Wamensos Dorong Pemkab Buol Segera Tuntaskan Kesiapan Lahan Sekolah Rakyat

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Selasa, 22 September 2026 | 11:53 WIB
Wamensos Dorong Pemkab Buol Segera Tuntaskan Kesiapan Lahan Sekolah Rakyat
Wamensos Agus Jabo menerima audiensi Bupati Buol Risharyudi Triwibowo di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Senin (21/9/2026). (Dok: Kemensos)

Suara.com - Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono meminta Pemkab Buol menuntaskan kesiapan administratif dan lahan Sekolah Rakyat permanen.

Hal tersebut mengemuka saat Wamensos Agus Jabo menerima audiensi Bupati Buol Risharyudi Triwibowo di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Senin (21/9/2026).

‎“Kita semua berharap mudah-mudahan kota, kabupaten yang mengusulkan untuk dibangun Sekolah Rakyat itu semuanya selesai administrasinya sehingga kemudian (segera) dibangun,” ujarnya.

Bupati Buol Risharyudi menyampaikan bahwa luas keseluruhan lahan yang diusulkan sekitar 9 hektare. Namun, masih diperlukan penyempurnaan bidang lahan melalui penyelesaian dengan pemilik lahan di sekitarnya.

‎Risharyudi menyatakan telah berkomunikasi dengan pemilik lahan dan menganggarkan pembelian melalui anggaran perubahan. Penyelesaian tersebut ditargetkan dapat dituntaskan dalam waktu satu minggu.

‎Mendengar hal tersebut Agus Jabo berharap pemerintah daerah segera menyelesaikan persyaratan administrasi sehingga usulan pembangunan dapat ditindaklanjuti. Hal ini dikarenakan pelaksanaan pembangunan Sekolah Rakyat Permanen tetap mempertimbangkan kesiapan lokasi dan ketersediaan anggaran.

‎Lebih lanjut, Agus Jabo menegaskan bahwa Sekolah Rakyat bertujuan memutus transmisi kemiskinan antargenerasi. Program tersebut menyasar anak-anak dari keluarga paling miskin, terutama kelompok desil satu dan dua.

‎“Kenapa kemudian sasarannya harus desil satu dan dua? Karena itu kelompok masyarakat yang memang secara ekonomi paling miskin,” katanya.‎

Menurut Wamensos Agus Jabo, keterbatasan ekonomi tidak boleh menghilangkan kesempatan anak untuk memperoleh pendidikan. Negara perlu turun untuk membantu anak-anak dari keluarga miskin agar dapat bersekolah.

baca juga

‎“Prinsipnya kan Pak Presiden maunya semuanya sekolah. Yang kaya sekolah, yang miskin pun sekolah. Karena yang miskin enggak punya biaya, ya negara yang harus menjemput, mendampingi, mengantarkan mereka untuk bersekolah,” ujarnya.

‎Dalam audiensi, Wamensos juga memperlihatkan video mengenai Sekolah Rakyat dan kondisi keluarga siswa. Ia menjelaskan bahwa kehadiran program tersebut diharapkan menumbuhkan kembali harapan anak dan orang tua terhadap masa depan mereka.

‎“Orang tua, anak yang tadinya sudah gelap, enggak punya harapan, begitu ada Sekolah Rakyat, harapan itu ada lagi. Anaknya punya impian lagi,” tuturnya.

‎Bagi anak yang belum memenuhi persyaratan masuk Sekolah Rakyat karena kendala usia, Wamensos Agus Jano menjelaskan adanya layanan pendidikan kesetaraan melalui SKB. Ia mencontohkan penanganan anak yang belum pernah bersekolah melalui pembelajaran di sentra Kemensos.

‎Ia juga menekankan bahwa keberhasilan Sekolah Rakyat harus terlihat dari keberlanjutan masa depan lulusannya. Anak yang ingin melanjutkan pendidikan perlu didukung untuk kuliah, sementara yang ingin bekerja perlu dibantu memperoleh pekerjaan.

‎“Yang mau kuliah silahkan kuliah, semua yang mau kerja harus kerja,” katanya.

‎Dengan kesempatan pendidikan dan dukungan terhadap masa depan lulusan, anak-anak dari keluarga miskin diharapkan dapat keluar dari kemiskinan.

