- Sidang Tahunan MPR RI 2026 di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta pada Jumat (14/8) dipersingkat.
- Presiden Prabowo menyampaikan pidato RUU APBN 2027 serta nota keuangannya dalam sidang tersebut.
- Panitia menghadirkan delapan tamu spesial dari penerima manfaat program pemerintah dalam acara itu.
Suara.com - Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, hari ini, Jumat (14/8), memiliki sejumlah penyesuaian dibanding pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyebut tidak ada perubahan besar dalam persiapan sidang tahun ini. Namun, ada bagian dari rangkaian acara yang sengaja dipersingkat karena pelaksanaan sidang bertepatan dengan hari Jumat.
"Kalau kita lihat kesiapan, tidak ada yang berbeda. Kecuali memang beberapa yang kemudian dipersingkat karena mengejar waktu salat Jumat," kata Dasco saat ditemui di Kompleks Parlemen.
Keputusan untuk memadatkan rangkaian acara tersebut memang sudah dipersiapkan sejak penetapan jadwal Sidang Tahunan MPR 2026.
Ketua MPR Ahmad Muzani sebelumnya menyebut sidang dimulai lebih pagi agar rangkaian acara dapat selesai sebelum waktu salat Jumat.
Berdasarkan susunan acara, Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD dimulai pukul 08.30 WIB.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato sekitar pukul 09.34 WIB.
Rangkaian sidang ditargetkan selesai pada pukul 10.48 WIB. Setelah itu, agenda kenegaraan berlanjut pada Rapat Paripurna DPR terkait penyampaian RUU APBN 2027 beserta nota keuangannya oleh Presiden Prabowo.
Dasco mengatakan pihaknya telah mengecek kesiapan pelaksanaan sidang sejak sehari sebelumnya.
"Ya sidang tahunan ini pidato presiden dalam rangka APBN 2027, itu yang pertama. Lalu kedua, kami sudah cek kesiapan dari kemarin. Mudah-mudahan hari ini bisa berjalan dengan lancar," ujar Dasco.

Ada 8 Tamu Spesial
Hal lain yang menjadi perhatian dalam Sidang Tahunan MPR 2026 yakni kehadiran delapan tamu spesial yang diundang dalam agenda tersebut.
Dasco membenarkan adanya delapan tamu khusus. Namun, ketika ditanya mengenai identitas mereka, dia mengaku tidak terlalu hafal nama-namanya.
"Iya, kalau delapan tamu spesial saya enggak terlalu hafal nama-namanya, tapi nanti bisa dilihat," kata Dasco.
Delapan tamu tersebut disebut merupakan penerima manfaat program pemerintah.
Kehadiran mereka menjadi salah satu bagian yang membedakan suasana Sidang Tahunan tahun ini, selain kehadiran para pejabat negara dan anggota parlemen.
Dibuat Lebih Khidmat
Penyesuaian juga terlihat dari konsep acara. Panitia sebelumnya menyatakan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026 akan dibuat lebih khidmat dengan hanya memutar lagu-lagu nasional dan menghindari suasana yang berlebihan selama persidangan.