Disorot Jadi Biang Polusi Jakarta, Banten Siapkan Langkah Tekan Emisi PLTU Suralaya

Muhamad Yasir

Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:43 WIB
Disorot Jadi Biang Polusi Jakarta, Banten Siapkan Langkah Tekan Emisi PLTU Suralaya
Gubernur Banten Andra Soni memberikan keterangan resmi terkait penyebab pencemaran polusi udara dari perusahaan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Suralaya, Kecamatan Pulo Merak, Kota Cilegon, di Tangerang, Jumat (21/8/2026). ANTARA/Azmi Samsul M
baca 10 detik
  • Gubernur Banten Andra Soni merespons sorotan terkait PLTU Suralaya di Cilegon yang mencemari udara Jakarta.
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan PLTU Suralaya berkontribusi pada polusi udara Jakarta sehingga membutuhkan koordinasi pengendalian emisi lintas wilayah.
  • Pemprov Banten menyiapkan strategi transisi ke energi terbarukan serta memperkuat pengawasan.

Suara.com - Gubernur Banten Andra Soni merespons sorotan terhadap aktivitas Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya di Kota Cilegon yang disebut berkontribusi terhadap pencemaran udara di Jakarta.

Andra mengakui keberadaan sejumlah pembangkit listrik di wilayah Banten memang berpotensi menimbulkan dampak terhadap kualitas udara.

Karena itu, Pemprov Banten menyiapkan sejumlah langkah untuk menekan emisi, termasuk mendorong peralihan menuju energi terbarukan.

"Ya, saya pikir ada pencemaran udara, ada beberapa pembangkit di tempat kita, dan ini harus menjadi perhatian kita semuanya," kata Andra di Tangerang, Jumat (21/8/2026).

Menurut Andra, transisi energi menjadi salah satu langkah strategis yang perlu dipercepat untuk mengurangi dampak emisi dari pembangkit berbahan bakar batu bara.

Selain mendorong transisi energi, Pemprov Banten akan memperkuat pengawasan serta koordinasi lintas sektor untuk menekan emisi dan pencemaran udara.

"Langkah strategis jangka panjang difokuskan pada percepatan transisi penggunaan energi baru terbarukan," katanya.

Pengawasan kualitas lingkungan juga akan ditingkatkan, terutama di tengah kondisi cuaca kering yang berlangsung saat ini. Pemprov Banten akan berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah pengendalian emisi.

"Kita akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dengan bagaimana menurunkan emisi dan pencemaran," tuturnya.

baca juga
Pembangkit listrik batubara di Suralaya, Cilegon, Banten, Indonesia (Greenpeace)
PLTU Suralaya, Cilegon, Banten, Indonesia (Greenpeace)

Suralaya Jadi Sumber Emisi Jakarta

Sorotan terhadap PLTU Suralaya sebelumnya disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Ia menyebut aktivitas industri di kawasan sekitar Jakarta, termasuk PLTU Suralaya di Cilegon, menjadi salah satu sumber emisi yang perlu dikendalikan.

Pramono menilai persoalan polusi udara Jakarta tidak bisa hanya dibebankan pada sektor transportasi. Industri di wilayah penyangga yang masih menggunakan batu bara juga dinilai turut memberikan kontribusi terhadap tingginya emisi.

"Problemnya bukan hanya semata-mata transportasi di Jakarta. Ada persoalan-persoalan lain, misalnya pembakaran industri-industri di sekitar Jakarta, salah satunya yang terkenal adalah Suralaya, yang menggunakan bahan bakar tidak ramah lingkungan," ungkapnya.

Menurut Pramono, berbagai upaya Pemprov DKI menekan emisi dari sektor transportasi tidak akan maksimal jika sumber pencemaran dari wilayah aglomerasi tidak ikut dikendalikan.

Karena itu, ia mendorong adanya koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk mengatur industri di kawasan penyangga Jakarta yang masih menggunakan bahan bakar batu bara.

"Saya sebagai Gubernur Jakarta berharap ada koordinasi dengan pemerintah pusat agar yang memberikan kontribusi menyebabkan emisi yang masih tinggi itu bisa diatur bersama-sama," pungkasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

45,29 Persen Warga Jakarta Terjepit Cari Rumah, Pemprov DKI Ajukan Ranperda Rusun Baru

45,29 Persen Warga Jakarta Terjepit Cari Rumah, Pemprov DKI Ajukan Ranperda Rusun Baru

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:40 WIB

Pasar Tumpah Diduga Jadi Biang Kecelakaan Maut Pelajar Kramat Jati, Pramono Perintahkan Penertiban

Pasar Tumpah Diduga Jadi Biang Kecelakaan Maut Pelajar Kramat Jati, Pramono Perintahkan Penertiban

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:29 WIB

Soroti PLTU Suralaya, Pramono: Polusi Jakarta Tak Tuntas Hanya Lewat Mobil Listrik

Soroti PLTU Suralaya, Pramono: Polusi Jakarta Tak Tuntas Hanya Lewat Mobil Listrik

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:27 WIB

Terkini

Breaking News! Persija Jakarta Punya Mesin Gol Baru, Alexander Jeremejeff

Breaking News! Persija Jakarta Punya Mesin Gol Baru, Alexander Jeremejeff

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:42 WIB

Donasi NTT Masih Berjalan, Melanie Subono Menuju Kebakaran Hutan Kalimantan

Donasi NTT Masih Berjalan, Melanie Subono Menuju Kebakaran Hutan Kalimantan

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:37 WIB

49.000 Rumah Murah Milik BUMN Diobral, Bunganya Hanya 2,75%

49.000 Rumah Murah Milik BUMN Diobral, Bunganya Hanya 2,75%

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:36 WIB

Gaji Imut, Pengeluaran Maut: Dilema Anak Muda dengan Pendapatan Pas-pasan

Gaji Imut, Pengeluaran Maut: Dilema Anak Muda dengan Pendapatan Pas-pasan

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:33 WIB

Gugatan Praperadilan Dokter Tifa Kandas di PN Jaksel, Ini Penyebabnya

Gugatan Praperadilan Dokter Tifa Kandas di PN Jaksel, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:32 WIB

4 Masalah Hyundai Ioniq 5 yang Bikin Influencer Aa Juju Kecewa Berat

4 Masalah Hyundai Ioniq 5 yang Bikin Influencer Aa Juju Kecewa Berat

Otomotif | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:31 WIB

Di Balik Buku Presiden Solusi: Bukti Kinerja Nyata atau Propaganda Istana?

Di Balik Buku Presiden Solusi: Bukti Kinerja Nyata atau Propaganda Istana?

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Spek Vivo V80 Lite 5G Terungkap, Performa Dimensity 7360-Turbo Jadi Andalan

Spek Vivo V80 Lite 5G Terungkap, Performa Dimensity 7360-Turbo Jadi Andalan

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:24 WIB

Truk Rem Blong Kecelakaan di Silaing Bawah, Satu Korban Terjepit

Truk Rem Blong Kecelakaan di Silaing Bawah, Satu Korban Terjepit

Sumbar | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:23 WIB

Pemuda Trowulan Tewas Hantam Bokong Dump Truk yang Parkir di Bahu Jalan

Pemuda Trowulan Tewas Hantam Bokong Dump Truk yang Parkir di Bahu Jalan

Jatim | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:20 WIB

×