- Bentrokan antarkru kapal induk USS Abraham Lincoln menewaskan tujuh prajurit militer Amerika Serikat.
- Kerusuhan dipicu oleh protes terhadap durasi penugasan kapal yang telah mencapai 263 hari.
- Pemerintah Amerika Serikat dan Gedung Putih belum memberikan tanggapan atas laporan media Iran.
Suara.com - Tekanan masa penugasan di laut lepas diduga memicu bentrokan mematikan sesama prajurit di atas Kapal Perang USS Abraham Lincoln. Insiden berdarah yang dipublikasikan media Iran ini merenggut nyawa tujuh personel militer Amerika Serikat.
Ketegangan internal tersebut pecah saat pimpinan militer mencoba meredam gelombang kekecewaan para awak kapal. Kehadiran utusan resmi justru disambut amarah terbuka dari sejumlah anggota Angkatan Laut yang bertugas.
Gelombang penolakan ini menandai krisis moral yang mengancam stabilitas operasional armada tempur AS di kawasan. Protes keluarga prajurit di tanah air turut memperkeruh suasana hingga memicu pertikaian fisik secara masif.

Insiden bermula ketika penasihat untuk Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM) Brad Cooper menaiki kapal untuk mendengarkan keluhan awak. Namun, pertemuan langsung tersebut mendadak tidak terkendali.
"Penasihat tersebut disoraki dan dilempari botol air saat berbicara di depan sekelompok personel," kata sumber militer seperti dilaporkan Tasnim.
Apa yang Menyebabkan Kerusuhan Fisik Berujung Maut di Kapal Induk?
Aksi pelemparan tersebut dengan cepat menyulut kekacauan yang jauh lebih fatal di antara para prajurit. Gesekan verbal berubah menjadi perkelahian terbuka yang menggunakan berbagai senjata tajam.
"Konfrontasi kemudian berkembang menjadi perkelahian di antara anggota kru yang melibatkan pisau dan senjata tajam lainnya, menyebabkan tujuh personel tewas dan beberapa lainnya luka-luka," ujar sumber tersebut.
Kondisi di atas kapal induk berbobot besar itu dilaporkan masih sangat mencekam pascainsiden tragis tersebut. Pihak pimpinan armada terus berupaya mengendalikan situasi internal yang belum sepenuhnya stabil.
Hingga saat ini, pihak Gedung Putih maupun otoritas militer Amerika Serikat belum merilis pernyataan resmi. Mereka masih memilih bungkam atas laporan sensitif yang dirilis media Iran tersebut.
Sementara itu, ketidakpastian kondisi keselamatan para prajurit terus memicu kekhawatiran mendalam bagi pihak keluarga.
Bagaimana Rekam Merekam Penugasan USS Abraham Lincoln Saat Ini?
USS Abraham Lincoln telah menjalankan misi operasi militer nonstop selama 263 hari di laut. Durasi penugasan yang sangat panjang ini menjadi faktor utama melambungnya tensi emosional para kru.
Saat kerusuhan terjadi, kapal induk tersebut tengah berlayar di perairan strategis Samudera Hindia. Kapal ini menjalankan tugas utama menegakkan blokade laut terhadap akses pelabuhan-pelabuhan Iran.