5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak

Bernadette Sariyem

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:32 WIB
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
Ilustrasi suasana Bandara Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). [ANTARA/Gecio Viana]
baca 10 detik
  • Wilayah Flores diguncang dua gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 dan 6,2 pada Sabtu (15/8/2026).
  • Lima bandara dan layanan navigasi di NTT mengalami kerusakan infrastruktur serta ditetapkan status siaga mitigasi.
  • Pemerintah menerapkan skema GARD guna memastikan bandara siap mendukung distribusi logistik dan evakuasi korban bencana.

Suara.com - Sebanyak lima bandara di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terdampak gempa bumi dahsyat yang terjadi hari Sabtu (15/8/2026).

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan akhirnya menetapkan status siaga mitigasi, untuk memastikan aspek keselamatan penerbangan.

Berdasarkan data resmi dari Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS) BMKG, wilayah Flores diguncang dua gempa signifikan dalam waktu berdekatan.

Gempa utama bermagnitudo 7,0 terjadi pukul 05.58 WITA dengan pusat 38 km timur laut Mbay, Nagekeo, pada kedalaman 10 km.

Tak lama berselang, tepatnya pukul 06.13 WITA, gempa susulan berkekuatan 6,2 Magnitudo kembali menguncang dengan pusat di laut sekitar 46 km timur laut Labuan Bajo.

Guncangan kuat tersebut memberikan dampak fisik pada infrastruktur transportasi udara di Flores.

Setidaknya, terdapat lima bandara utama yang masuk dalam pengawasan ketat dan pemeriksaan menyeluruh oleh Ditjen Hubud:

  1. Bandara Komodo, Labuan Bajo.
  2. Bandara H Hasan Aroeboesman, Ende.
  3. Bandara Umbu Mehang Kunda. Waingapu.
  4. Bandara Frans Sales Lega. Ruteng.
  5. Bandara Soa. Bajawa.

Laporan awal menunjukkan adanya kerusakan struktural pada sejumlah fasilitas krusial di bandara-bandara tersebut.

Kerusakan ini bervariasi mulai dari retakan ringan hingga kerusakan yang memerlukan penanganan teknis lebih lanjut.

baca juga

"Kerusakannya antara lain retakan pada gedung terminal, gedung administrasi, bangunan PKP-PK, dan fasilitas pendukung lainnya," demikian keterangan tertulis Dirjen Hubud Kemenhub.

Kondisi paling mencolok dilaporkan terjadi di Bandara Soa, Bajawa. Pada lokasi itu, infrastruktur vital penerbangan mengalami gangguan yang cukup serius.

Laporan awal menyebutkan adanya kerusakan sedang pada bagian runway (landas pacu) serta munculnya retakan baru di beberapa titik bangunan fasilitas pendukung, yang berpotensi mengganggu operasional penerbangan jika tidak segera ditangani.

Layanan Navigasi dan Keselamatan Personel

Selain infrastruktur bandara, sektor layanan navigasi penerbangan juga tak luput dari dampak gempa.

Beberapa unit pelayanan navigasi yang terdampak meliputi Cabang Pembantu Labuan Bajo, Cabang Pembantu Ende, Unit Maumere, Unit Bajawa, dan Unit Ruteng.

Meskipun terjadi kerusakan fisik pada beberapa gedung menara pengawas, Ditjen Hubud memastikan bahwa seluruh personel navigasi di lapangan berada dalam kondisi selamat.

Guna menjamin lalu lintas udara tetap terkendali, layanan navigasi untuk sementara waktu dialihkan ke lokasi yang lebih aman di titik-titik tertentu yang gedungnya mengalami kerusakan berat.

Otoritas terkait telah menyiapkan contingency plan (rencana kontingensi) agar keberlangsungan pelayanan navigasi tidak terputus, terutama untuk mendukung mobilitas bantuan udara.

Skema GARD untuk Percepatan Bantuan

Dalam menghadapi dampak bencana ini, Ditjen Hubud menempatkan keselamatan penerbangan sebagai prioritas yang tidak bisa ditawar.

Pemeriksaan fasilitas navigasi dan infrastruktur bandara dilakukan secara berkelanjutan. Selain itu, pemerintah telah menyiapkan skema khusus untuk mendukung penanganan bencana nasional.

Kemenhub menyiapkan skema Get Airport Ready for Disaster (GARD) guna memastikan bandara di wilayah NTT siap menjadi hub pengiriman bantuan logistik, personel penyelamat, hingga evakuasi medis bagi masyarakat terdampak.

