Diduga Rugikan Negara Rp38 M Kasus Batu Bara, Manajer PT PPA dan Petinggi PT BAS Sidang Perdana

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:43 WIB
Diduga Rugikan Negara Rp38 M Kasus Batu Bara, Manajer PT PPA dan Petinggi PT BAS Sidang Perdana
Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. ANTARA/Livia Kristianti
baca 10 detik
  • Tiga terdakwa kasus korupsi proyek batu bara PT PPA jalani sidang perdana di PN Jakarta Pusat pada 19 Agustus 2026.
  • Kasus ini melibatkan manajer PT PPA serta dua petinggi PT BAS yang diduga memicu kerugian negara senilai Rp38 miliar.
  • Pencairan dana menyalahi aturan karena tanpa uji tuntas dan jaminan, serta diduga melibatkan manipulasi dokumen perbankan.

Suara.com - Kasus dugaan korupsi fasilitas pembiayaan proyek pengadaan batu bara oleh PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) periode 2018–2020 memasuki babak baru.

Tiga terdakwa dijadwalkan menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2026).

Ketiga sosok yang akan duduk di kursi pesakitan tersebut adalah Imanuel Tarigan (Manajer Investasi PT PPA), serta dua petinggi PT Bintang Abadi Sampurna (BAS), yakni Firman Saputra Nugraha (Kepala Divisi Operasional) dan Faizal (Direktur).

Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), persidangan dengan agenda pembacaan surat dakwaan ini akan digelar mulai pukul 09.00 WIB di Ruang Muhammad Hatta Ali.

Perkara ini akan diadili oleh ketua majelis hakim Brelly Yuniar Dien Wardi Haskori, didampingi hakim anggota Edward Agus dan Hiashinta Fransiska Manalu.

Dalam kasus ini, jaksa mendakwa ketiganya telah memicu kerugian negara sebesar Rp38 miliar.

Skandal ini bermula dari pemberian fasilitas pembiayaan tagihan (invoice financing) oleh PT PPA kepada PT BAS untuk proyek pengadaan batu bara bagi PT PLN Batubara Niaga.

Awalnya, PT PPA memberikan komitmen plafon sebesar Rp50 miliar. Namun pada praktiknya, dana yang mengalir justru membengkak hingga Rp67,31 miliar melalui delapan tahap pencairan.

Jaksa mencium sederet kejanggalan dalam proses tersebut. Mulai dari absennya uji tuntas (due diligence) dan analisis risiko, pengabaian verifikasi dokumen tagihan, hingga ditiadakannya jaminan tunai (cash collateral).

baca juga

Bahkan, muncul dugaan manipulasi rekening koran yang dijadikan dasar pencairan dana negara tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menguasai Rumus Luas dan Keliling Belah Ketupat: Lengkap dengan Unsur dan Contoh Soal

Menguasai Rumus Luas dan Keliling Belah Ketupat: Lengkap dengan Unsur dan Contoh Soal

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:28 WIB

Sistem Kelistrikan Flores Diklaim Pulih Total Usai Gempa M7,7

Sistem Kelistrikan Flores Diklaim Pulih Total Usai Gempa M7,7

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:22 WIB

Tak Banyak yang Tahu, Pramono Anung Ternyata Punya Peran Khusus di Antara Megawati dan SBY

Tak Banyak yang Tahu, Pramono Anung Ternyata Punya Peran Khusus di Antara Megawati dan SBY

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:18 WIB

Pertamina NRE dan CRecTech akan Bangun Pabrik Percontohan Bio-Metanol di Sumut

Pertamina NRE dan CRecTech akan Bangun Pabrik Percontohan Bio-Metanol di Sumut

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Terkini

Siap Tutup Majelis Dzikirnya, MUI Bekasi Bakal Bina Abah Setu: Jangan Benci Orangnya

Siap Tutup Majelis Dzikirnya, MUI Bekasi Bakal Bina Abah Setu: Jangan Benci Orangnya

News | Jum'at, 11 September 2026 | 11:09 WIB

Wajan Stainless Steel yang Bagus Merk Apa? Ini Tips Memilih dan Rekomendasinya

Wajan Stainless Steel yang Bagus Merk Apa? Ini Tips Memilih dan Rekomendasinya

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 11:08 WIB

New Balance 530 Sepatu Lari atau Fashion? Ini Penjelasannya

New Balance 530 Sepatu Lari atau Fashion? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 11:06 WIB

Cetak 6 Gol 1 Pertandingan, Thierry Henry Bongkar Kengerian PSG yang Bikin Lawan Tak Berkutik

Cetak 6 Gol 1 Pertandingan, Thierry Henry Bongkar Kengerian PSG yang Bikin Lawan Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 11:05 WIB

Sarapan Sebaiknya Makanan Manis atau Gurih? Ini Pilihan yang Lebih Baik

Sarapan Sebaiknya Makanan Manis atau Gurih? Ini Pilihan yang Lebih Baik

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 11:04 WIB

Pasar Mobil Bensin China Merosot 40 Persen pada Agustus 2026

Pasar Mobil Bensin China Merosot 40 Persen pada Agustus 2026

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 11:01 WIB

Erupsi Anak Krakatau Berdampak Terhadap Konektivitas dan Distribusi di Aceh

Erupsi Anak Krakatau Berdampak Terhadap Konektivitas dan Distribusi di Aceh

Sumut | Jum'at, 11 September 2026 | 11:00 WIB

Sekolah Ditutup karena Kabut Asap, Pekerja Malaysia Protes: Kami Bernapas Pakai Insang?

Sekolah Ditutup karena Kabut Asap, Pekerja Malaysia Protes: Kami Bernapas Pakai Insang?

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:55 WIB

Tragedi Serangan 9/11 WTC Jadi Sajian Teori Konspirasi di Kalangan Gen Z, Bagaimana Bisa?

Tragedi Serangan 9/11 WTC Jadi Sajian Teori Konspirasi di Kalangan Gen Z, Bagaimana Bisa?

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:52 WIB

4 Airy Sunscreen Lokal yang Ringan seperti Udara untuk Kulit Gampang Berkeringat

4 Airy Sunscreen Lokal yang Ringan seperti Udara untuk Kulit Gampang Berkeringat

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 10:51 WIB

×