Libatkan Anak Difabel, SBY Art Community Suarakan Pesan Perdamaian Lewat Seni Lukis

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:59 WIB
Libatkan Anak Difabel, SBY Art Community Suarakan Pesan Perdamaian Lewat Seni Lukis
Lewat pameran bertajuk 'Art for Peace and a Better Future', pesan perdamaian digaungkan melalui kolaborasi tanpa batas. (Suara.com/Agustin Dwi Anggraini)
baca 10 detik
  • Komunitas SBY menggelar pameran seni kolaboratif untuk memperingati HUT RI dan Hari Jadi Jakarta.
  • Acara ini menampilkan 152 karya dari 48 seniman lintas daerah serta anak-anak berkebutuhan khusus.
  • Pameran bertujuan menyampaikan pesan perdamaian dan kemanusiaan di tengah dinamika situasi global saat ini.

Suara.com - Seni terbukti mampu melampaui sekat perbedaan. Lewat pameran bertajuk 'Art for Peace and a Better Future', pesan perdamaian digaungkan melalui kolaborasi tanpa batas.

Tak hanya menjadi kado spesial untuk HUT ke-81 RI dan Hari Jadi Jakarta, ajang ini menjadi ruang inklusif yang mempertemukan maestro lintas daerah dengan talenta luar biasa dari anak-anak berkebutuhan khusus."

Wakil Koordinator Seniman, Akbar Lingga Pramana, mengatakan tema tersebut kembali diangkat karena dinilai masih relevan dengan kondisi global saat ini.

Menurutnya, persoalan sosial dan budaya yang berkembang membuat pesan mengenai perdamaian perlu terus disuarakan melalui seni.

“Tema ini masih merupakan tema tahun lalu yang kami angkat kembali. Menurut SBY Community, tema ini masih relevan dengan situasi global, sosial, dan budaya saat ini,” ujar Akbar.

Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya yang berbentuk pameran tunggal, tahun ini pameran dikembangkan melalui kolaborasi.

Sebanyak 152 karya dari 27 pelukis komunitas SBY serta 21 seniman dari cabang di berbagai daerah seperti Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta turut ditampilkan.

Keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa komunitas seni ini terbuka bagi seniman dari berbagai latar belakang.

Salah satu karya yang menjadi perhatian adalah lukisan berukuran besar berjudul "Law of the Jungle". Karya tersebut menggambarkan pertemuan berbagai karakter dan latar belakang dalam satu ruang kolaborasi, sekaligus menjadi refleksi terhadap persoalan lingkungan dan dampak globalisasi.

baca juga

“Law of the Jungle ini menjadi perhatian kami terhadap kondisi lingkungan dan globalisasi. Lewat karya ini, kami ingin menunjukkan bahwa keberagaman karakter dan latar belakang dapat bertemu dalam sebuah kolaborasi,” kata Akbar.

Tak hanya menghadirkan seniman dari berbagai daerah, pameran ini juga membuka ruang ekspresi bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Keterlibatan mereka menjadi bagian dari pesan bahwa seni dapat menjadi ruang yang setara tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi seseorang.

Lewat pameran bertajuk 'Art for Peace and a Better Future', pesan perdamaian digaungkan melalui kolaborasi tanpa batas. (Suara.com/Agustin Dwi Anggraini)
Lewat pameran bertajuk 'Art for Peace and a Better Future', pesan perdamaian digaungkan melalui kolaborasi tanpa batas. (Suara.com/Agustin Dwi Anggraini)

“Masalah ruang ekspresi anak-anak berkebutuhan khusus ini penting. Ruang ekspresi tidak melihat kasta, tetapi berbicara tentang kemanusiaan dan persamaan,” ujar Akbar.

Sementara itu, Ediwan Prabowo selaku ketua kordinator "SBY ART COMMUNITY" mengatakan penyelenggaraan pameran tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pesan perdamaian di tengah situasi global.

