- Wilayah Flores diguncang dua gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 dan 6,2 pada Sabtu (15/8/2026).
- Lima bandara dan layanan navigasi di NTT mengalami kerusakan infrastruktur serta ditetapkan status siaga mitigasi.
- Pemerintah menerapkan skema GARD guna memastikan bandara siap mendukung distribusi logistik dan evakuasi korban bencana.
Meskipun terjadi kerusakan fisik pada beberapa gedung menara pengawas, Ditjen Hubud memastikan bahwa seluruh personel navigasi di lapangan berada dalam kondisi selamat.
Guna menjamin lalu lintas udara tetap terkendali, layanan navigasi untuk sementara waktu dialihkan ke lokasi yang lebih aman di titik-titik tertentu yang gedungnya mengalami kerusakan berat.
Otoritas terkait telah menyiapkan contingency plan (rencana kontingensi) agar keberlangsungan pelayanan navigasi tidak terputus, terutama untuk mendukung mobilitas bantuan udara.
Skema GARD untuk Percepatan Bantuan
Dalam menghadapi dampak bencana ini, Ditjen Hubud menempatkan keselamatan penerbangan sebagai prioritas yang tidak bisa ditawar.
Pemeriksaan fasilitas navigasi dan infrastruktur bandara dilakukan secara berkelanjutan. Selain itu, pemerintah telah menyiapkan skema khusus untuk mendukung penanganan bencana nasional.
Kemenhub menyiapkan skema Get Airport Ready for Disaster (GARD) guna memastikan bandara di wilayah NTT siap menjadi hub pengiriman bantuan logistik, personel penyelamat, hingga evakuasi medis bagi masyarakat terdampak.
Program GARD ini dirancang untuk mengoptimalkan kapasitas bandara dalam situasi darurat bencana sehingga distribusi bantuan tidak mengalami kendala teknis.
Bagi masyarakat pengguna jasa transportasi udara, khususnya yang berada atau berencana menuju wilayah Flores dan sekitarnya, diimbau untuk tetap tenang.
Para calon penumpang diminta untuk terus mengikuti informasi resmi dan terbaru dari pengelola bandara serta masing-masing maskapai penerbangan mengenai status jadwal penerbangan.
Hingga saat ini, proses asesmen terbaru masih terus berlangsung di lapangan. Ditjen Hubud berkomitmen akan terus memperbarui informasi mengenai kondisi fisik bandara dan perkembangan operasional penerbangan setelah hasil pemeriksaan teknis diterima secara lengkap. Pihak kementerian juga terus melakukan koordinasi lintas sektoral dengan BMKG, BNPB, dan pemerintah daerah guna menyinkronkan langkah-langkah pemulihan pasca-gempa.