Suara.com - Warga melintas dengan latar belakang kepulan asap akibat kebakaran lahan di kawasan permukiman Tegal Sari, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat, (7/8/2026).
Kencangnya angin di lokasi kebakaran membuat api cepat menjalar membakar lahan yang mendekati kawasan permukiman warga dan petugas berhasil memadamkan perambatan api sehingga tidak sampai terkena rumah warga.
Kebakaran terjadi di lahan gambut sehingga bara api berpotensi bertahan di bawah permukaan. Petugas harus melakukan pembasahan secara berulang untuk mencegah munculnya kembali titik api.
Hingga Jumat (7/8/2026), luas lahan terdampak karhutla di Palangka Raya mencapai 162,49 hektare. Kondisi kemarau dan potensi El Nino kuat diperkirakan meningkatkan risiko kebakaran di Kalteng.