Program GARD ini dirancang untuk mengoptimalkan kapasitas bandara dalam situasi darurat bencana sehingga distribusi bantuan tidak mengalami kendala teknis.

Bagi masyarakat pengguna jasa transportasi udara, khususnya yang berada atau berencana menuju wilayah Flores dan sekitarnya, diimbau untuk tetap tenang.

Para calon penumpang diminta untuk terus mengikuti informasi resmi dan terbaru dari pengelola bandara serta masing-masing maskapai penerbangan mengenai status jadwal penerbangan.

Hingga saat ini, proses asesmen terbaru masih terus berlangsung di lapangan. Ditjen Hubud berkomitmen akan terus memperbarui informasi mengenai kondisi fisik bandara dan perkembangan operasional penerbangan setelah hasil pemeriksaan teknis diterima secara lengkap. Pihak kementerian juga terus melakukan koordinasi lintas sektoral dengan BMKG, BNPB, dan pemerintah daerah guna menyinkronkan langkah-langkah pemulihan pasca-gempa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7

Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:27 WIB

DPR Berduka karena Gempa NTT, Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban

DPR Berduka karena Gempa NTT, Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT

Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah

Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:07 WIB

Dinding Gudang Bulog Jebol Akibat Gempa M 7,7 Nagekeo NTT, Stok Beras di Bima Berhamburan

Dinding Gudang Bulog Jebol Akibat Gempa M 7,7 Nagekeo NTT, Stok Beras di Bima Berhamburan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:40 WIB

Kerusakan Meluas di Flores Akibat Gempa 7.0 dengan Peringatan Tsunami

Kerusakan Meluas di Flores Akibat Gempa 7.0 dengan Peringatan Tsunami

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Pulau Padar di Mana? Ini Lokasi, Lama Perjalanan, dan Estimasi Biayanya

Pulau Padar di Mana? Ini Lokasi, Lama Perjalanan, dan Estimasi Biayanya

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:43 WIB

Terkini

Buku 30 Hari Mengubah Kebiasaan Buruk: Belajar Berubah dari Hal Kecil

Buku 30 Hari Mengubah Kebiasaan Buruk: Belajar Berubah dari Hal Kecil

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 16:00 WIB

Kenapa Ban Mobil Botak Sebelah? Intip Ciri dan Panduan Rotasi si Kulit Bundar

Kenapa Ban Mobil Botak Sebelah? Intip Ciri dan Panduan Rotasi si Kulit Bundar

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 15:58 WIB

WNI Tentara Bayaran Rusia Asal Natuna Tewas Dibom Drone Ukraina

WNI Tentara Bayaran Rusia Asal Natuna Tewas Dibom Drone Ukraina

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:58 WIB

Remisi Sakit Indra Kenz Diinvestigasi! Bisa Kembali ke Lapas Jika Dibatalkan

Remisi Sakit Indra Kenz Diinvestigasi! Bisa Kembali ke Lapas Jika Dibatalkan

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:55 WIB

Pelatih Bangladesh Tepis Rumor Keretakan Skuad Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Bangladesh Tepis Rumor Keretakan Skuad Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 15:50 WIB

Sephora Kids dan Obsesi Skincare Dini: Saat Anak SD Lupa Caranya Bermain

Sephora Kids dan Obsesi Skincare Dini: Saat Anak SD Lupa Caranya Bermain

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 15:50 WIB

Istri Eks Sekjen Kemnaker  Hery Sudarmanto Dipanggil KPK terkait Kasus Pemerasan RPTKA

Istri Eks Sekjen Kemnaker Hery Sudarmanto Dipanggil KPK terkait Kasus Pemerasan RPTKA

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:48 WIB

Kenalin Om Jauh Deputi Bakom Timothy Ivan, Heryanto Tanaka Penyuap Hakim Agung

Kenalin Om Jauh Deputi Bakom Timothy Ivan, Heryanto Tanaka Penyuap Hakim Agung

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:44 WIB

5 Tahun Dibiarkan Semrawut, Kabel di Kuningan Barat Bikin Pengendara Sering Terpeleset!

5 Tahun Dibiarkan Semrawut, Kabel di Kuningan Barat Bikin Pengendara Sering Terpeleset!

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:43 WIB

Jokowi dan PSI Makin Percaya Diri, Pengamat Singgung Potensi Pecah Kongsi

Jokowi dan PSI Makin Percaya Diri, Pengamat Singgung Potensi Pecah Kongsi

Video | Rabu, 30 September 2026 | 15:42 WIB

×