TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:43 WIB
TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
Anggota Komisi I dari Fraksi PDIP TB Hasanuddin. [Suara.com]
baca 10 detik
  • TB Hasanuddin di Jakarta pada 11 Agustus 2026 mengingatkan Panglima TNI agar tidak mengambil alih Kamtibmas secara keseluruhan.
  • Pasal 30 UUD 1945 serta undang-undang terkait telah memisahkan secara jelas tugas pertahanan TNI dan keamanan Polri.
  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto sebelumnya menyatakan kesiapan personel menjaga keamanan nasional menjelang perhut Kemerdekaan RI.

Suara.com - Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, memberikan catatan kritis terkait pernyataan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang menyatakan bahwa TNI bertanggung jawab atas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di seluruh wilayah Indonesia, khususnya menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

TB Hasanuddin mengingatkan bahwa berdasarkan konstitusi, tugas TNI dan Polri telah dipisahkan secara jelas.

Menurutnya, jika pernyataan Panglima TNI tersebut dimaknai sebagai pengambilalihan tanggung jawab Kamtibmas secara menyeluruh, maka hal tersebut perlu diluruskan agar tidak menyalahi aturan yang berlaku.

“Kalau yang dimaksud adalah TNI mengambil alih tanggung jawab Kamtibmas secara keseluruhan, tentu harus kembali pada konstitusi. UUD 1945 sudah membagi dengan jelas tugas TNI dan Polri,” ujar TB Hasanuddin di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Ia menjelaskan, bahwa Pasal 30 UUD 1945 telah menetapkan TNI sebagai alat negara di bidang pertahanan, sementara Polri memiliki mandat untuk menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta penegakan hukum.

Hal ini juga dipertegas dalam UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri dan UU Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI.

"Jadi jelas, pertahanan merupakan tugas utama TNI, sementara Kamtibmas merupakan tugas Polri,” kata TB.

Kendati begitu, TB mengakui bahwa TNI tetap memiliki ruang untuk terlibat dalam pengamanan masyarakat melalui skema Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Namun, keterlibatan tersebut sifatnya adalah membantu Polri, bukan menggantikan kewenangannya.

baca juga

"Ruang bagi TNI itu ada. Tetapi kata kuncinya adalah membantu Polri, bukan mengambil alih. Jadi pelibatan TNI dalam Kamtibmas harus ditempatkan dalam kerangka perbantuan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti terkait adanya patroli TNI di wilayah sipil. TB menekankan pentingnya koordinasi yang matang agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan di lapangan.

“Kalau patroli dilakukan untuk membantu Polri, harus jelas koordinasi, kewenangan dan prosedurnya. Jangan sampai kemudian terjadi kerancuan mengenai siapa yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Lebih lanjut, TB Hasanuddin menjelaskan, bahwa perluasan kewenangan militer dalam urusan keamanan hanya dapat terjadi jika negara dalam keadaan bahaya, sesuai dengan Perppu Nomor 23 Tahun 1959.

Namun, penetapan status tersebut sepenuhnya merupakan ranah Presiden, bukan keputusan sepihak dari Panglima TNI.

“Darurat militer merupakan rezim hukum yang berbeda. Penetapan keadaan bahaya merupakan kewenangan Presiden, dengan syarat dan konsekuensi yang sangat serius bagi kehidupan masyarakat,” jelas TB.

Lebih lanjut, TB menegaskan dukungannya terhadap sinergi antara TNI dan Polri demi kelancaran perayaan hari kemerdekaan, asalkan tetap mematuhi batasan hukum yang ada.

"Kita tentu mendukung sinergi TNI dan Polri agar perayaan Hari Kemerdekaan berlangsung aman dan kondusif. Namun, sinergi itu harus tetap berada dalam koridor konstitusi. Jangan sampai pembagian kewenangan TNI dan Polri menjadi kabur,” pungkasnya.

TNI Siap Lakukan Pengamanan

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memastikan personel TNI disiapkan untuk membantu pengamanan jelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026). (Dok. Polri)
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026). (Dok. Polri)

Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat yang digelar di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, bersama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, serta pimpinan Komisi I dan Komisi III DPR.

Agus mengatakan pengamanan akan dilakukan dengan berkoordinasi bersama Polri dan berbagai elemen masyarakat.

"Kita juga berkoordinasi dengan kepolisian dan elemen masyarakat lainnya supaya dalam pelaksanaan kegiatan pengamanannya bisa berkolaborasilah," kata Agus usai rapat, Senin (10/8/2026).

