OPM Klaim Markas Puncak Jaya Digempur Drone Militer Indonesia, Begini Kondisinya

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:37 WIB
OPM Klaim Markas Puncak Jaya Digempur Drone Militer Indonesia, Begini Kondisinya
OPM Klaim Markas Puncak Jaya Diserang Drone Militer Indonesia. (Ist)
baca 10 detik
  • Sebby Sambom melaporkan militer Indonesia menyerang markas TPNPB di Puncak Jaya menggunakan drone bersenjata pada 16 hingga 19 Agustus 2026.
  • Serangan udara tersebut tidak menimbulkan korban jiwa namun hanya merusak halaman, dinding, dan atap markas TPNPB.
  • TPNPB mendesak pemerintah Indonesia menerapkan hukum humaniter internasional dan menarik militer dari pemukiman warga sipil.

Suara.com - Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM), Sebby Sambom, menyampaikan laporan terkait situasi terkini di wilayah Puncak Jaya.

TPNPB OPM mengklaim adanya serangan udara yang menyasar markas mereka.

"Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari Komandan Operasi Umum TPNPB, Mayor Jenderal Lekagak Telenggen dari Markas TPNPB di Puncak Jaya bahwa sejak 16-19 Agustus 2026 aparat militer Indonesia telah melakukan serangan bom yang dijatuhkan dari drone-drone militer Indonesia terhadap Markas TPNPB di Puncak Jaya," ujar Sebby Sambom dalam keterangannya, Kamis (20/8/2026).

Menurut laporannya tersebut, serangan dilakukan secara lintas bukit.

"Belasan serangan drone tersebut dilancarkan dari markas militer Indonesia yang berada di gunung sebelah ke arah markas TPNPB yang berada di gunung sebelah. Namun, serangan drone tersebut hanya menghancurkan halaman, dinding dan atap akibat getaran setelah bom-bom tersebut meledak," lanjutnya.

Lebih lanjut, menurut Sebby, Mayor Jenderal Lekagak Telenggen merinci kronologi serangan yang terjadi selama beberapa hari tersebut.

"Mayor Jenderal Lekagak Telenggen juga melaporkan bahwa serangan bom tersebut awalnya terjadi pada hari Minggu, 16 Agustus 2026 sekitar pukul 06.30 sampai pukul 10.00 menggunakan 10 unit drone lalu melakukan serangan berulang kali namun tak ada korban jiwa dari pihak TPNPB. Serangan tersebut berlanjut hingga Rabu (19/8) kemarin menggunakan 9 unit drone yang dilancarkan sekitar pukul 09.19 hingga siang namun, tidak ada korban jiwa hanya menghancurkan halaman dan sebagian markas hancur karena serpihan bom dan getaran bom akibat meledak di tanah," jelas Sebby.

Atas peristiwa ini, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mengeluarkan sejumlah desakan kepada pemerintah Indonesia, terutama terkait penerapan hukum perang internasional.

OPM Klaim Markas Puncak Jaya Diserang Drone Militer Indonesia. (Ist)
OPM Klaim Markas Puncak Jaya Diserang Drone Militer Indonesia. (Ist)

"Dalam hal tersebut, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menegaskan kepada pemerintah Indonesia agar segera menjalankan hukum humaniter internasional dalam konflik bersenjata di Tanah Papua antara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat dan aparat militer Indonesia sehingga penggunaan alutsista militer selama perang harus berimbang sehingga menghindari jatuhnya korban jiwa dari warga sipil," katanya.

baca juga

Selain itu, pihak TPNPB juga meminta militer Indonesia untuk menjauh dari lokasi pemukiman penduduk guna meminimalisir dampak terhadap masyarakat setempat.

"Dan juga kami mendesak kepada aparat militer Indonesia agar segera keluar dari pemukiman warga sipil atau pos-pos militer Indonesia segera di cabut dari halaman-halamab warga sehingga serangan balasan TPNPB tidak mengorbankan warga sipil," ujarnya.

