Dosa Baru Israel, Wanita Palestina Pengidap Kanker Payudara Bertaruh Nyawa Gara-gara Ini

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:06 WIB
Dosa Baru Israel, Wanita Palestina Pengidap Kanker Payudara Bertaruh Nyawa Gara-gara Ini
Blokade total wilayah Jalur Gaza melumpuhkan sistem kesehatan dan memicu krisis mematikan bagi penderita kanker payudara. (Al Jazeera)
baca 10 detik
  • Pengepungan militer memicu krisis layanan diagnosis dan pengobatan kanker payudara bagi wanita Gaza.

  • Kerusakan alat mamografi dan kelangkaan obat menaikkan kasus kanker stadium lanjut sebesar 40 persen.

  • Penundaan izin berobat ke luar Gaza menyebabkan kematian pasien akibat memburuknya kondisi kesehatan.

Suara.com - Blokade total wilayah Jalur Gaza melumpuhkan sistem kesehatan dan memicu krisis mematikan bagi penderita kanker payudara. Ketiadaan pasokan obat-obatan serta kerusakan perangkat medis utama memaksa para wanita bertaruh nyawa dalam antrean pemeriksaan.

Kondisi perang mengubah pola prioritas hidup warga sipil sehingga pemeriksaan dini kanker payudara kerap terabaikan. Beban harian mengurus keluarga di tengah gempuran konflik membuat banyak pasien terlambat menyambangi fasilitas medis.

Beban ganda perempuan Gaza antara bertahan hidup dan melawan penyakit memperparah keterlambatan penanganan medis di tingkat awal. Keterbatasan akses pendeteksian dini mengubah kanker stadium awal menjadi kondisi darurat yang mengancam jiwa.

Seorang anak laki-laki Palestina duduk ketika orang-orang memeriksa kehancuran menyusul serangan tentara Israel di sekitar tenda-tenda pengungsi di dalam tembok Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al-Balah, di Jalur Gaza, Palestina, Senin (14/10/2024). [Eyad BABA / AFP]
Seorang anak laki-laki Palestina duduk ketika orang-orang memeriksa kehancuran menyusul serangan tentara Israel di sekitar tenda-tenda pengungsi di dalam tembok Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al-Balah, di Jalur Gaza, Palestina, Senin (14/10/2024). [Eyad BABA / AFP]

Esad Darwish, 42 tahun, memegang erat berkas medisnya saat mengantre di Rumah Sakit Medis Yafa untuk bertemu dokter.

Ia melirik ke pintu dokter ketika koridor semakin dipenuhi lebih banyak pasien dan pendamping mereka, menunggu dengan sabar hingga namanya dipanggil.

Pengalaman Esad dengan kanker payudara dimulai pada awal Juli ketika ia menyadari tanda-tanda penyakit tersebut. Gangguan masif pada layanan kesehatan yang disebabkan oleh pembantaian berkelanjutan oleh Israel di Gaza, serta tuntutan rumah tangganya di Deir el-Balah, membuat Esad menunda menemui dokter.

“Saya merasa ada sesuatu yang tidak normal, tetapi mesin mamografi tidak tersedia,” katanya kepada Al Jazeera.

“Setiap hari saya berkata pada diri sendiri bahwa saya akan pergi besok, tetapi tanggung jawab saya di rumah, mulai dari memasak dan mencuci hingga merawat keluarga, terus menyita waktu saya.”

Mengapa Alat Mamografi Di Gaza Sering Rusak?

baca juga

Sejak didiagnosis mengidap kanker payudara, Esad mengisi hari-harinya dengan janji temu medis, pemeriksaan, dan penantian panjang untuk mendapatkan pengobatan dalam sistem layanan kesehatan yang runtuh akibat tekanan perang Israel di Gaza.

Ia memiliki lebih banyak pertanyaan daripada jawaban dan menghadapi penantian panjang yang menyiksa untuk mendapatkan hasil dari setiap pemeriksaan.

Sejak pengepungan di Gaza diperketat setelah perang dimulai pada Oktober 2023, terjadi kelangkaan obat-obatan, peralatan medis, dan layanan diagnosis spesialis.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan ada sekitar 10.000 kasus kanker di Gaza, dengan lebih dari 2.000 kasus baru didiagnosis setiap tahunnya.

