Skandal Rasisme Media Inggris, Kemarahan Rakyat di Balik Kematian Profesor Cambridge

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:51 WIB
Skandal Rasisme Media Inggris, Kemarahan Rakyat di Balik Kematian Profesor Cambridge
Puluhan ribu warga London memadati Trafalgar Square menuntut pertanggungjawaban media atas kematian Profesor Jason Arday. (Al Jazeera)
baca 10 detik
  • Ribuan warga London menggelar aksi duka atas meninggalnya Profesor Cambridge Jason Arday.

  • Publik dan tokoh mengkritik keras kecenderungan rasisme pemberitaan media yang menekan mental korban.

  • Petisi berisi tuntutan penyelidikan etika media kini telah mengumpulkan puluhan ribu dukungan.

Data dari lembaga analisis media NewsCord mencatat ada 249 artikel yang menguliti Arday dalam kurun waktu 22 hari sebelum kematiannya. Sebanyak 188 artikel di antaranya tayang bertubi-tubi hanya dalam jangka sembilan hari pascamundurnya Arday.

Suasana di lokasi peringatan dipenuhi rasa ketidakpercayaan dan kekecewaan mendalam terhadap profesi jurnalistik. Para penyelenggara bahkan meminta massa untuk menolak wawancara dengan wartawan yang hadir di lokasi.

Patricia Cohen, seorang peserta aksi yang membawa bunga mawar kuning, mengaku sengaja berhenti membaca berita kasus ini sejak lama.

"Saya tahu berita-berita itu hanya menghujat dan tidak adil," katanya.

"Jika dia memang melakukan kesalahan, itu tidak membenarkan pelecehan, siksaan yang dia dapatkan."

Patricia mempertanyakan pertanggungjawaban hukum bagi insan pers yang terlibat dalam perundungan tersebut.

"Apakah kita akan mulai menghukum para jurnalis? Apakah mereka akan dipantau dengan lebih baik? Karena cara mereka mengejar orang, terutama orang kulit berwarna – sangat sulit untuk digambarkan."

Siapa Saja Tokoh yang Hadir Memberikan Penghormatan?

Liz Combe, peserta aksi lainnya, merasa terikat secara emosional dengan nasib tragis yang dialami Arday.

baca juga

"Saya di sini karena Jason bisa saja menjadi anak saya," katanya.

"Dia berada di puncak masa mudanya, melakukan sesuatu untuk komunitas Kulit Hitam, hadir untuk kami dalam kehebatannya, lalu dijatuhkan begitu saja, hanya karena rasisme."

Sederet tokoh berpengaruh kulit hitam di Inggris turut hadir menyuarakan duka cita, termasuk politisi senior Diane Abbott dan Dawn Butler. Tampak pula sutradara Misan Harriman serta penyanyi ternama Beverley Knight di tengah kerumunan.

Diane Abbott mengungkapkan bahwa dirinya sempat bertemu dengan Arday sepekan sebelum insiden naas tersebut terjadi.

"Dia selalu menjadi pria yang menyenangkan, baik hati, dan brilian", katanya.

"Tetapi kampanye jahat terhadapnya mulai memengaruhinya".

Abbott menegaskan keyakinannya terkait pemicu utama di balik kepergian sang profesor.

"Kampanye media yang jahat telah mendorongnya menuju kematiannya."

Dawn Butler mengutarakan permohonan maaf terbuka karena merasa gagal melindungi sosok ilmuwan berbakat tersebut.

"Kami mengecewakannya, dan saya minta maaf kepada keluarganya; kami tidak bisa melindunginya," katanya.

"Ini bukan pertarungan Kulit Hitam melawan Kulit Putih; ini adalah pertarungan antara kebaikan dan kejahatan, antara rasis dan antirasis."

Beverley Knight menyaksikan langsung bagaimana narasi media perlahan meruntuhkan kehidupan Arday.

"Kami melihatnya terungkap di depan mata kami – kehancuran seorang pria brilian, demi olahraga, dipicu oleh rasa cemburu dan dibakar oleh kebencian," katanya sambil menatap kerumunan yang diperkirakan penyelenggara mencapai 30.000 orang.

"Saat saya melihat sekeliling sekarang, saya melihat lautan persatuan, kebersamaan, dan solidaritas."

Jauh sebelum tragedi ini terjadi, Simon Baron-Cohen dari Autism Research Centre Cambridge sudah menyuarakan kekhawatiran atas kondisi mental Arday. Ia mengingatkan bahaya kerentanan psikologis serta tingginya risiko bunuh diri pada individu autis yang mengalami perundungan secara intensif.

