Tukang Becak Masuk Desil 9, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Khusus

Bella

Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:42 WIB
Tukang Becak Masuk Desil 9, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Khusus
Ilustrasi - Tukang becak di Kota Solo Bernama Tukiman Trisno Suwito (72). [Suara.com/Ari Welianto]
baca 10 detik
  • Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, mendesak pembentukan tim khusus evaluasi sistem desil di Jakarta pada Selasa (25/8/2026).
  • Perubahan status desil tukang becak di Kulon Progo dari 1 menjadi 9 mengancam akses bantuan pendidikan anak perguruan tinggi.
  • Selly meminta kementerian terkait memperkuat koordinasi pemutakhiran data dan menyediakan mekanisme sanggah yang cepat bagi masyarakat terdampak.

Suara.com - Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina mendesak pemerintah membentuk tim khusus untuk mengevaluasi sistem pendataan desil setelah ditemukan sejumlah anomali yang dinilai dapat mengancam akses masyarakat terhadap program perlindungan sosial.

Selly mengatakan persoalan tersebut perlu segera ditangani karena perubahan status desil dapat memengaruhi hak masyarakat menerima bantuan pemerintah, termasuk Kartu Indonesia Pintar (KIP).

“Hasil sistem bertentangan dengan fakta yang kasat mata di lapangan, yang harus diperiksa adalah kualitas datanya, metodologinya, pemutakhirannya, dan mekanisme verifikasinya,” kata Selly di Jakarta, Selasa (25/8/2026).

Ia mencontohkan kasus Timbul, seorang tukang becak di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang tercatat mengalami perubahan desil dari 1 menjadi 9. Perubahan tersebut berpotensi memengaruhi akses beasiswa anaknya yang telah diterima di perguruan tinggi.

Menurut Selly, kasus tersebut menunjukkan bahwa sistem pemadanan data masih perlu dievaluasi. Ia juga menyoroti adanya ketimpangan hasil pendataan ketika kondisi ekonomi seseorang di lapangan tidak sesuai dengan klasifikasi desil yang tercatat dalam sistem.

“Artinya, data kemiskinan dan kerentanan sosial memang tidak sesederhana angka desil. Karena itu, kasus seorang tukang becak yang masuk desil 9, sementara seorang lurah justru berada di desil 8, harus menjadi alarm bagi pemerintah untuk mengevaluasi kualitas pemadanan dan pembaruan data,” ujarnya.

Selly meminta pemerintah tidak menjadikan desil sebagai satu-satunya penentu kelayakan seseorang menerima perlindungan sosial. Menurut dia, kondisi ekonomi masyarakat harus dinilai berdasarkan berbagai indikator.

Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina. (ANTARA/HO-Humas DPR RI)
Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina. (ANTARA/HO-Humas DPR RI)

Variabel tersebut antara lain identitas keluarga, kondisi tempat tinggal, sanitasi, sumber air dan listrik, pendapatan, pengeluaran, kepemilikan aset, serta kondisi anggota keluarga.

“Jangan sampai kita memiliki sistem yang canggih, tetapi data yang masuk tidak menggambarkan kondisi masyarakat yang sebenarnya,” katanya.

baca juga

Ia juga meminta Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Sosial, Badan Pusat Statistik (BPS), serta kementerian dan lembaga terkait memperkuat koordinasi dalam pemadanan dan pemutakhiran data.

Menurut Selly, pemerintah perlu menyediakan mekanisme pembaruan dan sanggah data yang cepat, gratis, sederhana, transparan, dan responsif. Dengan demikian, masyarakat yang status bantuannya berubah dapat segera mengajukan koreksi tanpa harus menunggu berbulan-bulan.

