Personel TNI dari Tamtama hingga Perwira Kini Bisa Ikut Pendidikan Militer di China

Muhamad Yasir

Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:23 WIB
Personel TNI dari Tamtama hingga Perwira Kini Bisa Ikut Pendidikan Militer di China
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin (kanan) bersama Menteri Pertahanan China Laksamana Dong Jun di Gedung Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Jumat (21/8/2026). [ANTARA/Walda Marison]
baca 10 detik
  • Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan China Dong Jun sepakat memperluas kerja sama militer.
  • Indonesia akan mengirim personel TNI dari tingkat perwira hingga tamtama untuk mengikuti pendidikan dan latihan di China.
  • Kesepakatan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas prajurit, memodernisasi alutsista, serta mempererat hubungan bilateral kedua negara.

Suara.com - Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI memperluas kerja sama militer dengan China. Tak hanya memperkuat latihan bersama, Indonesia juga membuka peluang mengirim personel TNI dari tingkat perwira hingga tamtama untuk mengikuti pendidikan militer di China.

Rencana tersebut disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin setelah bertemu dengan Menhan China Laksamana Dong Jun di Gedung Kemhan RI, Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Sjafrie mengatakan kerja sama pendidikan dan pertukaran personel militer akan diperluas. Selama ini, kerja sama serupa lebih banyak menyasar kalangan perwira.

“Jadi kita akan tingkatkan latihan bersama, kita akan tingkatkan sekolah, dan kita akan tingkatkan pertukaran prajurit TNI tidak hanya pada tingkat perwira, tetapi juga di tingkat bintara dan tamtama dalam kaitan latihan bersama,” kata Sjafrie.

Menurut Sjafrie, perluasan kerja sama tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas prajurit sekaligus mempererat hubungan bilateral Indonesia dan China di bidang pertahanan.

Kerja sama tidak berhenti pada pendidikan militer. Kedua negara juga akan memperkuat latihan bersama serta membuka peluang kerja sama di bidang industri pertahanan.

“Kami juga mengundang Angkatan Bersenjata Tiongkok untuk ikut serta di dalam latihan bersama seperti Heping Garuda yang merupakan salah satu bentuk konkret hubungan antara Tentara Nasional Indonesia dan Angkatan Bersenjata Republik Rakyat Tiongkok,” katanya.

Sjafrie berharap berbagai bentuk kerja sama tersebut semakin mempererat hubungan pertahanan Indonesia-China yang telah terjalin selama 19 tahun.

China Ingin Perdalam Kerja Sama Militer

baca juga

Sebelumnya, Menhan China Laksamana Dong Jun mengatakan Indonesia dan China telah sepakat memperdalam kerja sama militer.

Dong menyebut kerja sama pertahanan kedua negara kini telah berkembang jauh, baik dari sisi cakupan maupun kedalamannya. Kerja sama tersebut mencakup berbagai bidang dan tingkatan.

“ Saat ini kerja sama pertahanan Tiongkok-Indonesia sudah jauh berbeda dibandingkan masa sebelumnya. Baik dari segi kedalamannya maupun cakupannya kita telah mencapai hasil yang melimpah di berbagai bidang dan semua tingkatan,” kata Dong Jun usai disambut Sjafrie di Kantor Kemhan, Jakarta.

Dong juga menyampaikan komitmen China untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam memodernisasi sistem pertahanan nasional. Menurutnya, penguatan tersebut penting agar kedua negara memiliki kemampuan lebih baik dalam menghadapi berbagai ancaman di kawasan.

Kerja sama juga tidak hanya menyangkut modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista). Kedua negara akan menggali berbagai potensi kerja sama pertahanan untuk memperkuat posisi Indonesia dan China di ASEAN maupun tingkat global.

“Boleh dikatakan, kerja sama kedua negara memiliki prospek yang luas. Kualitas dan efisiensinya terus meningkat,” terang Dong Jun.

Dong berharap kerja sama strategis tersebut dapat terus berkembang demi kepentingan kedua negara. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Senjata Canggih Tak Cukup Jaga Kedaulatan RI! Ada 3 Hal yang Wajib Diperkuat Prabowo

Senjata Canggih Tak Cukup Jaga Kedaulatan RI! Ada 3 Hal yang Wajib Diperkuat Prabowo

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:54 WIB

Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan

Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Masa TNI Disuruh Masak?: Gatot Nurmantyo Kritik Masifnya Militer di Program MBG dan Kopdes

Masa TNI Disuruh Masak?: Gatot Nurmantyo Kritik Masifnya Militer di Program MBG dan Kopdes

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Terkini

Luthfi Tantang Kepala Daerah Jaga APBD: Tak Boleh Ada Satu Rupiah Pun Salah Sasaran

Luthfi Tantang Kepala Daerah Jaga APBD: Tak Boleh Ada Satu Rupiah Pun Salah Sasaran

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:22 WIB

BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026

BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026

Jakarta | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Alumni Unsoed: Usut Suap Saja Tak Cukup, Tata Kelola Kampus Harus Diaudit Total

Alumni Unsoed: Usut Suap Saja Tak Cukup, Tata Kelola Kampus Harus Diaudit Total

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:17 WIB

Praperadilan Febrie Adriansyah, Ahli UGM Sebut Penetapan Tersangka Tak Wajib Diperiksa Dulu

Praperadilan Febrie Adriansyah, Ahli UGM Sebut Penetapan Tersangka Tak Wajib Diperiksa Dulu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:17 WIB

Penerbangan di Kalimantan Kacau Balau, Penumpang Terlantar Hingga Pembatalan

Penerbangan di Kalimantan Kacau Balau, Penumpang Terlantar Hingga Pembatalan

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Pelayanan JKN Cepat dan Mudah, Titik Rasakan Manfaat Saat Anak Dirawat

Pelayanan JKN Cepat dan Mudah, Titik Rasakan Manfaat Saat Anak Dirawat

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:16 WIB

10 Contoh Benda Berbentuk Belah Ketupat dan Jajargenjang di Kehidupan Sehari-hari

10 Contoh Benda Berbentuk Belah Ketupat dan Jajargenjang di Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Ulasan The Sound of Magic: Melihat Standar Kedewasaan dalam Hidup Anak Muda

Ulasan The Sound of Magic: Melihat Standar Kedewasaan dalam Hidup Anak Muda

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Chandra Asri Caplok Saham Otomotif Pengendali Astra International di Singapura dan Malaysia

Chandra Asri Caplok Saham Otomotif Pengendali Astra International di Singapura dan Malaysia

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:14 WIB

Baterai 7.900 mAh Jadi Andalan Poco M8x 5G, Diklaim Tahan 35 Jam untuk Medsos

Baterai 7.900 mAh Jadi Andalan Poco M8x 5G, Diklaim Tahan 35 Jam untuk Medsos

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:14 WIB

×