Menurut Agus, persiapan pengamanan dilakukan di setiap wilayah. TNI nantinya menjalankan peran sesuai dengan prosedur operasional yang berlaku, termasuk membantu kepolisian.

Selain memastikan kesiapan aparat, Agus mengajak masyarakat menyambut perayaan HUT Kemerdekaan RI dengan suasana positif.

Ia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi di media sosial yang belum dapat dipertanggungjawabkan.

"Mari kita sambut dengan bergembira perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI, dan saya bertanggung jawab atas keamanan masyarakat di wilayah di seluruh Indonesia," tuturnya.

Agus sebelumnya juga mengimbau masyarakat agar tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Menurutnya, TNI akan terus melakukan patroli untuk menciptakan rasa aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panglima TNI Pastikan HUT RI Aman, Personel Disiapkan di Berbagai Wilayah

Panglima TNI Pastikan HUT RI Aman, Personel Disiapkan di Berbagai Wilayah

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:51 WIB

Hoaks Berseliweran di Medsos Jelang HUT RI, TNI Minta Warga Tak Mudah Terprovokasi

Hoaks Berseliweran di Medsos Jelang HUT RI, TNI Minta Warga Tak Mudah Terprovokasi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Ulasan The First Responders Season 1: Kerja Sama Polisi dan Damkar di Tengah Situasi Darurat

Ulasan The First Responders Season 1: Kerja Sama Polisi dan Damkar di Tengah Situasi Darurat

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Bukan Selalu Tone Deaf, Bisa Jadi Standar Kita yang Sudah Berbeda

Bukan Selalu Tone Deaf, Bisa Jadi Standar Kita yang Sudah Berbeda

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Fakta Baru Kematian Eks Istri Polisi di Medan: Keluarga Temukan Luka, DPR Siap Kawal

Fakta Baru Kematian Eks Istri Polisi di Medan: Keluarga Temukan Luka, DPR Siap Kawal

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Terkini

Belum 24 Jam, Korban Tewas Gempa Bumi Kolombia Tembus 132 Jiwa, Ratusan Orang Terluka Parah

Belum 24 Jam, Korban Tewas Gempa Bumi Kolombia Tembus 132 Jiwa, Ratusan Orang Terluka Parah

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:46 WIB

TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri

TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:43 WIB

Kerja Ekstra, Gaji Dipotong: Nasib Ironis Kader Posyandu Cuma Digaji Rp150 Ribu

Kerja Ekstra, Gaji Dipotong: Nasib Ironis Kader Posyandu Cuma Digaji Rp150 Ribu

Bali | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:43 WIB

Saham GIAA Tiba-tiba Terbang Tinggi, Bertahan Sampai Kapan

Saham GIAA Tiba-tiba Terbang Tinggi, Bertahan Sampai Kapan

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:40 WIB

4 Clarifying Sheet Mask, Andalan Kontrol Minyak untuk Wajah Bebas Jerawat

4 Clarifying Sheet Mask, Andalan Kontrol Minyak untuk Wajah Bebas Jerawat

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:40 WIB

Ciri-Ciri Transmisi Matic CVT Mobil Bekas Mulai Jebol Menurut Pakar, Kenali Tandanya!

Ciri-Ciri Transmisi Matic CVT Mobil Bekas Mulai Jebol Menurut Pakar, Kenali Tandanya!

Otomotif | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:39 WIB

4 Rekomendasi  Parfum Wangi Sabun Mandi Segar Sesuai Review Pembeli, Aroma Tahan Lama

4 Rekomendasi Parfum Wangi Sabun Mandi Segar Sesuai Review Pembeli, Aroma Tahan Lama

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:37 WIB

BRI Kartu Kredit Hadirkan Cicilan Mulai Rp100 Ribu dengan Bunga 0 Persen

BRI Kartu Kredit Hadirkan Cicilan Mulai Rp100 Ribu dengan Bunga 0 Persen

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:33 WIB

Menumbuhkan Rimba Bawah Laut: Perjuangan Sunyi Nyoman Nadiana dari Desa Les

Menumbuhkan Rimba Bawah Laut: Perjuangan Sunyi Nyoman Nadiana dari Desa Les

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:32 WIB

Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Singgung 14 Pemain Absen Bela Timnas Indonesia

Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Singgung 14 Pemain Absen Bela Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:32 WIB

×