Karhutla Kalimantan Kian Parah, DPR Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

Bangun Santoso

Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:04 WIB
Karhutla Kalimantan Kian Parah, DPR Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
Foto udara asap membumbung tinggi dari kebakaran hutan dan lahan gambut di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Jumat (31/7/2026). [ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/YU]
baca 10 detik
  • Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mendesak pemerintah menetapkan karhutla Kalimantan sebagai bencana nasional pada Jumat (21/8/2026).
  • Kebakaran parah yang melumpuhkan aktivitas warga ini dipicu oleh ratusan titik panas terbanyak di Kalimantan Tengah.
  • Pemerintah diminta segera mengerahkan pasukan pemadaman masif dan memperkuat operasi penanganan di berbagai titik prioritas lapangan.

Suara.com - Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan meminta Pemerintah segera menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan sebagai bencana nasional menyusul kebakaran yang semakin parah.

Menurut dia, karhutla di Kalimantan sudah hampir melumpuhkan aktivitas warga dan mengganggu kesehatan serta perekonomian masyarakat.

Dia pun meminta data-data titik karhutla di Kalimantan yang sudah dimiliki oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), segera diterjemahkan sebagai tindakan untuk pemadaman dalam hitungan jam.

“Pemerintah perlu menetapkan status karhutla di Kalimantan sebagai bencana nasional karena dampaknya sangat signifikan,” kata Daniel Johan di Jakarta, sebagaimana dilansir Antara, Jumat (21/8/2026).

Berdasarkan data BNPB, menurut dia, sebaran titik panas atau hotspot di wilayah Kalimantan tertinggi berada di wilayah Kalimantan Tengah dengan 767 titik.

Disusul Kalimantan Barat 560 titik, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur masing-masing 74 titik, serta Kalimantan Utara ada 3 titik.

"Setiap hotspot (titik api) dengan tingkat kepercayaan (verifikasi) tinggi harus segera diterjemahkan menjadi daftar lokasi prioritas yang wajib diverifikasi dan ditangani di lapangan," kata dia.

Dia pun prihatin atas banyaknya karhutla itu, karena peristiwa itu semakin mengganggu masyarakat, bahkan menghambat aktivitas anak-anak untuk bersekolah.

Salah satunya, kata dia, Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pointianak pun telah meliburkan aktivitas sekolah.

baca juga

Maka dari itu, dia meminta pemerintah segera mengatasi karhutla itu dengan mengerahkan pasukan pemadaman secara masif, memperkuat operasi water bombing, serta menerjunkan tim darat gabungan dari Manggala Agni, BPBD, dan TNI/Polri yang difokuskan pada titik-titik api di lahan gambut yang guna mencegah api meluas.

Di sisi lain, dia pun meminta kepada masyarakat yang ikut membantu proses pemadaman karhutla untuk melengkapi diri dengan alat pemadam api dan perlindungan keamanan yang memadai.

“Jika memang sudah berpotensi membahayakan, serahkan proses pemadaman kepada petugas. Dan penting juga standar keamanan diperhatikan kepada para petugas lapangan yang terus berjibaku memadamkan karhutla,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donasi NTT Masih Berjalan, Melanie Subono Menuju Kebakaran Hutan Kalimantan

Donasi NTT Masih Berjalan, Melanie Subono Menuju Kebakaran Hutan Kalimantan

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:37 WIB

PNKT Kerahkan Personel Karang Taruna Bantu Penanganan Karhutla Sumatera dan Kalimantan

PNKT Kerahkan Personel Karang Taruna Bantu Penanganan Karhutla Sumatera dan Kalimantan

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Kalimantan Dikepung 1.487 Titik Panas, DPR Ingat Pemerintah Karhutla 1997 Jangan Terulang

Kalimantan Dikepung 1.487 Titik Panas, DPR Ingat Pemerintah Karhutla 1997 Jangan Terulang

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:36 WIB

Tak Mau Jadi Korban Kabut Asap, Malaysia Akan Bantu Atasi Kebakaran Hutan Kalimantan

Tak Mau Jadi Korban Kabut Asap, Malaysia Akan Bantu Atasi Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:09 WIB

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Karhutla di Kalimantan Kembali Meluas, Greenpeace Desak Pencegahan Diperkuat

Karhutla di Kalimantan Kembali Meluas, Greenpeace Desak Pencegahan Diperkuat

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Kebakaran Hutan Kalimantan: Ketika Kemarau Terus Dijadikan Kambing Hitam

Kebakaran Hutan Kalimantan: Ketika Kemarau Terus Dijadikan Kambing Hitam

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Terkini

Saat KPK Usut Audit BPK Sumsel, Begini Rapor WTP Muara Enim, PALI dan Empat Lawang

Saat KPK Usut Audit BPK Sumsel, Begini Rapor WTP Muara Enim, PALI dan Empat Lawang

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:02 WIB

BRI Group Perkuat Reputasi Global Lewat Enam Penghargaan Bergengsi

BRI Group Perkuat Reputasi Global Lewat Enam Penghargaan Bergengsi

Kaltim | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:02 WIB

Hery Gunardi Raih Best CEO, BRI Group Bawa Pulang Enam Penghargaan Internasional

Hery Gunardi Raih Best CEO, BRI Group Bawa Pulang Enam Penghargaan Internasional

Bogor | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Review Toko Buku Abadi: Novel Unik dengan Alur Cerdas dan Banyak Perspektif

Review Toko Buku Abadi: Novel Unik dengan Alur Cerdas dan Banyak Perspektif

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Mengapa Daun Berwarna Hijau? Ini Alasan Ilmiahnya

Mengapa Daun Berwarna Hijau? Ini Alasan Ilmiahnya

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Belajar dari Kasus Hyundai Ioniq 5 Aa Juju, Parkir Paralel Bisa Bikin Aki Mobil Listrik Soak?

Belajar dari Kasus Hyundai Ioniq 5 Aa Juju, Parkir Paralel Bisa Bikin Aki Mobil Listrik Soak?

Otomotif | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:59 WIB

BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026

BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026

Bekaci | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:56 WIB

Vivo X500 Pro Tertangkap Kamera, Desain Ponsel Flagship Ini Mulai Terungkap

Vivo X500 Pro Tertangkap Kamera, Desain Ponsel Flagship Ini Mulai Terungkap

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:56 WIB

Praperadilan Febrie Adriansyah, Ahli: Kesalahan Administrasi Tak Batalkan Status Tersangka

Praperadilan Febrie Adriansyah, Ahli: Kesalahan Administrasi Tak Batalkan Status Tersangka

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:55 WIB

BRI Group Raih Enam Penghargaan Global, Kepemimpinan hingga ESG Mendapat Apresiasi

BRI Group Raih Enam Penghargaan Global, Kepemimpinan hingga ESG Mendapat Apresiasi

Surakarta | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:53 WIB

×