- Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan pentingnya pemerataan kemakmuran dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2026.
- Haedar meminta para pemegang kekuatan politik dan ekonomi mengarahkan sumber daya untuk mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan demi kesejahteraan umum.
- Penyelenggara negara diingatkan agar terbuka terhadap aspirasi rakyat serta menjaga prinsip persatuan karena Indonesia merupakan milik bersama.
Haedar menegaskan kesadaran kolektif harus terus dibangun bahwa seluruh instrumen negara bekerja untuk melindungi dan memajukan seluruh rakyat Indonesia.
"Indonesia wajib dibawa menjadi bangsa dan negara yang benar-benar merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur sebagai tujuan nasional yang diletakkan oleh para pendiri bangsa dan termaktub dalam Pembukaan UUD 1945," tandasnya.
Mengacu pada pemikiran Bung Karno dalam sidang BPUPKI, Haedar kembali mengingatkan bahwa republik ini didirikan untuk seluruh rakyat tanpa terkecuali. Nilai-nilai dasar tersebut, menurutnya, harus menjadi pijakan agar orientasi bernegara tetap berada pada jalur yang benar.
Ia berharap seluruh pilar bangsa terus merawat semangat kebersamaan demi mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan berkeadilan sosial.
"Jangan sampai ada kekuatan apa pun yang dominan dan menguasai Indonesia, sehingga negara dan bangsa tercinta ini kehilangan jiwa utamanya, yakni Indonesia milik bersama," pungkasnya.