‎“Karena ini kan tujuannya untuk memutus transmisi kemiskinan antargenerasi,” tegasnya.

‎Selain Sekolah Rakyat, audiensi turut membahas peluang sinergi program Kemensos untuk mendukung masyarakat Kabupaten Buol.

‎Wamensos Agus Jabo menyampaikan bahwa program pemberdayaan dapat ditindaklanjuti melalui asesmen pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap keluarga penerima manfaat. Ia meminta jajaran terkait memeriksa peluang pengembangan usaha yang dapat disinergikan dengan kebutuhan masyarakat di Buol. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

News | Senin, 21 September 2026 | 22:17 WIB

Minta PDIP Berani 'Ingatkan Presiden', WALHI Adukan Krisis Ekologi dan Tata Ruang ke DPR

Minta PDIP Berani 'Ingatkan Presiden', WALHI Adukan Krisis Ekologi dan Tata Ruang ke DPR

News | Senin, 21 September 2026 | 20:13 WIB

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

News | Senin, 21 September 2026 | 15:32 WIB

SKB Buka Jalan bagi Anak Putus Sekolah untuk Kembali Meraih Harapan

SKB Buka Jalan bagi Anak Putus Sekolah untuk Kembali Meraih Harapan

News | Senin, 21 September 2026 | 11:48 WIB

Sekolah Rakyat Buka Akses Pendidikan Gratis bagi 44 Ribu Lebih Anak Keluarga Miskin

Sekolah Rakyat Buka Akses Pendidikan Gratis bagi 44 Ribu Lebih Anak Keluarga Miskin

News | Senin, 21 September 2026 | 11:44 WIB

Tanah Bekas Tambang Ternyata Masih Punya Kehidupan, Ini Temuan IPB

Tanah Bekas Tambang Ternyata Masih Punya Kehidupan, Ini Temuan IPB

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 11:55 WIB

Terkini

Wamensos Dorong Pemkab Buol Segera Tuntaskan Kesiapan Lahan Sekolah Rakyat

Wamensos Dorong Pemkab Buol Segera Tuntaskan Kesiapan Lahan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:53 WIB

Ketika Sawit Meluas, Akankah Hutan Bertahan untuk Generasi Mendatang?

Ketika Sawit Meluas, Akankah Hutan Bertahan untuk Generasi Mendatang?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:50 WIB

Kenapa Air Laut Terasa Asin? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Kenapa Air Laut Terasa Asin? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 11:49 WIB

Pemkab Badung Ajukan Pinjaman Ratusan Miliar untuk Bangun Jalan

Pemkab Badung Ajukan Pinjaman Ratusan Miliar untuk Bangun Jalan

Bali | Selasa, 22 September 2026 | 11:48 WIB

Pertamina Catat Capaian Dekarbonisasi 118% di Semester I 2026 dari Target Tahunan

Pertamina Catat Capaian Dekarbonisasi 118% di Semester I 2026 dari Target Tahunan

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 11:46 WIB

Bedak Tabur yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Rekomendasinya yang Awet Menahan Minyak

Bedak Tabur yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Rekomendasinya yang Awet Menahan Minyak

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 11:45 WIB

Usai Geledah Ruang Kerja, KPK Buka Peluang Periksa 2 Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus Suap HGB di Bogor

Usai Geledah Ruang Kerja, KPK Buka Peluang Periksa 2 Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus Suap HGB di Bogor

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:44 WIB

Health Capital Theory: Saat Gen Z Berhenti Menilai Status Sosial dari Nongkrong di Kafe

Health Capital Theory: Saat Gen Z Berhenti Menilai Status Sosial dari Nongkrong di Kafe

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:42 WIB

Timnas Indonesia Masih Tunggu 3 Pemain Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Siapa Saja?

Timnas Indonesia Masih Tunggu 3 Pemain Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Siapa Saja?

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 11:42 WIB

Romy Bareno, Putra Karni Ilyas, Dapat Kursi Komisaris InJourney Airports

Romy Bareno, Putra Karni Ilyas, Dapat Kursi Komisaris InJourney Airports

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 11:42 WIB

×