Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 70 Orang, 14 Ribu Warga Manggarai Timur Pilih Mengungsi Mandiri

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:08 WIB
Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 70 Orang, 14 Ribu Warga Manggarai Timur Pilih Mengungsi Mandiri
Sejumlah pasien terdampak gempa dievakuasi di halaman RS Siloam Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu (15/8/2026), setelah daerah itu dilanda gempa dahsyat. [ANTARA FOTO/Gecio Viana]
baca 10 detik
  • Gempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur menewaskan 70 orang dan melukai 132 warga per Selasa.
  • BNPB mencatat sebanyak 40.040 jiwa mengungsi akibat dampak psikologis, termasuk 14 ribu warga Manggarai Timur mandiri.
  • Total 11.925 rumah mengalami kerusakan, dengan wilayah terdampak terparah berada di Nagekeo, Manggarai Barat, serta Ngada.

Suara.com - Gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menewaskan 70 orang, data per Selasa (18/8).

Di tengah penanganan korban, puluhan ribu warga juga memilih mengungsi, termasuk sekitar 14 ribu warga Manggarai Timur yang mengungsi secara mandiri.

Direktur Operasi Badan SAR Nasional (Basarnas) Laksamana TNI Bramantyo mengatakan hingga hari ketiga penanganan, total korban yang tercatat mencapai 202 orang. Rinciannya, 70 orang meninggal dunia dan 132 lainnya mengalami luka-luka.

"Sampai dengan hari ketiga kemarin pukul 23.30 telah kami kumpulkan total korban adalah 202 orang. Kemudian meninggal dunia 70 orang dan luka-luka 132 orang yang kami catat. Kemudian luka berat 40, luka ringan 92," ujar Bramantyo dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Pada hari keempat, Tim SAR lebih banyak melakukan penyisiran di wilayah terdampak.

Menurut Bramantyo, operasi pencarian difokuskan pada penyisiran karena berdasarkan laporan dan masukan warga, tidak ada lagi korban yang tercatat masih dalam pencarian.

Sementara itu, Pejabat Pelaksana Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan menyebut jumlah pengungsi sementara mencapai 40.040 jiwa. Namun, tidak seluruh warga tersebut berada di posko resmi pemerintah.

Warga memasak di posko pengungsian korban gempa bumi NTT di Lapangan Barangkolong, Reo, NTT, Senin (17/8/2026). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/foc]
Warga memasak di posko pengungsian korban gempa bumi NTT di Lapangan Barangkolong, Reo, NTT, Senin (17/8/2026). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/foc]

BNPB mencatat bahwa sebagian warga Manggarai Timur sebanyak 966 orang tercatat mengungsi di posko BPBD, sementara sekitar 14.000 jiwa lainnya memilih mengungsi secara mandiri.

"Data sementara pengungsi saat ini yang kami kumpulkan ada 40.040 jiwa sekali lagi data pengungsi itu sebesar 40.040 jiwa. Ini bukan menggambarkan kerusakan rumah, jadi perlu kita hati-hati untuk menerjemahkannya. Namun ini karena banyaknya dampak psikologis yang dirasakan oleh warga," ujar Berton.

baca juga

Data BNPB menunjukkan pengungsi tersebar di sejumlah kabupaten.

Di Kabupaten Manggarai terdapat 6.487 orang mengungsi, sementara di Manggarai Timur terdapat 966 orang yang berada di posko BPBD dan sekitar 14.000 jiwa mengungsi secara mandiri.

Kemudian di Manggarai Barat terdapat 600 jiwa pengungsi, Nagekeo 6.221 jiwa, Sikka 5.681 jiwa, Ende 3.666 jiwa dan Ngada 1.920 jiwa.

Di sisi lain, BNPB mencatat total 11.925 rumah mengalami kerusakan akibat gempa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.516 unit rumah mengalami rusak berat, 1.916 unit rusak sedang dan 4.493 unit rusak ringan. Wilayah dengan jumlah kerusakan rumah tertinggi berada di Kabupaten Nagekeo, Manggarai Barat dan Ngada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Istana: Masih Bisa Kita Tangani

Soal Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Istana: Masih Bisa Kita Tangani

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:02 WIB

Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan

Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Respons BEM UI Soal Status Bencana Nasional di NTT, Pimpinan DPR: Yang Penting Penanganannya

Respons BEM UI Soal Status Bencana Nasional di NTT, Pimpinan DPR: Yang Penting Penanganannya

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:22 WIB

Sejumlah Destinasi Wisata Flores Ditutup Sementara Pascagempa M7,7

Sejumlah Destinasi Wisata Flores Ditutup Sementara Pascagempa M7,7

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:11 WIB

Terkini

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

×