Arab Saudi Rilis Peringatan Merah Badai dan Hujan Lebat Terjang Makkah

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:47 WIB
Arab Saudi Rilis Peringatan Merah Badai dan Hujan Lebat Terjang Makkah
Potret ribuan jemaah haji tawaf di Ka'bah. (Pixabay)
baca 10 detik
  • Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi menerbitkan Peringatan Merah hujan lebat di Makkah.

  • Pertahanan Sipil meminta warga menjauhi area lembah, bendungan, dan wilayah tergenang air.

  • Cuaca buruk yang melanda Makkah berpotensi memicu angin kencang hingga banjir bandang.

Suara.com - Otoritas cuaca Arab Saudi menetapkan status Peringatan Merah akibat ancaman hujan berintensitas sangat tinggi yang menerjang wilayah Provinsi Makkah sejak Rabu. Langkah ini menjadi tingkat peringatan bahaya tertinggi untuk meminimalkan risiko bencana mendadak di kawasan pemukiman.

Masyarakat setempat diminta meningkatkan kewaspadaan penuh dan tidak mendatangi lokasi-lokasi berisiko tinggi tergenang air. Pertahanan Sipil mengimbau warga mematuhi panduan keselamatan teknis agar terhindar dari potensi banjir bandang.

Pengawasan ketat difokuskan pada kawasan resapan serta penampungan air yang rentan meluap saat cuaca buruk melanda. Imbauan ini menyusul tren cuaca yang tidak menentu di seluruh wilayah Makkah selama beberapa hari terakhir.

Pemerintah menegaskan pentingnya menjauhi wilayah terdampak demi keselamatan jiwa. Status darurat ini mewajibkan seluruh elemen masyarakat berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah. Instansi terkait meminta warga tidak mendekati area bahaya.

"Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi mengeluarkan 'peringatan merah' pada hari Rabu, memperingatkan perkiraan hujan lebat di bagian provinsi Makkah," bunyi pernyataan resmi tersebut, dikutip dari Anadolu, Kamis (27/8/2026).

Mengapa Wilayah Makkah Menghadapi Ancaman Cuaca Ekstrem?

Ancaman cuaca ekstrem ini disertai hembusan angin kencang serta hujan es yang meluas di berbagai sudut kota. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran terjadinya luapan air secara mendadak di daerah aliran sungai.

Status darurat meteorologi diterbitkan khusus ketika fenomena alam berpotensi membahayakan keselamatan publik secara luas. Tingkatan ini mewajibkan kewaspadaan maksimal dari seluruh lapisan masyarakat dan petugas lapangan.

Pemerintah daerah mengantisipasi dampak buruk dengan memperketat pemantauan di titik-titik rawan genangan. Langkah respons cepat disiapkan untuk mengantisipasi skenario terburuk selama periode hujan lebat berlangsung. Instansi keselamatan publik kembali menegaskan larangan mendekati lokasi rawan.

baca juga

"Pertahanan Sipil Saudi mengimbau warga untuk berhati-hati selama hujan deras dan mengikuti petunjuk keselamatan serta instruksi yang dikeluarkan oleh pihak berwenang terkait," tulis arahan resmi tersebut.

Warga juga diminta menjauhi infrastruktur penampungan air demi menghindari bahaya terisolasi.

"Ia juga menyarankan masyarakat untuk menjauhi area yang tergenang air, lembah, dan bendungan demi keselamatan mereka," tambah pihak berwenang.

Suhu tidak menentu dan curah hujan dengan intensitas bervariasi telah mengguyur Provinsi Makkah sepanjang pekan ini. Fenomena alam ini memperburuk kondisi tanah dan meningkatkan potensi luapan air di wilayah hilir.

Sebelumnya, ancaman serupa telah terdeteksi di beberapa wilayah kabupaten tetangga sejak 21 Agustus lalu. Badai petir dan angin kencang dilaporkan sempat merusak sejumlah fasilitas umum di kawasan tersebut.

Ancaman banjir kilat menjadi fokus utama penanganan bencana oleh otoritas setempat. Peringatan dini terus diperbarui seiring pergeseran arah angin dan konsentrasi awan tebal.

Pemerintah memastikan seluruh personel keselamatan siaga penuh untuk menanggulangi dampak cuaca buruk. Masyarakat diminta terus memantau pembaruan informasi resmi dari Pusat Meteorologi Nasional.

Sistem Peringatan Merah ini menjadi acuan utama bagi protokol tanggap darurat di seluruh Arab Saudi. Koordinasi intensif terus dilakukan untuk memastikan keselamatan warga lokal maupun pendatang di Makkah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadapi Karhutla, Menhut: Cara Paling Efektif Memadamkan Api Ya Hujan

Hadapi Karhutla, Menhut: Cara Paling Efektif Memadamkan Api Ya Hujan

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:33 WIB

Tak Hanya Ibadah, Wisata Halal Arab Saudi Kini Tawarkan Pengalaman Lebih Beragam

Tak Hanya Ibadah, Wisata Halal Arab Saudi Kini Tawarkan Pengalaman Lebih Beragam

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:22 WIB

Mau Akses Nuklir dari AS, Arab Saudi Harus Berteman dengan Israel

Mau Akses Nuklir dari AS, Arab Saudi Harus Berteman dengan Israel

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Terkini

Arab Saudi Rilis Peringatan Merah Badai dan Hujan Lebat Terjang Makkah

Arab Saudi Rilis Peringatan Merah Badai dan Hujan Lebat Terjang Makkah

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:47 WIB

Kecewa AMPB Pulang Duluan, Ojol Beri Waktu 1x24 Jam Massa Pati Minta Maaf

Kecewa AMPB Pulang Duluan, Ojol Beri Waktu 1x24 Jam Massa Pati Minta Maaf

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:47 WIB

Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!

Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:46 WIB

Tagih Utang ke Gus Yahya, Presiden Prabowo: Beri Saya Kartu NU, Saya Datang Lagi!

Tagih Utang ke Gus Yahya, Presiden Prabowo: Beri Saya Kartu NU, Saya Datang Lagi!

Jatim | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:46 WIB

Sinopsis "Mo Papa!", Drama Jepang Terbaru Hara Nanoka dan Tsutsumi Shinichi

Sinopsis "Mo Papa!", Drama Jepang Terbaru Hara Nanoka dan Tsutsumi Shinichi

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:41 WIB

Di Balik Sensasi Cekit-Cekit Ampoule Wondermis: Kenalan dengan Natural Microneedle Technology

Di Balik Sensasi Cekit-Cekit Ampoule Wondermis: Kenalan dengan Natural Microneedle Technology

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:41 WIB

Prabowo di Hadapan Ulama: Percaya Sama Saya, Beberapa Tahun lagi Indonesia Bangkit

Prabowo di Hadapan Ulama: Percaya Sama Saya, Beberapa Tahun lagi Indonesia Bangkit

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Masuk Bursa Dirjen WHO, Menkes Budi Ungkap Instruksi Prabowo

Masuk Bursa Dirjen WHO, Menkes Budi Ungkap Instruksi Prabowo

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Life of Pi dan Kerinduan kepada Tuhan di Tengah Ketidakpastian

Life of Pi dan Kerinduan kepada Tuhan di Tengah Ketidakpastian

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Mahasiswa Mundur Tertib Pukul 18.00 WIB, Massa Lain Masih Bertahan di DPR

Mahasiswa Mundur Tertib Pukul 18.00 WIB, Massa Lain Masih Bertahan di DPR

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:38 WIB

×