Bukan Modifikasi Cuaca, BMKG Jelaskan Penyebab Hujan yang Guyur Jakarta Hari Ini

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:00 WIB
Bukan Modifikasi Cuaca, BMKG Jelaskan Penyebab Hujan yang Guyur Jakarta Hari Ini
Ilustrasi saat Jakarta diguyur hujan. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Jakarta diguyur hujan pada Rabu siang akibat pertemuan massa udara dan sirkulasi siklonik BMKG.
  • BMKG menyatakan hujan tersebut murni fenomena alam, berbeda dari klaim Gubernur Pramono Anung tentang modifikasi cuaca.
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut hujan pada 19 Agustus tersebut berasal dari Operasi Modifikasi Cuaca.

Suara.com - Jakarta diguyur hujan pada Rabu (19/8/2026) siang tadi, di tengah cuaca kering yang melanda semenjak musim kemarau datang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, fenomena hari ini memang murni dipicu faktor alam.

"Setahu kami, hujan alami," ujar Sekretaris Utama BMKG, Guswanto saat dikonfirmasi Suara.com melalui pesan singkat.

Lebih lanjut, Guswanto menjelaskan bahwa hujan dipicu pertemuan massa udara basah dari Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

Kondisi itu diperparah oleh adanya sirkulasi siklonik di selatan Jawa yang turut memperkuat pertumbuhan awan hujan di kawasan Jabodetabek.

Selain itu, BMKG turut menyoroti keberadaan bibit siklon tropis 95W di Laut Filipina barat yang menginduksi daerah konvergensi, meski peluangnya berkembang menjadi siklon penuh dinilai masih rendah.

Tingginya kelembapan udara turut menjadi faktor pendukung, dengan angka mencapai 96 persen di wilayah Jakarta Timur.

BMKG pun sudah mengeluarkan peringatan dini bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan turun di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Tangerang.

Menurut catatan BMKG, hujan mengguyur kawasan tersebut sekitar pukul 12.30 hingga 14.30 WIB.

baca juga

"BMKG memprediksi, puncak intensitas hujan akan berlangsung antara pukul 13.00 hingga 22.00 WIB," kata Guswanto lagi.

Suhu udara pada periode tersebut diperkirakan berkisar antara 25 hingga 32 derajat Celsius, disertai embusan angin timur laut berkecepatan 2 hingga 10 kilometer per jam.

Respons Gubernur

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut hujan hari ini merupakan hasil Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang diinisiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama BPBD DKI hingga BMKG.

Ia menyebut pola hujan yang turun berbeda seperti fenomena alam yang terjadi secara alami.

"Ini kan kelihatan banget, bukan sesuatu hujan yang seperti pada musim hujan. Ini adalah hujan yang memang ada modifikasi cuaca," klaim eks Sekretaris Kabinet itu.

Hujan di Jakarta sendiri terakhir kali turun pada 4 Agustus 2026 lalu, yang oleh BMKG diklaim sebagai fenomena alam murni dan bukan hasil rekayasa ilmiah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Diguyur Hujan Lagi Hari Ini, Pramono Sebut Hasil Modifikasi Cuaca

Jakarta Diguyur Hujan Lagi Hari Ini, Pramono Sebut Hasil Modifikasi Cuaca

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Peringatan Dini Tsunami Flores Keluar Dua Menit, Apakah Cukup?

Peringatan Dini Tsunami Flores Keluar Dua Menit, Apakah Cukup?

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:57 WIB

Gempa Dahsyat NTT, BMKG: Baru Terjadi Lagi Setelah 30 Tahun Silam

Gempa Dahsyat NTT, BMKG: Baru Terjadi Lagi Setelah 30 Tahun Silam

Video | Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Jakarta Hampir 3 Pekan Tak Hujan, Modifikasi Cuaca Terkendala Minim Awan

Jakarta Hampir 3 Pekan Tak Hujan, Modifikasi Cuaca Terkendala Minim Awan

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:31 WIB

Terkini

Bukan Modifikasi Cuaca, BMKG Jelaskan Penyebab Hujan yang Guyur Jakarta Hari Ini

Bukan Modifikasi Cuaca, BMKG Jelaskan Penyebab Hujan yang Guyur Jakarta Hari Ini

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Ulasan Novel Halaman Terakhir, Ketika Kekuasaan Dapat Membungkam Keadilan

Ulasan Novel Halaman Terakhir, Ketika Kekuasaan Dapat Membungkam Keadilan

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan

Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:58 WIB

GMFI Mulai Cari Cuan dari Pesawat Militer

GMFI Mulai Cari Cuan dari Pesawat Militer

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:53 WIB

9 Dosa Daycare Little Aresha Terungkap di Sidang Perdana, Anak Dikurung hingga Dibiarkan Kehausan

9 Dosa Daycare Little Aresha Terungkap di Sidang Perdana, Anak Dikurung hingga Dibiarkan Kehausan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Blunder Anak John Herdman Berujung Kekalahan Bali United, Johnny Jansen Pasang Badan

Blunder Anak John Herdman Berujung Kekalahan Bali United, Johnny Jansen Pasang Badan

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Ha Young Main Drama Apa Saja? Disorot gara-gara Kontroversi Buyut Pro-Jepang

Ha Young Main Drama Apa Saja? Disorot gara-gara Kontroversi Buyut Pro-Jepang

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Harapan dan Capaian di Hari Jadi Ke-81 Jateng

Harapan dan Capaian di Hari Jadi Ke-81 Jateng

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Aroma Rokok Kretek Membekas di Ingatan Maarten Paes Saat Pertama Tiba di Jakarta

Aroma Rokok Kretek Membekas di Ingatan Maarten Paes Saat Pertama Tiba di Jakarta

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:46 WIB

Privilege dalam Pengasuhan: Mengapa Ibu Berduit Dianggap Lebih Siap?

Privilege dalam Pengasuhan: Mengapa Ibu Berduit Dianggap Lebih Siap?

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:45 WIB

×