Menteri Perumahan Dikecam Berlibur ke Karibia Saat Rakyat Sengsara usai Gempa 7,4 SR

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:29 WIB
Menteri Perumahan Dikecam Berlibur ke Karibia Saat Rakyat Sengsara usai Gempa 7,4 SR
Gempa magnitudo 7,4 mengguncang Kolombia, menewaskan ratusan warga dan melumpuhkan transportasi udara nasional. (PBB)
baca 10 detik
  • Menteri Perumahan Kolombia Jaime Andres Beltran dikritik tajam akibat berlibur saat bencana gempa.

  • Gempa magnitudo 7,4 menghancurkan 27 ribu rumah dan menewaskan hampir 300 warga Kolombia.

  • Shakira menggalang dana 1 juta dolar AS untuk membangun kembali sekolah yang hancur.

Suara.com - Menteri Perumahan Kolombia Jaime Andres Beltran memicu kemarahan publik setelah tertangkap kamera berlibur di kawasan pantai Karibia saat ribuan korban gempa bumi kehilangan tempat tinggal. Oposisi bersiap mengajukan mosi tidak percaya untuk memecat pejabat baru tersebut dari kabinet.

Foto dan rekaman video yang beredar memperlihatkan sang menteri santai menikmati pantai di Kota Santa Marta bersama keluarganya. Kelompok oposisi menilai tindakan ini memperlihatkan kelalaian fatal pejabat publik di tengah krisis kemanusiaan.

Sebanyak 27 ribu rumah hancur total dan ribuan warga selamat kini terpaksa tidur beralaskan kasur seadanya di ruang terbuka.

Gempa magnitudo 7,4 mengguncang Kolombia, menewaskan ratusan warga dan melumpuhkan transportasi udara nasional. (Antara)
Gempa magnitudo 7,4 mengguncang Kolombia, menewaskan ratusan warga dan melumpuhkan transportasi udara nasional. (Antara)

Kondisi para pengungsi di wilayah terdampak gempa kian memprihatinkan tanpa kepastian tempat tinggal.

Beltran berusaha membela diri atas gelombang kecaman yang menimpanya melalui unggahan di media sosial X.

"Bukan sedang berlibur, melainkan sekadar berbagi beberapa jam bersama istri dan anak-anak saya yang sudah beberapa hari tidak saya temui," tulisnya pada Senin, dikutip dari AFP.

Ia mengklaim langsung kembali bertugas mengurus rekonstruksi wilayah pascabencana sesaat setelah pertemuan singkat tersebut.

Namun, klaim menteri tersebut tidak mampu meredam kekecewaan publik yang kehilangan tempat tinggal.

Mengapa Penanganan Korban Gempa Kolombia Menjadi Sorotan Publik?

baca juga

Upaya pencarian korban selamat di balik reruntuhan bangunan kini mulai dihentikan oleh tim penyelamat.

Fokus utama penanganan bencana telah bergeser ke krisis kemanusiaan yang meluas di berbagai kota.

Jalanan Kota Cali dan Pereira kini berubah menyerupai kamp pengungsian terbuka bagi ribuan warga korban gempa.

Bantuan logistik serta penampungan layak menjadi kebutuhan mendesak yang belum terpenuhi merata.

Penyanyi papan atas Shakira berkunjung langsung ke Departemen Choco yang menjadi pusat titik gempa.

Ia memantau kondisi puluhan bangunan sekolah yang hancur bersama miliarder asal Amerika Serikat, Howard Buffett.

Shakira berkomitmen membangun kembali 10 sekolah runtuh dan menggalang dana awal senilai 1 juta dolar AS.

Aksi nyata ini menyoroti lambatnya respons pemerintah dalam memulihkan fasilitas publik yang rusak.

"Ada utang sejarah yang harus dibayar kepada Choco," kata Shakira.

"Wilayah ini telah dibiarkan berjuang sendiri dan sangat sulit untuk membuat kemajuan di sini, tetapi kita tahu itu mungkin."

Presiden Abelardo de la Espriella menghadapi ujian kepemimpinan pertamanya sejak dilantik beberapa hari sebelum gempa terjadi.

