Serangan AS ke Iran, 4 Warga Tewas saat Acara Pernikahan Berlangsung

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 02 September 2026 | 10:29 WIB
Serangan AS ke Iran, 4 Warga Tewas saat Acara Pernikahan Berlangsung
Teheran dalam kondisi siaga. Saat serangan AS-Israel meluas, warga mulai mengamankan pasokan pangan dan bersumpah tidak akan meninggalkan tanah kelahiran mereka.
baca 10 detik
  • Serangan AS ke pesta pernikahan di Iran menewaskan empat orang dan melukai 50 warga.

  • Iran menegaskan akan merespons tegas gempuran militer AS yang menyasar area pemukiman warga.

  • CENTCOM AS mengklaim melancarkan serangan terhadap target IRGC di sejumlah wilayah Iran.

Suara.com - Agresi militer Amerika Serikat yang menghantam area permukiman warga di Iran kini telah menelan sedikitnya empat korban jiwa. Peningkatan jumlah korban tewas ini memperlihatkan eskalasi fatal serangan militer di kawasan pemukiman non-militer.

Tragedi ini memicu kemarahan mendalam karena salah satu titik serangan tepat berada di lokasi hajatan warga. Korban tewas mencakup anak-anak yang berada di lokasi saat pemboman berlangsung.

Laporan terbaru mengonfirmasi puluhan warga sipil mengalami luka berat hingga kritis akibat gempuran mendadak tersebut. Situasi darurat langsung ditetapkan di area terdampak untuk menangani para korban.

Ilustrasi warga Iran rayakan Lebaran 2026 [BBC]
Ilustrasi warga Iran rayakan Lebaran 2026 [BBC]

Dinas kesehatan setempat terus mengerahkan bantuan medis ke lokasi kejadian guna merawat puluhan korban luka. Rumah sakit di sekitar area terdampak kini beroperasi dengan kapasitas penuh.

"Sejumlah warga, termasuk satu anak, tewas di desa Kuhestak (lokasi acara pernikahan menjadi sasaran serangan AS). Hingga 50 warga mengalami luka-luka," kata Kermanpour di platform X.

Otoritas diplomatik Iran menegaskan tidak akan tinggal diam atas jatuhnya korban dari pihak sipil. Langkah balasan yang proporsional dan terukur kini tengah disiapkan secara intensif.

Pemerintah menuding gempuran ini meluas ke pelbagai titik pemukiman dan memicu kepanikan warga. Wilayah-wilayah seperti Minab, Lamerd, serta Qeshm tak luput dari sasaran pemboman.

"Daftar kekejaman Amerika Serikat terhadap bangsa Iran kini telah lengkap," katanya.

Sikap diam dari panggung diplomasi global juga mendapat kritikan keras dari pejabat diplomatik Teheran. Sikap pembiaran tersebut dianggap melanggengkan aksi kekerasan terhadap masyarakat sipil.

baca juga

Kkebungkaman mereka bukanlah netralitas," katanya.

Pihak penanggung jawab wilayah mengonfirmasi bahwa korban jiwa dan luka terus bertambah sejak pendataan awal. Kerusakan fisik bangunan juga dilaporkan terjadi di beberapa titik pemukiman.

Gelombang ledakan terdengar beruntun memicu kerusakan fasilitas umum di pelbagai sudut kota pelabuhan dan pesisir. Suara dentuman keras bahkan memicu kepanikan massal warga setempat.

Fasilitas transportasi penerbangan di Provinsi Kerman turut menjadi salah satu target operasi pemboman mendadak ini. Langkah penutupan sementara kawasan udara langsung diambil demi keamanan.

Pihak militer Washington mengeklaim bahwa sasaran utama dari rangkaian operasi tempur ini adalah markas Garda Revolusi Iran. Namun, dampak ledakan justru menjangkau area sipil di sekitarnya.

Latar belakang insiden ini bermula dari pengumuman Komando Pusat militer AS (CENTCOM) yang menyatakan peluncuran operasi militer terhadap target IRGC di wilayah Iran. Eskalasi militer ini berujung pada terdengarnya rangkaian ledakan besar di Pulau Qeshm, Bandar Abbas, Sirik, Chabahar, Konarak, hingga Bandara Jiroft di Provinsi Kerman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eskalasi AS-Iran Picu Kenaikan Harga Minyak dan Kerek Kekhawatiran Inflasi Global

Eskalasi AS-Iran Picu Kenaikan Harga Minyak dan Kerek Kekhawatiran Inflasi Global

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 07:14 WIB

Tak Ada Kalah - Menang, Perang AS-Iran Justru Alami Jalan Buntu dengan Biaya Militer Membengkak

Tak Ada Kalah - Menang, Perang AS-Iran Justru Alami Jalan Buntu dengan Biaya Militer Membengkak

News | Selasa, 01 September 2026 | 14:16 WIB

Amerika Serikat Pakai ChatGPT Buat Perang

Amerika Serikat Pakai ChatGPT Buat Perang

News | Selasa, 01 September 2026 | 13:19 WIB

Terkini

Telkomsel Bakal Jualan Aset Kripto, Jajaki Integrasi dengan FLOQ

Telkomsel Bakal Jualan Aset Kripto, Jajaki Integrasi dengan FLOQ

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:07 WIB

10 Pilihan Shade Lipstik Mirabella Colorfix, dari Nude hingga Bold

10 Pilihan Shade Lipstik Mirabella Colorfix, dari Nude hingga Bold

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Kegaduhan Gaji ASN Lewat KDMP Bukti Bobroknya Koordinasi di Kabinet Gemuk

Kegaduhan Gaji ASN Lewat KDMP Bukti Bobroknya Koordinasi di Kabinet Gemuk

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Inilah Enam Kado untuk Santri Jateng di HSN 2026, dari Beasiswa hingga Pesantren Aman

Inilah Enam Kado untuk Santri Jateng di HSN 2026, dari Beasiswa hingga Pesantren Aman

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Panjat Patung Gubernur Suryo, Demonstran di Surabaya Desak Prabowo-Gibran Lengser

Panjat Patung Gubernur Suryo, Demonstran di Surabaya Desak Prabowo-Gibran Lengser

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Review Lupin Part 1: Drama Thriller Kriminal Prancis yang Penuh Kejutan!

Review Lupin Part 1: Drama Thriller Kriminal Prancis yang Penuh Kejutan!

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Klaim Swasembada Bukan Omon-Omon, Andre Rosiade Tantang Pengkritik Cek Gudang Bulog

Klaim Swasembada Bukan Omon-Omon, Andre Rosiade Tantang Pengkritik Cek Gudang Bulog

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Rilis Masterpiece, LNGSHOT Lantunkan Pujian Tertinggi untuk Pujaan Hati

Rilis Masterpiece, LNGSHOT Lantunkan Pujian Tertinggi untuk Pujaan Hati

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Mantan Pejabat Bareskrim Dilaporkan Tipu Investasi Tambang Rp58,5 Miliar, Kini Disidik

Mantan Pejabat Bareskrim Dilaporkan Tipu Investasi Tambang Rp58,5 Miliar, Kini Disidik

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Pemerintah Kembali Cari Utang ke China, Targetkan Raup 1,5 Miliar Dolar AS lewat Panda Bond

Pemerintah Kembali Cari Utang ke China, Targetkan Raup 1,5 Miliar Dolar AS lewat Panda Bond

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:49 WIB

×