- Sebanyak 131 purnawirawan TNI AD mengikuti turnamen golf di Cilangkap pada Rabu, 12 Agustus 2026.
- Acara yang diselenggarakan PPAD tersebut bertujuan memperkuat silaturahmi serta menyambut HUT PPAD dan Kemerdekaan RI.
- Plt Ketua Umum PPAD menyatakan purnawirawan berkomitmen terus menyumbangkan pemikiran strategis untuk mendukung pembangunan pemerintah Indonesia.
Suara.com - Sebanyak 131 purnawirawan TNI Angkatan Darat (AD) mengikuti Turnamen Golf Silaturahmi yang digelar Pengurus Pusat Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) di Padang Golf Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut digelar untuk menyambut HUT ke-23 PPAD sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Turnamen dipilih sebagai ajang olahraga sekaligus memperkuat silaturahmi antar-purnawirawan dari berbagai angkatan dan pangkat.
Plt. Ketua Umum PPAD Mayjen TNI (Purn) Dr. Komaruddin Simanjuntak mengatakan Cilangkap sengaja dipilih karena memiliki nilai historis bagi para purnawirawan TNI AD.
"Cilangkap merupakan episentrum tempat para purnawirawan dahulu menghabiskan masa dinas aktif, menerima perintah penugasan, serta merumuskan kebijakan penting demi tegaknya kedaulatan NKRI. Di tempat ini, memori pengabdian seragam loreng dihidupkan kembali. Sambil mengayunkan stik golf, kami bernostalgia di rumah lama kami," ungkap Komaruddin.

Menurut Komaruddin, golf juga menjadi olahraga yang sesuai bagi purnawirawan karena dapat menjaga kebugaran fisik sekaligus ketenangan mental.
"Pemilihan golf ini didasarkan pada kalkulasi kejiwaan dan kondisi fisiologis purnawirawan. Bagi usia rata-rata 65 hingga 80 tahun, golf menjadi medium olahraga paling adaptif. Olahraga ini menjaga kebugaran fisik, keselarasan pikiran, dan ketenangan mental di usia senja," katanya.
Ia menilai masa pensiun bukan berarti berakhirnya pengabdian seorang prajurit. Semangat tersebut, kata dia, tetap dapat diwujudkan melalui aktivitas dan kontribusi di tengah masyarakat.
Komaruddin juga mengaitkan permainan golf dengan karakter seorang prajurit. Menurutnya, golf melatih kesabaran, ketenangan, ketepatan strategi, dan kemampuan mengendalikan diri.
"Golf mengajarkan kita mengatur tempo, mengendalikan napas, mengukur arah angin, dan melatih kesabaran. Di usia saat ini, kita tidak lagi mengandalkan kekuatan pukulan yang meledak-ledak di medan tempur fisik. Kita mengandalkan akurasi strategi, ketenangan batin, dan kebijaksanaan berpikir," tuturnya.
Selain olahraga, kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi bagi para purnawirawan. Komaruddin menyebut suasana di lapangan membuat sekat protokoler yang dulu melekat saat aktif berdinas menjadi lebih cair.

Dalam kesempatan itu, Komaruddin juga menyampaikan pesan kepada prajurit TNI AD yang masih aktif. Ia menegaskan para purnawirawan tetap memiliki peran dalam memberikan pemikiran strategis untuk bangsa.
"Kami ingin membuktikan kepada adik-adik yang masih dinas aktif bahwa purnawirawan TNI AD tidak pernah memudar. Kita tetap bugar, tajam berpikir, dan subur melahirkan pemikiran strategis untuk kemakmuran rakyat," ujarnya.
Terkait posisinya sebagai Plt. Ketua Umum PPAD setelah wafatnya Letjen TNI (Purn) Doni Monardo, Komaruddin mengatakan akan fokus menjalankan amanah organisasi sesuai mekanisme yang berlaku.
"Sebagai purnawirawan TNI Angkatan Darat, di dalam jiwa saya melekat erat Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. Dengan rekam jejak penugasan yang hampir 75 persen berada di Pulau Jawa, bagi saya tidak ada pilihan lain selain bekerja maksimal dalam menjalankan setiap amanah yang dipercayakan," ucapnya.
Ia menegaskan tidak ingin larut dalam pembahasan di luar kewenangannya dan memilih berkonsentrasi pada kerja organisasi.
Di akhir kegiatan, Komaruddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota PPAD yang mendukung kegiatan tersebut, khususnya 131 purnawirawan yang mengikuti turnamen.
Ia menegaskan PPAD akan terus mendukung pemerintah dan berkontribusi melalui pemikiran untuk pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.
"Ke depan, PPAD berkomitmen untuk tetap berdiri tegak mendukung pemerintah, serta berkontribusi aktif menyumbangkan pemikiran demi pembangunan, kesejahteraan, dan kemakmuran rakyat Indonesia," pungkasnya.