Tema tersebut, kata dia, sejalan dengan visi yang ingin ditekankan melalui kegiatan seni dan budaya.

“Penyelenggaraan pameran ini untuk memeriahkan HUT RI serta Hari Jadi Kota Jakarta. Ini merupakan pameran pertama kita dan menjadi bagian dari visi yang menekankan perdamaian, melihat situasi global, dengan harapan ke depan akan menjadi lebih baik,” ujar Ediwan.

Melalui pertemuan seniman lintas daerah dan keterlibatan anak-anak berkebutuhan khusus, pameran ini tidak hanya menjadi ruang untuk memamerkan karya.

Seni ditempatkan sebagai medium untuk mempertemukan perbedaan, membangun kepedulian terhadap kemanusiaan, serta menanamkan gagasan bahwa perdamaian dapat tumbuh dari ruang-ruang sederhana seperti komunitas dan kolaborasi.

Reporter : Agustin Dwi Anggraini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dudung Sebut Kericuhan di Aceh Cuma Ulah Oknum: Rakyat Aceh Itu NKRI

Dudung Sebut Kericuhan di Aceh Cuma Ulah Oknum: Rakyat Aceh Itu NKRI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Review Don't Say Good Luck: Menyingkap Batas Seni dalam Menghadapi Kepiluan

Review Don't Say Good Luck: Menyingkap Batas Seni dalam Menghadapi Kepiluan

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup

Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terkini

Review 'dejavu' Olivia Rodrigo: Sindiran Telak Buat Mantan yang Minim Ide

Review 'dejavu' Olivia Rodrigo: Sindiran Telak Buat Mantan yang Minim Ide

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Bermodal Pengalaman Parlemen dan Partai, Ini Janji Bamsoet Usai Dilantik Jadi Wantimpres

Bermodal Pengalaman Parlemen dan Partai, Ini Janji Bamsoet Usai Dilantik Jadi Wantimpres

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:28 WIB

Dilema Segelas Latte: Apakah Hidup Sehat Berarti Harus Mengorbankan Kebahagiaan Kecil?

Dilema Segelas Latte: Apakah Hidup Sehat Berarti Harus Mengorbankan Kebahagiaan Kecil?

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Harga HP Infinix Terbaru Oktober 2026: Pilihan Lengkap dari Entry-Level hingga Flagship

Harga HP Infinix Terbaru Oktober 2026: Pilihan Lengkap dari Entry-Level hingga Flagship

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Jadwal MotoGP Jepang 2026: Apakah Ducati Siap Hadapi Ancaman Aprilia?

Jadwal MotoGP Jepang 2026: Apakah Ducati Siap Hadapi Ancaman Aprilia?

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:11 WIB

Kobarkan Semangat Merah Putih, BRI Dukung Perjuangan Atlet Indonesia di Asian Games 2026

Kobarkan Semangat Merah Putih, BRI Dukung Perjuangan Atlet Indonesia di Asian Games 2026

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:11 WIB

BRI Dukung Kontingen Indonesia di Asian Games AichiNagoya 2026, Kobarkan Semangat Merah Putih

BRI Dukung Kontingen Indonesia di Asian Games AichiNagoya 2026, Kobarkan Semangat Merah Putih

Jogja | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Urutan Zodiak Paling Romantis dan Jago Memberikan Kejutan Manis

Urutan Zodiak Paling Romantis dan Jago Memberikan Kejutan Manis

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Perputaran Ekonomi hingga UMKM Lokal

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Perputaran Ekonomi hingga UMKM Lokal

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:04 WIB

Rombakan Besar di Tubuh Polri: Kapolri Suyudi Rotasi Kabareskrim, Kabarhakam, hingga Kadensus 88

Rombakan Besar di Tubuh Polri: Kapolri Suyudi Rotasi Kabareskrim, Kabarhakam, hingga Kadensus 88

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:00 WIB

×