41 WIB

Sinopsis The Affair was Just the Beginning, Rahasia Kelam dari Pasutri Kaya

Sinopsis The Affair was Just the Beginning, Rahasia Kelam dari Pasutri Kaya

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:40 WIB

Tak Selalu Operasi Besar, Ini Teknologi Modern untuk Mengatasi Batu Ginjal

Tak Selalu Operasi Besar, Ini Teknologi Modern untuk Mengatasi Batu Ginjal

Health | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Danantara Housing Expo 2026, BRI Dukung Program 3 Juta Rumah

Danantara Housing Expo 2026, BRI Dukung Program 3 Juta Rumah

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Destry Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Rupiah Jadi yang Paling Perkasa di Asia

Destry Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Rupiah Jadi yang Paling Perkasa di Asia

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Polisi Ungkap Kasus Pembuangan Bayi di Binjai, Bidan PNS dan Anaknya Ditangkap

Polisi Ungkap Kasus Pembuangan Bayi di Binjai, Bidan PNS dan Anaknya Ditangkap

Sumut | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:33 WIB

Ini Tema Hari Pramuka 2026 ke-65, Cek Link Download Logo di Sini

Ini Tema Hari Pramuka 2026 ke-65, Cek Link Download Logo di Sini

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Temukan Titik Karhutla di Sumsel, Ekspedisi Hutan Merdeka Sudah Tempuh 900 Km

Temukan Titik Karhutla di Sumsel, Ekspedisi Hutan Merdeka Sudah Tempuh 900 Km

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:28 WIB

Pasar Modal RI Sukses Himpun Dana Rp 125 T di Semester I 2026, Jumlah Investor 28 Juta

Pasar Modal RI Sukses Himpun Dana Rp 125 T di Semester I 2026, Jumlah Investor 28 Juta

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:25 WIB

×