Kanker payudara tetap menjadi salah satu jenis kanker paling umum di kalangan wanita. Hasil akhir dari penyakit ini sangat bergantung pada diagnosis dini dan akses tepat waktu ke perawatan yang tepat, tetapi hal-hal tersebut sulit ditemukan di zona perang.

Mesin mamografi di Rumah Sakit Medis Yafa di Deir el-Balah sering kali “tidak berfungsi”, dan suku cadangnya sulit ditemukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Negara Kecam Israel Tolak Peta Jalan Perdamaian Gaza

8 Negara Kecam Israel Tolak Peta Jalan Perdamaian Gaza

Video | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Israel Tolak Peta Jalan Damai AS Hingga Picu Kemarahan 8 Negara, Termasuk Indonesia

Israel Tolak Peta Jalan Damai AS Hingga Picu Kemarahan 8 Negara, Termasuk Indonesia

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Nasib Anak Autisme di Gaza, Suara Ledakan Bom Perparah Sistem Pertahanan Saraf

Nasib Anak Autisme di Gaza, Suara Ledakan Bom Perparah Sistem Pertahanan Saraf

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:40 WIB

Terkini

Kamar Mandi Atas Loyo? Ini Cara Mengatasi Tekanan Air Shower Kecil di Lantai Dua Rumah

Kamar Mandi Atas Loyo? Ini Cara Mengatasi Tekanan Air Shower Kecil di Lantai Dua Rumah

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Ekonomi Jateng Tumbuh 5,8 Persen, Kemiskinan Masih 9,21 Persen, Ahmad Luthfi Akui Masih Banyak PR

Ekonomi Jateng Tumbuh 5,8 Persen, Kemiskinan Masih 9,21 Persen, Ahmad Luthfi Akui Masih Banyak PR

Jawa Tengah | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Butuh Dana Cepat? BRI Beri Bunga Spesial Mulai Lewat Program Merdeka Finansial

Butuh Dana Cepat? BRI Beri Bunga Spesial Mulai Lewat Program Merdeka Finansial

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Mau Tambah Daya Listrik Rumah? PLN Beri Diskon 50% Spesial Kemerdekaan, Cuma Sampai Tanggal Ini

Mau Tambah Daya Listrik Rumah? PLN Beri Diskon 50% Spesial Kemerdekaan, Cuma Sampai Tanggal Ini

Sulsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:07 WIB

Sindrom Defisit Rumah: Saat Sate Paling Enak Pun Kalah oleh Telur Dadar Buatan Ibu

Sindrom Defisit Rumah: Saat Sate Paling Enak Pun Kalah oleh Telur Dadar Buatan Ibu

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:07 WIB

Dosa Baru Israel, Wanita Palestina Pengidap Kanker Payudara Bertaruh Nyawa Gara-gara Ini

Dosa Baru Israel, Wanita Palestina Pengidap Kanker Payudara Bertaruh Nyawa Gara-gara Ini

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:06 WIB

Respons Cepat Gempa NTT, Pegadaian Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Melalui Program Pegadaian Peduli

Respons Cepat Gempa NTT, Pegadaian Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Melalui Program Pegadaian Peduli

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:05 WIB

Gantikan Hetifah Sjaifudian, DPR Resmi Tetapkan Agung Widyantoro jadi Ketua Komisi X

Gantikan Hetifah Sjaifudian, DPR Resmi Tetapkan Agung Widyantoro jadi Ketua Komisi X

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:05 WIB

Sifat Segitiga Sama Sisi: Ciri-Ciri, Rumus, dan Contoh Soal

Sifat Segitiga Sama Sisi: Ciri-Ciri, Rumus, dan Contoh Soal

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:05 WIB

Polri Tegaskan Status Tersangka Febrie Adriansyah Sah, Punya 2 Alat Bukti dan Keterangan Ahli

Polri Tegaskan Status Tersangka Febrie Adriansyah Sah, Punya 2 Alat Bukti dan Keterangan Ahli

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:02 WIB

×