- BNPB menyatakan aliran listrik di Flores timur dan barat hampir pulih total pascagempa M7,7 NTT.
- Pelaksana Pelayanan Pelanggan mencatat 99,45 persen dari total 564.065 rumah pelanggan sudah kembali dialiri listrik.
- Jaringan telekomunikasi Telkomsel di sebagian besar wilayah terdampak gempa juga telah pulih hampir 100 persen.
Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan aliran listrik di kawasan Flores bagian timur dan barat sudah hampir pulih 100 persen pascagempa bumi M7,7 di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pos Pendamping Nasional (Pospenas) merilis perbaikan infrastruktur listrik dan jaringan komunikasi yang diklaim berjalan optimal. Pada Senin (17/8), Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Flores Bagian Timur dan UP3 Flores Bagian Barat dicatat hampir 100 persen sudah memulihkan jaringan listrik yang berada di wilayah kerja tersebut.
"Trafo GI sudah pulih 100 persen. Sedangkan tiang listrik atau penylang yang terdampak sudah berfungsi 98,3 persen," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan kepada wartawan, Selasa (18/8/2026).
Gardu distribusi yang terdampak akibat gempa mencapai 3.478 unit. Berton menyampaikan bahwa saat ini sudah menyala sekitar 99,45 persen dari total pelanggan di area tersebut, yakni sebanyak 564.065 rumah.
![Gempa Flores M7,7, Sumatra Utara M6,4, dan Parigi Moutong M5,9 terjadi secara beruntun dalam waktu kurang dari 19 jam pada 15 Agustus lalu. Pakar kegempaan memastikan tiga gempa tersebut tidak saling berhubungan. [Antara]](https://media.suara.com/pictures/original/2026/08/17/78796-gempa-flores.jpg)
Distribusi kelistrikan dari UP3 Flores Bagian Timur juga melayani wilayah Kabupaten Sikka dan sekitarnya. Sementara itu, UP3 Flores Bagian Barat mencakup wilayah pelayanan enam kabupaten di daratan Flores bagian barat, yakni Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, dan Ende.
Sementara itu, lanjut Berton, jaringan telekomunikasi yang dikelola provider Telkomsel juga hampir pulih 100 persen di wilayah terdampak gempa.
Wilayah yang jaringan komunikasinya telah pulih lebih dari 90 persen di antaranya Manggarai Barat, Nagekeo, Ngada, Sikka, Ende, dan Manggarai. Hanya di Manggarai Timur pemulihan jaringan komunikasi baru mencapai 76,3 persen, dengan 14 site masih terkendala.
"Melalui perbaikan yang berjalan optimal tersebut, Pospenas mengharapkan aktivitas masyarakat dapat segera bangkit dan pulih kembali pascabencana. Langkah tesebut sejalan dengan perbaikan infrastruktur lain, seperti akses jalan. Pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak juga dilakukan oleh pos komando yang didukung Pospenas," pungkasnya.