Pihak keluarga Arday memilih tidak hadir secara langsung dalam aksi peringatan publik tersebut.

Pernyataan resmi keluarga dibacakan oleh anggota parlemen Bell Ribeiro-Addy di hadapan puluhan ribu massa.

"Beberapa hari terakhir ini merupakan waktu yang sangat menyakitkan," kata keluarga tersebut sambil berterima kasih atas kebaikan, kemurahan hati, dan solidaritas yang ditunjukkan publik.

Keluarga mengenang Arday sebagai sosok yang penuh pengabdian dan selalu membimbing sesama melalui karya-karyanya.

"Kekejaman publik yang dialami Jason terlalu berat untuk ditanggung oleh pria mana pun."

Pernyataan tersebut ditutup dengan pesan mendalam yang pernah disampaikan oleh Arday semasa hidupnya.

"Setiap kehidupan manusia memiliki tujuan. Bayangkan apa yang mungkin terjadi jika kita semua bersatu dalam tujuan mulia untuk menghargai semua manusia secara setara. Maka mungkin, hanya mungkin, segala jenis hal besar menjadi mungkin."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FIFA Turun Tangan Selidiki Dugaan Rasisme Terhadap YouTuber IShowSpeed

FIFA Turun Tangan Selidiki Dugaan Rasisme Terhadap YouTuber IShowSpeed

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:16 WIB

Kylian Mbappe Kecam Komentar Rasis Senator Paraguay usai Laga Piala Dunia

Kylian Mbappe Kecam Komentar Rasis Senator Paraguay usai Laga Piala Dunia

Your Say | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:56 WIB

Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe

Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:05 WIB

Terkini

Dua Pelajar Terseret Ombak di Pantai Istiqomah, Satu Selamat, Satu Masih Dicari

Dua Pelajar Terseret Ombak di Pantai Istiqomah, Satu Selamat, Satu Masih Dicari

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Berniat Bongkar Dinding, Kakek 69 Tahun di Magetan Tewas Tertimpa Tembok Rumah Tua

Berniat Bongkar Dinding, Kakek 69 Tahun di Magetan Tewas Tertimpa Tembok Rumah Tua

Jatim | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:24 WIB

Bangun Kedaulatan Warga, Lingkar Keadilan Ruang Gagas Riset Konsumsi

Bangun Kedaulatan Warga, Lingkar Keadilan Ruang Gagas Riset Konsumsi

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Menolak Promosi Demi Hidup Tenang: Mengenal Tren Career Minimalism di Dunia Kerja

Menolak Promosi Demi Hidup Tenang: Mengenal Tren Career Minimalism di Dunia Kerja

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Bawa 10,63 Gram Sabu dari Pontianak, Dua Kurir Ditangkap di Pelabuhan Tanjung Emas

Bawa 10,63 Gram Sabu dari Pontianak, Dua Kurir Ditangkap di Pelabuhan Tanjung Emas

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:16 WIB

Profil Dadang Hartanto, Eks Kapolda Maluku dan Profesor Administrasi yang Kini Pimpin Polda Metro

Profil Dadang Hartanto, Eks Kapolda Maluku dan Profesor Administrasi yang Kini Pimpin Polda Metro

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:03 WIB

AC LG Kini Bisa Atur Suhu Sendiri, AI Bantu Hemat Listrik dan Jaga Kenyamanan

AC LG Kini Bisa Atur Suhu Sendiri, AI Bantu Hemat Listrik dan Jaga Kenyamanan

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:58 WIB

Tembus Pasar Paman Sam: Motor Buatan Jakarta Ini Siap Diekspor ke Amerika Serikat

Tembus Pasar Paman Sam: Motor Buatan Jakarta Ini Siap Diekspor ke Amerika Serikat

Otomotif | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Kerja Outdoor? 5 Face Wash Pria Bikin Muka Bersih dan Segar Seharian!

Kerja Outdoor? 5 Face Wash Pria Bikin Muka Bersih dan Segar Seharian!

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Petaka Aksi Standing Motor di Pringsewu: Honda Supra Hantam Pajero, 2 Pemuda Tewas Terpental

Petaka Aksi Standing Motor di Pringsewu: Honda Supra Hantam Pajero, 2 Pemuda Tewas Terpental

Lampung | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:49 WIB

×