- Kantor SAR Mataram mengevakuasi jenazah mengambang di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada hari Selasa sore.
- Korban teridentifikasi sebagai Misbah, seorang buruh bongkar muat berusia enam puluh tahun asal Gunungsari.
- Hasil identifikasi memastikan jenazah tersebut bukan merupakan korban kebakaran kapal KMP Putri Yasmin di Selat Lombok.
Suara.com - Kantor SAR Mataram memastikan jenazah yang ditemukan mengambang di sekitar Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), bukan korban kebakaran KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok.
Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan jenazah tersebut ditemukan setelah Posko SAR di Pelabuhan Lembar menerima laporan pada Selasa sore.
"Betul, tadi sore tim kami langsung bergerak cepat usai menerima laporan penemuan jenazah di sekitar Pelabuhan Lembar," ujarnya di Mataram, Selasa.
Saat itu, tim SAR Mataram tengah bersiaga dalam Operasi SAR untuk penanganan kapal terbakar di Selat Lombok. Setelah menerima laporan, personel langsung dikerahkan menuju lokasi penemuan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB).
![Kapal Motor Penumpang (KMP) Putri Yasmin terbakar di perairan Selat Lombok, kawasan Sekotong, Rabu (12/8/2026) pagi. [Ist]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/12/50026-kmp-putri-yasmin-terbakar-di-perairan-sekotong.jpg)
Tim kemudian mengevakuasi jenazah dan membawanya ke Dermaga Pelabuhan Lembar. Selanjutnya, jenazah dibawa menggunakan ambulans Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Lembar menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB untuk penanganan lebih lanjut.
"Berdasarkan hasil identifikasi, jenazah tersebut dipastikan bukan merupakan korban dari insiden kebakaran KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok," tegas Hariyadi.
Identitas Korban Terungkap
Berdasarkan hasil identifikasi pihak berwenang, jenazah diketahui bernama Misbah, 60 tahun. Ia merupakan laki-laki yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Lembar.
Misbah diketahui berasal dari Dusun Cenguk, Desa Sesela, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat.
"Setelah proses evakuasi selesai dan dilakukan identifikasi oleh pihak berwenang, identitas korban berhasil dikenali atas nama bapak Misbah, seorang buruh bongkar muat di pelabuhan," katanya.
Dengan teridentifikasinya Misbah, Kantor SAR Mataram menegaskan temuan jenazah tersebut tidak berkaitan dengan insiden kebakaran KMP Putri Yasmin yang saat ini masih dalam penanganan operasi SAR.