Selain mengevaluasi sistem pendataan, Selly mengusulkan agar pemerintah memberikan perlindungan sementara kepada penerima program yang sudah berjalan. Salah satu mekanismenya melalui grandfathering, yakni mempertahankan hak penerima bantuan sembari proses verifikasi dan pemadanan data dilakukan lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Massa dari Pati Bakal Nginap di Depan DPR Mulai Besok Malam, Desak Koruptor Dihukum Mati

Massa dari Pati Bakal Nginap di Depan DPR Mulai Besok Malam, Desak Koruptor Dihukum Mati

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Anomali Desil Ancam Penerima KIP, Selly Gantina Desak Pembentukan Timsus Evaluasi Data BPS

Anomali Desil Ancam Penerima KIP, Selly Gantina Desak Pembentukan Timsus Evaluasi Data BPS

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Lepas Almamater dan Jaket, Mahasiswa hingga Ojol Gabung Massa Pati di Aksi 27 Agustus

Lepas Almamater dan Jaket, Mahasiswa hingga Ojol Gabung Massa Pati di Aksi 27 Agustus

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:24 WIB

AMPB Persilakan Aparat Tangkap Perusuh di Aksi 27 Agustus: Pasti Bukan dari Kami

AMPB Persilakan Aparat Tangkap Perusuh di Aksi 27 Agustus: Pasti Bukan dari Kami

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:14 WIB

Rekening Donasi Aktivis Demo Pati Diblokir, Bos OJK Buka Suara: Harus Dibuka Kembali

Rekening Donasi Aktivis Demo Pati Diblokir, Bos OJK Buka Suara: Harus Dibuka Kembali

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:55 WIB

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Desember 2026

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Desember 2026

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:40 WIB

Banjir Donasi di Senayan, Warga Kirim Berkotak-kotak Logistik untuk Aksi Massa Pati

Banjir Donasi di Senayan, Warga Kirim Berkotak-kotak Logistik untuk Aksi Massa Pati

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Masuk Desil 3 Belum Tentu Dapat Bansos, Begini Cara Menentukannya

Masuk Desil 3 Belum Tentu Dapat Bansos, Begini Cara Menentukannya

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:29 WIB

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Terkini

HUT ke-500 Kabupaten Serang, Yanti Mustati Soroti Keberpihakan Pendidikan dan Rakyat

HUT ke-500 Kabupaten Serang, Yanti Mustati Soroti Keberpihakan Pendidikan dan Rakyat

Banten | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Legal Counsel Pertamina Raih Apresiasi Hukumonline di IHCSA 2026

Legal Counsel Pertamina Raih Apresiasi Hukumonline di IHCSA 2026

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Niat Main Futsal Berujung Maut, Polisi Buru Rombongan Pelajar Pembawa Sajam di Tangsel

Niat Main Futsal Berujung Maut, Polisi Buru Rombongan Pelajar Pembawa Sajam di Tangsel

Banten | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 20:03 WIB

Sebelum Lupa, Sebelum Tiada

Sebelum Lupa, Sebelum Tiada

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Geger Ekstasi Logo WhatsApp di Surabaya, Kurir Diupah Rp5 Ribu per Butir

Geger Ekstasi Logo WhatsApp di Surabaya, Kurir Diupah Rp5 Ribu per Butir

Jatim | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:53 WIB

Duel Senjata Tajam di Sukabumi, Dua Pria Luka Berat

Duel Senjata Tajam di Sukabumi, Dua Pria Luka Berat

Jabar | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:52 WIB

Jangan Anggap Remeh Trailer Kusuriya Season 3, Semua Adegan Punya Petunjuk

Jangan Anggap Remeh Trailer Kusuriya Season 3, Semua Adegan Punya Petunjuk

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Jelang Tanding di Si Jalak Harupat, Polresta Bandung Minta Bobotoh Jaga Nama Baik Persib

Jelang Tanding di Si Jalak Harupat, Polresta Bandung Minta Bobotoh Jaga Nama Baik Persib

Jabar | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:41 WIB

Sensasi Petik Melon Hidroponik Langsung dari Kebun di Bojonggede

Sensasi Petik Melon Hidroponik Langsung dari Kebun di Bojonggede

Bogor | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Profesor Jerman Sorot Pola Lama, Kementrans Gunakan Pendekatan Baru Transmigrasi di Rempang

Profesor Jerman Sorot Pola Lama, Kementrans Gunakan Pendekatan Baru Transmigrasi di Rempang

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30 WIB

×