Tanpa Rencana Matang, Ganti Buku Pelajaran Berisiko Jadi Proyek Besar Rawan Korupsi

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Senin, 10 Agustus 2026 | 16:29 WIB
Tanpa Rencana Matang, Ganti Buku Pelajaran Berisiko Jadi Proyek Besar Rawan Korupsi
Ilustrasi risiko korupsi di proyek ganti buku pelajaran sekolah. [Suara.com/ChatGPT]
baca 10 detik
  • Pengamat UGM Agustinus Subarsono mengingatkan pemerintah pada 10 Agustus 2026 agar mewaspadai potensi korupsi dalam proyek pergantian buku nasional.
  • Pengadaan buku seragam secara nasional dikhawatirkan mengabaikan keragaman budaya serta kebutuhan pendidikan di berbagai daerah kepulauan Indonesia.
  • Pemerintah disarankan menjadikan pergantian buku sebagai bagian dari reformasi pendidikan yang berbasis bukti dan menyeluruh.

Suara.com - Rencana pemerintah mengganti buku pelajaran siswa SD hingga SMA secara nasional kembali berpotensi membuka proyek pengadaan bernilai besar yang rawan disusupi praktik korupsi.

Pengamat Kebijakan Pendidikan Universitas Gadjah Mada (UGM), Agustinus Subarsono, mengingatkan pemerintah agar tidak gegabah menjalankan kebijakan tersebut tanpa sistem pengawasan yang ketat.

"Pertama, implikasi ekonomi. Pergantian buku secara nasional membutuhkan anggaran yang tidak sedikit di tengah kondisi perekonomian kita sekarang yang sedang mengalami defisit fiskal," kata Subarsono kepada Suara.com, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, pengadaan buku secara nasional akan melibatkan anggaran dalam jumlah besar, mulai dari produksi hingga distribusi ke berbagai daerah. Skala proyek tersebut membuat aspek transparansi dan pengawasan menjadi sangat penting agar anggaran negara tidak disalahgunakan.

"Kondisi ini membuka akses terjadinya proyek berskala besar dan kalau tidak ada pengawasan yang pantas berpotensi menimbulkan korupsi dalam tahap pengadaan dan distribusi buku," tegasnya.

Ia mengingatkan risiko penyimpangan tidak berhenti pada proses pengadaan. Distribusi buku ke seluruh wilayah Indonesia yang memiliki kondisi geografis dan infrastruktur berbeda juga membutuhkan tata kelola yang ketat agar tidak menjadi celah baru bagi praktik korupsi.

Maka dari itu, pemerintah diminta tidak terburu-buru mengeksekusi kebijakan pergantian buku sebelum memiliki kajian yang kuat. Menurutnya, kebijakan pendidikan seharusnya berbasis bukti, bukan sekadar persepsi atau keputusan yang tidak didukung kajian memadai.

"Kebijakan pergantian buku pelajaran sepantasnya tidak dilakukan secara serampangan apalagi tanpa berbasis evidence, sekedar persepsi," tandasnya.

Pakar UGM Agustinus Subarsono. (Dok. ist)
Pakar UGM Agustinus Subarsono. (Dok. ist)

Selain risiko korupsi, kata Subarsono, ada potensi masalah lain apabila pemerintah menerapkan pengadaan buku secara seragam di seluruh Indonesia. Kebijakan yang terlalu terpusat dinilai dapat mengabaikan keragaman kebutuhan pendidikan di berbagai daerah.

baca juga

"Pengadaan buku pada tingkat nasional akan menghasilkan isi pembelajaran yang uniform dan kurang bervariasi. Sementara itu, secara geografis indonesia sangat luas dan terdiri dari ribuan pulau dengan aneka budaya dan etnik yang majemuk," ujarnya.

Alih-alih menyeragamkan semua, pemerintah sebaiknya membedakan materi nasional dan muatan lokal agar pengadaan buku tidak sekadar menghasilkan produk seragam dalam jumlah besar.

Pendekatan tersebut dinilai dapat mencegah anggaran pendidikan tersedot untuk pengadaan yang belum tentu sesuai dengan kebutuhan setiap daerah.

Pada akhirnya, pemerintah semestinya menempatkan pergantian buku sebagai bagian dari reformasi pendidikan yang lebih luas, bukan sebagai program tunggal. Pembenahan harus mencakup kurikulum, kualitas guru, fasilitas, teknologi, internet, hingga metode pembelajaran.

Hal itu penting untuk menghasilkan lulusan yang lebih kompeten dan relevan dengan kebutuhan zaman serta mampu menjawab masalah kekinian.