Ia telah meninjau lokasi bencana dan menjanjikan subsidi sewa rumah bagi keluarga terdampak.

Presiden juga meminta sekutunya, Presiden AS Donald Trump, untuk menghapus tarif impor produk Kolombia demi memulihkan ekonomi.

Namun, kebijakan serta langkah politik sang presiden tak luput dari kritik keras.

Espriella menuai kecaman usai membagikan bola bermerek slogan kampanye dari dalam mobil lapis bajanya saat mengunjungi pusat gempa.

Para pengkritik menilai tindakan tersebut memanfaat penderitaan korban demi kepentingan pencitraan politik semata.

Pendukung presiden membela aksi tersebut sebagai upaya memberikan sedikit kegembiraan bagi warga terdampak.

Meski demikian, aksi pembagian bola tersebut memicu kontroversi luas di tengah penderitaan pengungsi.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada 10 Agustus lalu dan menewaskan hampir 300 jiwa. Bencana ini tercatat sebagai gempa terdahsyat yang melanda negara tersebut dalam hampir setengah abad terakhir. Peristiwa naas ini terjadi hanya tiga hari setelah Presiden kanan Abelardo de la Espriella resmi memegang tampuk pemerintahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1.364 Warga Mengungsi, Tenda Darurat Jadi Tempat Bertahan Korban Gempa NTT

1.364 Warga Mengungsi, Tenda Darurat Jadi Tempat Bertahan Korban Gempa NTT

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang

Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Plafon Berjatuhan, Gedung Berguncang! Turis Belanda Ungkap Momen Mengerikan Saat Gempa NTT

Plafon Berjatuhan, Gedung Berguncang! Turis Belanda Ungkap Momen Mengerikan Saat Gempa NTT

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:07 WIB

Terkini

DPR Dukung Aksi di Bundaran HI: Suara Mahasiswa Harus Dijaga, Asal Tertib

DPR Dukung Aksi di Bundaran HI: Suara Mahasiswa Harus Dijaga, Asal Tertib

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:31 WIB

Menteri Perumahan Dikecam Berlibur ke Karibia Saat Rakyat Sengsara usai Gempa 7,4 SR

Menteri Perumahan Dikecam Berlibur ke Karibia Saat Rakyat Sengsara usai Gempa 7,4 SR

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:29 WIB

4 Korban Hilang, Menhub Ungkap Kondisi Kapal Putri Yasmin Sebelum Terbakar

4 Korban Hilang, Menhub Ungkap Kondisi Kapal Putri Yasmin Sebelum Terbakar

Bali | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:22 WIB

Harga Daging Sapi dan Gula Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Masih Pedas

Harga Daging Sapi dan Gula Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Masih Pedas

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:17 WIB

25 Agustus 2026 Libur Apa? Tanggal Merah Terakhir Sebelum Akhir Tahun

25 Agustus 2026 Libur Apa? Tanggal Merah Terakhir Sebelum Akhir Tahun

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Tak Dapat Kursi Musim Depan, 5 Pembalap MotoGP Ini akan Hijrah ke WorldSBK?

Tak Dapat Kursi Musim Depan, 5 Pembalap MotoGP Ini akan Hijrah ke WorldSBK?

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Mana yang Benar, Cuci Muka saat Mandi atau Terpisah di Wastafel?

Mana yang Benar, Cuci Muka saat Mandi atau Terpisah di Wastafel?

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Pemulihan Listrik Pascagempa Flores Difokuskan ke Wilayah Terpencil

Pemulihan Listrik Pascagempa Flores Difokuskan ke Wilayah Terpencil

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:09 WIB

5 Cara Reapply Tinted Sunscreen di Tengah Hari Tanpa Merusak Makeup

5 Cara Reapply Tinted Sunscreen di Tengah Hari Tanpa Merusak Makeup

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:02 WIB

WFH dan PJJ Jakarta Dikaitkan Antisipasi Demo, Pramono: Arahan Pemerintah Pusat

WFH dan PJJ Jakarta Dikaitkan Antisipasi Demo, Pramono: Arahan Pemerintah Pusat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:00 WIB

×