Hadapi Perubahan Iklim, BRIN Dorong Riset Kelautan Indonesia-Tiongkok

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:16 WIB
Hadapi Perubahan Iklim, BRIN Dorong Riset Kelautan Indonesia-Tiongkok
Ilustrasi lautan (Dimitris Vetsikas/Pixabay)

Suara.com - Perubahan iklim dan degradasi ekosistem laut tidak mengenal batas negara. Karena itu, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong penguatan kolaborasi riset kelautan antara Indonesia dan Tiongkok untuk memahami sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan tersebut.

Kepala Organisasi Riset Kebumian dan Maritim (ORKM) BRIN, Luki Subehi, mengatakan laut memiliki posisi strategis dalam hubungan kedua negara. Menurutnya, laut bukan sekadar pemisah geografis, tetapi juga ruang yang mempertemukan kepentingan dan kerja sama Indonesia-Tiongkok sebagai negara maritim.

“Lautan tidak hanya memisahkan kedua negara, tetapi juga menjadi penghubung yang mempererat hubungan dan kerja sama di antara kita,” kata Luki.

Ilustrasi Lautan Luas. (Dok. Pribadi)
Ilustrasi Lautan Luas. (Dok. Pribadi)

Kerja sama tersebut salah satunya diwujudkan melalui kemitraan strategis komprehensif Indonesia-Tiongkok untuk ilmu kelautan bersama Institute of Oceanology of the Chinese Academy of Sciences. Laboratorium bersama diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat penelitian mengenai ekosistem laut, ekonomi biru, hingga tata kelola sumber daya kelautan.

Luki mengatakan fasilitas tersebut juga berpeluang dikembangkan menjadi pusat kolaborasi sains dan teknologi kelautan berskala regional. Penelitian dapat mencakup keanekaragaman hayati, restorasi ekosistem, ekonomi biru, hingga respons terhadap perubahan lingkungan laut.

Wakil Menteri Sains dan Teknologi Republik Rakyat Tiongkok Long Teng mengatakan kerja sama riset kedua negara telah memiliki fondasi selama lebih dari satu dekade. Kolaborasi itu melibatkan universitas, lembaga penelitian, serta peneliti dari Indonesia dan Tiongkok.

Menurut Long, persoalan iklim dan kelautan membutuhkan pendekatan yang semakin terintegrasi. Kerja sama ke depan tidak cukup hanya mengandalkan kolaborasi individual, tetapi perlu memperkuat infrastruktur, data, mobilitas peneliti, serta program penelitian bersama.

“Yang paling penting, kami kini bergerak dari kerja sama ilmiah yang bersifat individual menuju kemitraan yang lebih terintegrasi dan inklusif,” ujarnya.

Sejumlah bidang yang berpotensi dikembangkan mencakup riset kelautan dan iklim, biogeokimia, geosains, ekspedisi ilmiah, instrumentasi, pengelolaan data, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan.

baca juga

Posisi Indonesia yang berada di antara Samudra Pasifik dan Hindia juga membuat wilayah perairannya penting untuk memahami hubungan antara laut, iklim, biogeokimia, dan sistem bumi.

Sementara itu, Kepala Pusat Riset Laut Dalam BRIN, A’an Johan Wahyudi, mengatakan lembaganya telah memiliki sejumlah kerja sama dengan institusi penelitian Tiongkok, termasuk melalui Indonesia-China Center for Ocean and Climate (ICCOC).

Infrastruktur riset BRIN yang mendukung kerja sama tersebut mencakup tiga gedung dengan 17 laboratorium, antara lain untuk genetika dan biologi molekuler laut, plankton, ekotoksikologi, mikrobiologi, serta karakterisasi dan eksperimen.

Riset BRIN sendiri mencakup lima domain utama, yakni proses fisik laut, biogeokimia, sumber daya dan produktivitas laut, konservasi dan resiliensi, serta ekosistem dan polusi laut. Penelitian diperkuat melalui pemodelan, analisis data, eksperimen laboratorium, dan pemantauan lingkungan.

Pada akhirnya, kolaborasi Indonesia-Tiongkok diharapkan tidak berhenti pada publikasi ilmiah. Kerja sama tersebut perlu menghasilkan teknologi, data, dan solusi yang dapat membantu kedua negara menghadapi perubahan iklim sekaligus memperkuat pengelolaan laut berkelanjutan di kawasan Indo-Pasifik.

Penulis: Chairunisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Water Bombing! Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong untuk Atasi Karhutla

Bukan Water Bombing! Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong untuk Atasi Karhutla

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:24 WIB

Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim

Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?

Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Terkini

Kunjungi SRT 4 DKI Jakarta, Gus Ipul: Tata Kelola dan Pengawasan Terus Dibenahi

Kunjungi SRT 4 DKI Jakarta, Gus Ipul: Tata Kelola dan Pengawasan Terus Dibenahi

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:15 WIB

Prabowo 2 Vs Gibran 0 untuk Berlaga di Pilpres 2029

Prabowo 2 Vs Gibran 0 untuk Berlaga di Pilpres 2029

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:14 WIB

Serangan Houthi Hantam Bandara Riyadh Hingga Penumpang Panik Berlarian

Serangan Houthi Hantam Bandara Riyadh Hingga Penumpang Panik Berlarian

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:13 WIB

Wardah Cooling Bright Jelly Facial Foam untuk Kulit Apa? Cek Manfaatnya

Wardah Cooling Bright Jelly Facial Foam untuk Kulit Apa? Cek Manfaatnya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Gus Ipul Ajak Ratusan Siswa Sekolah Rakyat Berkomitmen Tolak Perundungan

Gus Ipul Ajak Ratusan Siswa Sekolah Rakyat Berkomitmen Tolak Perundungan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:11 WIB

Karhutla dan Banjir Terus Berulang, DPR Desak Evaluasi Izin Sawit dan Tambang di Kawasan Hutan

Karhutla dan Banjir Terus Berulang, DPR Desak Evaluasi Izin Sawit dan Tambang di Kawasan Hutan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Sunscreen Kamu Cocok atau Tidak di Kulit? Ini Tanda-Tanda yang Perlu Dikenali

Sunscreen Kamu Cocok atau Tidak di Kulit? Ini Tanda-Tanda yang Perlu Dikenali

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Bos Bugatti Imbau Pabrikan Eropa Tidak Meniru Tren Mobil China, Fokus Kualitas

Bos Bugatti Imbau Pabrikan Eropa Tidak Meniru Tren Mobil China, Fokus Kualitas

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:04 WIB

Pekerja Proyek Bentrok dengan Satpol PP di Kebayoran Baru, Ini Pemicunya

Pekerja Proyek Bentrok dengan Satpol PP di Kebayoran Baru, Ini Pemicunya

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Misteri Umur 60: Usia Menjadi Pengingat tentang Kematian dan Kehidupan

Misteri Umur 60: Usia Menjadi Pengingat tentang Kematian dan Kehidupan

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:00 WIB

×