Jakarta Hampir 3 Pekan Tak Hujan, Modifikasi Cuaca Terkendala Minim Awan

Vania Rossa, Lilis Varwati

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:31 WIB
Jakarta Hampir 3 Pekan Tak Hujan, Modifikasi Cuaca Terkendala Minim Awan
Pramono Anung di acara Fun Walk di Sudirman, Jakarta, Minggu (16/8/2026). (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan polusi udara meningkat akibat cuaca kering karena tidak turun hujan selama tiga minggu.
  • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta gagal melakukan modifikasi cuaca untuk menurunkan hujan karena ketiadaan awan yang memenuhi syarat penyemaian.
  • Pramono memerintahkan BPBD DKI Jakarta dan BMKG untuk segera melaksanakan modifikasi cuaca jika awan yang potensial sudah tersedia.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui kalau polusi udara di Ibu Kota tengah tinggi. Ia menyebut kondisi tersebut tidak terlepas dari cuaca kering karena Jakarta hampir tiga minggu tidak diguyur hujan.

Pramono mengatakan pihaknya telah beberapa kali berupaya melakukan modifikasi cuaca untuk mendatangkan hujan. Namun, upaya tersebut belum dapat dilakukan karena tidak adanya awan yang memenuhi syarat untuk dilakukan rekayasa cuaca.

"Memang sekarang ini kondisi cuaca dan juga polusi udara yang terjadi, karena memang kita sudah hampir tiga minggu tidak pernah ada hujan," kata Pramono saat acara Fun Walk dalam Rangka Kampanye Antikorupsi serentak 2026 di Sudirman, Jakarta, Minggu (16/8/2026).

Menurut Pramono, kondisi tersebut membuat upaya modifikasi cuaca menjadi terkendala. Sebab, pelaksanaan modifikasi cuaca membutuhkan keberadaan awan yang dapat disemai.

"Pemerintah DKI Jakarta sebenarnya sudah berulang kali mencoba untuk melakukan modifikasi cuaca. Tapi kami mohon maaf karena awannya tidak ada, sehingga hujannya juga belum bisa dilakukan," ujarnya.

Sebelumnya, Pramono memang telah membuka opsi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengatasi dampak kemarau panjang di Jakarta. Pada akhir Juli, ia mengatakan Jakarta juga telah sekitar dua hingga tiga minggu tidak mengalami hujan dan mengizinkan pelaksanaan modifikasi cuaca jika memang diperlukan.

Meski terkendala kondisi awan, Pramono memastikan Pemprov DKI Jakarta tetap bersiap melakukan modifikasi cuaca apabila terdapat awan yang memungkinkan.

Ia mengatakan telah memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta untuk berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Tetapi saya sudah memerintahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk bekerja sama dengan BMKG kalau kemudian awannya ada untuk segera dilakukan modifikasi cuaca," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi

Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:26 WIB

Warga Menteng Protes Rencana Pemasangan Portal Sepihak, Nama Puan Maharani Terseret

Warga Menteng Protes Rencana Pemasangan Portal Sepihak, Nama Puan Maharani Terseret

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:39 WIB

Terkini

Jakarta Hampir 3 Pekan Tak Hujan, Modifikasi Cuaca Terkendala Minim Awan

Jakarta Hampir 3 Pekan Tak Hujan, Modifikasi Cuaca Terkendala Minim Awan

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:31 WIB

Tecno Pova 8 Pro 5G Resmi Meluncur: Bawa Layar 144Hz, Dimensity 7400 Ultimate, dan Baterai 6.500 mAh

Tecno Pova 8 Pro 5G Resmi Meluncur: Bawa Layar 144Hz, Dimensity 7400 Ultimate, dan Baterai 6.500 mAh

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Awas! Pengelola SPPG Bisa Dijerat Pasal Berlapis Jika Menu MBG Bikin Keracunan

Awas! Pengelola SPPG Bisa Dijerat Pasal Berlapis Jika Menu MBG Bikin Keracunan

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:24 WIB

Duka NTT, Gempa M7,7 Tewaskan 47 Orang dan Paksa 5.000 Warga Mengungsi

Duka NTT, Gempa M7,7 Tewaskan 47 Orang dan Paksa 5.000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:24 WIB

Pasar Saham Pekan Ini Variatif, Kapitalisasi BEI Naik tapi Transaksi dan Volume Melemah

Pasar Saham Pekan Ini Variatif, Kapitalisasi BEI Naik tapi Transaksi dan Volume Melemah

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:19 WIB

Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi

Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya

Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:13 WIB

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

×