Sebagai penguat laporan tersebut, Sebby menyatakan bahwa pihaknya telah mengumpulkan bukti-bukti fisik di lapangan.

"Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB juga melampirkan bukti-bukti serpihan bom yang digunakan oleh aparat militer Indonesia selama melancarkan serangan udara sejak 16-19 Agustus 2026 saat menyerang pasukan dan markas TPNPB di Puncak Jaya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keker ke Langit di Tengah Demo Mahasiswa, Sosok Diduga Intel Bawa Drone Jammer Berharga Fantastis

Keker ke Langit di Tengah Demo Mahasiswa, Sosok Diduga Intel Bawa Drone Jammer Berharga Fantastis

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Semarak Perayaan HUT RI ke-81 di Bundaran HI

Semarak Perayaan HUT RI ke-81 di Bundaran HI

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Salju Abadi Puncak Jaya Hampir Punah, Apa yang Terjadi pada Gletser Papua?

Salju Abadi Puncak Jaya Hampir Punah, Apa yang Terjadi pada Gletser Papua?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:05 WIB

2 ABK WNI Selamat dari Serangan Drone di Selat Bab Al-Mandeb Alami Luka-luka

2 ABK WNI Selamat dari Serangan Drone di Selat Bab Al-Mandeb Alami Luka-luka

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:06 WIB

Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di  Selat Bab Al Mandeb

Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:26 WIB

Kiprah Norman Joesoef, Sosok Kunci Kerja Sama Drone Baykar dan Rudal BrahMos dengan Indonesia

Kiprah Norman Joesoef, Sosok Kunci Kerja Sama Drone Baykar dan Rudal BrahMos dengan Indonesia

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Tragedi Tolikara, DPR Desak Pemerintah Jamin Nyawa Warga Sipil di Papua

Tragedi Tolikara, DPR Desak Pemerintah Jamin Nyawa Warga Sipil di Papua

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Terkini

Hari ke-22 Pencarian KM Virgo Transport 8, Dua Jasad Ditemukan di Kalimantan Tengah

Hari ke-22 Pencarian KM Virgo Transport 8, Dua Jasad Ditemukan di Kalimantan Tengah

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Dapur MBG Bertambah di 16 Provinsi, Jumlah Capai Lebih dari 27.000 Unit

Dapur MBG Bertambah di 16 Provinsi, Jumlah Capai Lebih dari 27.000 Unit

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Rekor Milik Gajah Perang, Garuda Punya Modal SUGBK

Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Rekor Milik Gajah Perang, Garuda Punya Modal SUGBK

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Pertamina SMEXPO 2026 Resmi Digelar, Ini Cara UMKM Agar Bisa Ikut Serta

Pertamina SMEXPO 2026 Resmi Digelar, Ini Cara UMKM Agar Bisa Ikut Serta

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Review Digger: Sindiran Pedas Krisis Iklim Lewat Akting Memukau Tom Cruise

Review Digger: Sindiran Pedas Krisis Iklim Lewat Akting Memukau Tom Cruise

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Chanathip Songkrasin Singgung Pemain Timnas Indonesia yang Main di Eropa

Chanathip Songkrasin Singgung Pemain Timnas Indonesia yang Main di Eropa

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Hujan Deras Guyur Sirkuit Sepang, Start GP Bahrain Ditunda

Hujan Deras Guyur Sirkuit Sepang, Start GP Bahrain Ditunda

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Viral Bupati Siak Nangis saat Kunjungi Daerah Terluar, Wapres Gibran Kirim Tim Khusus

Viral Bupati Siak Nangis saat Kunjungi Daerah Terluar, Wapres Gibran Kirim Tim Khusus

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Kerupuk Warna-warni dan Buah Kesabaran Uci

Kerupuk Warna-warni dan Buah Kesabaran Uci

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Sinopsis Tsuma wo Intai Shimasu, Drama Terbaru Asahi Nao dan Shinkawa Yua

Sinopsis Tsuma wo Intai Shimasu, Drama Terbaru Asahi Nao dan Shinkawa Yua

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:45 WIB

×