"Penyempurnaan kualitas pendidikan, dalam skala makro kita sebut reformasi pendidikan adalah proses sistematis, terencana, dan berkelanjutan untuk meningkatkan dan memperbarui komponen-komponen sistem pendidikan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peran hingga Aliran Uang ke Gus Yaqut Bakal Dibongkar di Sidang Perdana Kasus Korupsi Kuota Haji

Peran hingga Aliran Uang ke Gus Yaqut Bakal Dibongkar di Sidang Perdana Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Lebih dari 200 Orang Jadi Korban Kriminalisas Politik, Prabowo Didesak Penuhi Janji Amnesti

Lebih dari 200 Orang Jadi Korban Kriminalisas Politik, Prabowo Didesak Penuhi Janji Amnesti

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:13 WIB

Polda Metro Dalami Legalitas Ekskul Menembak Terkait 995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel

Polda Metro Dalami Legalitas Ekskul Menembak Terkait 995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:51 WIB

Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi

Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:46 WIB

Ketua Komisi X DPR RI Minta Temuan Barang Diduga Senjata di Sekolah Diusut Transparan

Ketua Komisi X DPR RI Minta Temuan Barang Diduga Senjata di Sekolah Diusut Transparan

DPR | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:18 WIB

Tak Ada Nama Lain, Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR

Tak Ada Nama Lain, Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02 WIB

BNI Gandeng Prasetiya Mulya, Perkuat Ekosistem Keuangan Kampus

BNI Gandeng Prasetiya Mulya, Perkuat Ekosistem Keuangan Kampus

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02 WIB

432 Saksi di Kasus Haji, Pengacara: Tak Ada yang Bilang Gus Yaqut Terima Aliran Uang

432 Saksi di Kasus Haji, Pengacara: Tak Ada yang Bilang Gus Yaqut Terima Aliran Uang

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45 WIB

Disiplin Tanpa Nalar: Ketika Sekolah Lebih Sibuk Mengatur daripada Mendidik

Disiplin Tanpa Nalar: Ketika Sekolah Lebih Sibuk Mengatur daripada Mendidik

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus

Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Terkini

Heboh Pajak Rumah Kontrakan Berlaku 2027, DJP Klaim Bukan Hal Baru

Heboh Pajak Rumah Kontrakan Berlaku 2027, DJP Klaim Bukan Hal Baru

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Dua Laporan Polisi Jadi Dasar Polda Metro Jaya Bongkar Makam Sutrimo di Banyumas

Dua Laporan Polisi Jadi Dasar Polda Metro Jaya Bongkar Makam Sutrimo di Banyumas

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:31 WIB

Putusan MK soal Kuota Hangus Bakal Ubah Harga Paket?

Putusan MK soal Kuota Hangus Bakal Ubah Harga Paket?

Tekno | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Putri Hujan & Kesatria Malam: Cinta, Pengorbanan, dan Rahasia Keluarga Hanafiah

Putri Hujan & Kesatria Malam: Cinta, Pengorbanan, dan Rahasia Keluarga Hanafiah

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Tanpa Rencana Matang, Ganti Buku Pelajaran Berisiko Jadi Proyek Besar Rawan Korupsi

Tanpa Rencana Matang, Ganti Buku Pelajaran Berisiko Jadi Proyek Besar Rawan Korupsi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:29 WIB

Peran hingga Aliran Uang ke Gus Yaqut Bakal Dibongkar di Sidang Perdana Kasus Korupsi Kuota Haji

Peran hingga Aliran Uang ke Gus Yaqut Bakal Dibongkar di Sidang Perdana Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Sunscreen Apa yang Cocok untuk Kulit Berminyak dan Kusam? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review

Sunscreen Apa yang Cocok untuk Kulit Berminyak dan Kusam? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:25 WIB

DIY Mulai Kering Kerontang, Bantuan Pusat Menunggu Status Darurat

DIY Mulai Kering Kerontang, Bantuan Pusat Menunggu Status Darurat

Jogja | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:21 WIB

Hashim Djojohadikusumo Ungkap Hal Mengejutkan Soal Prabowo di Pelantikan INTI

Hashim Djojohadikusumo Ungkap Hal Mengejutkan Soal Prabowo di Pelantikan INTI

Banten | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Gen Z dan HUT ke-81 RI: Sudahkah Merdeka dari Tekanan Selalu Terlihat Sukses?

Gen Z dan HUT ke-81 RI: Sudahkah Merdeka dari Tekanan Selalu Terlihat Sukses?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:20 WIB

×