Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

Bella, Lilis Varwati

Senin, 21 September 2026 | 15:32 WIB
Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan
ilustrasi - Pasien dengan gejala batuk dan sesak antre memeriksakan diri di Poli Batuk dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Puskesmas Mampang Prapatan, Jakarta, Rabu (23/8/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Kementerian Kesehatan mencatat lebih dari 151 ribu kasus ISPA akibat kebakaran hutan dan lahan di tujuh provinsi hingga pertengahan September 2026.
  • Pemerintah menyiagakan 1.898 tenaga kesehatan serta mendistribusikan jutaan masker, tabung oksigen, dan obat-obatan ke wilayah terdampak.
  • Fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit disiagakan untuk memprioritaskan perlindungan kesehatan bagi kelompok rentan masyarakat.

Suara.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah menyebabkan lebih dari 151 ribu kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang tercatat hingga pertengahan September 2026.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat kasus tersebut tersebar di tujuh provinsi dengan total 63 kabupaten/kota yang terdampak karhutla.

Besarnya kasus gangguan pernapasan itu membuat Kemenkes menyiagakan 1.898 tenaga kesehatan ke tujuh provinsi terdampak. Tenaga kesehatan tersebut dikerahkan untuk memperkuat layanan kesehatan sekaligus mendekatkan akses pengobatan kepada masyarakat yang terpapar dampak karhutla.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Widyawati mengatakan pengerahan tenaga kesehatan dilakukan karena fasilitas kesehatan di daerah juga menghadapi tekanan akibat meningkatnya risiko gangguan kesehatan selama karhutla.

“Langkah ini kami ambil untuk mendekatkan pertolongan medis langsung kepada masyarakat terdampak, sekaligus menopang serta memperkuat tenaga kesehatan di daerah yang telah bekerja keras sejak awal,” ujar Widyawati di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Kemenkes memperkirakan pengerahan tersebut dapat memperkuat perlindungan kesehatan bagi lebih dari 13 juta masyarakat yang berada di wilayah terdampak.

Penanganan dampak karhutla juga membuat kebutuhan fasilitas kesehatan tidak berhenti pada penyediaan masker.

Hingga 16 September 2026, Kemenkes telah mendistribusikan 1.927.554 masker ke wilayah terdampak. Selain itu, pemerintah mengirimkan 280 unit oxygen concentrator atau mesin pemekat oksigen dan 36 tabung oksigen.

Peralatan tersebut diprioritaskan untuk fasilitas pelayanan kesehatan di daerah dengan dampak karhutla yang dinilai paling berat, di antaranya Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Riau.

baca juga

Kemenkes juga mendistribusikan 328 dus makanan tambahan, disertai obat-obatan dan vitamin untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak.

Pengiriman mesin oksigen menjadi salah satu bentuk antisipasi terhadap kebutuhan layanan kesehatan, terutama ketika gangguan pernapasan meningkat akibat paparan asap karhutla.

Selain mengirim tenaga kesehatan dan logistik, Kemenkes menyiagakan jaringan fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah terdampak.

Sebanyak 1.691 puskesmas, 360 rumah sakit rujukan, dan 87 Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) disiapkan untuk mendukung penanganan medis serta pengujian kualitas udara.

Dengan demikian, respons kesehatan akibat karhutla tidak hanya diarahkan pada pengobatan warga yang sudah mengalami gangguan kesehatan, tetapi juga memperkuat kesiapan fasilitas kesehatan jika jumlah pasien meningkat.

Kemenkes menyatakan distribusi logistik medis akan terus dioptimalkan selama situasi karhutla berlangsung.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan dan tetap menggunakan masker, terutama ketika kualitas udara memburuk.

Kelompok rentan menjadi perhatian khusus karena memiliki risiko lebih besar mengalami dampak kesehatan akibat paparan asap.

“Kelompok rentan, seperti bayi, balita, ibu hamil, lansia, serta penderita penyakit bawaan, seperti asma dan jantung menjadi prioritas utama dalam penanganan dan perlindungan kesehatan selama masa tanggap karhutla ini,” kata Widyawati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Singapura Sorot Tukang Becak hingga UMKM Sengsara karena Kebakaran Hutan Sumatra

Media Singapura Sorot Tukang Becak hingga UMKM Sengsara karena Kebakaran Hutan Sumatra

News | Senin, 21 September 2026 | 11:23 WIB

Media Asing: Karhutla Bikin Kas Indonesia Jebol Rp123,1 Triliun, Rp93,56 T Habis untuk Ini

Media Asing: Karhutla Bikin Kas Indonesia Jebol Rp123,1 Triliun, Rp93,56 T Habis untuk Ini

News | Senin, 21 September 2026 | 15:05 WIB

Prabowo Mau Perberat Sanksi Pelaku Karhutla

Prabowo Mau Perberat Sanksi Pelaku Karhutla

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:54 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:32 WIB

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:05 WIB

Gudang Biji Plastik Ludes Terbakar, Truk Ikut Hangus dan Api Nyaris Merambat

Gudang Biji Plastik Ludes Terbakar, Truk Ikut Hangus dan Api Nyaris Merambat

News | Minggu, 20 September 2026 | 13:44 WIB

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:50 WIB

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 09:00 WIB

Terkini

Viral Video Pengurus NU Sulsel di Ruang Karaoke, Bantah Isu LC hingga Lapor Polisi

Viral Video Pengurus NU Sulsel di Ruang Karaoke, Bantah Isu LC hingga Lapor Polisi

Sulsel | Senin, 21 September 2026 | 15:31 WIB

Peluncuran Buku demi Pencitraan: Efektifkah di Tengah Krisis Kepercayaan?

Peluncuran Buku demi Pencitraan: Efektifkah di Tengah Krisis Kepercayaan?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 15:30 WIB

Awas Mobil Hangus! Ini Ciri Powerbank Mau Meledak yang Sering Dianggap Sepele

Awas Mobil Hangus! Ini Ciri Powerbank Mau Meledak yang Sering Dianggap Sepele

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 15:29 WIB

5 Cara Menghilangkan Noda Kuning Kunyit di Tangan, Mudah dan Langsung Bersih

5 Cara Menghilangkan Noda Kuning Kunyit di Tangan, Mudah dan Langsung Bersih

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 15:25 WIB

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy, Diduga Pemberian Pengusaha

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy, Diduga Pemberian Pengusaha

News | Senin, 21 September 2026 | 15:24 WIB

BRI Kasih Diskon Tiket Pertandingan Liga 1 Jadi 1 Rupiah Saja, Klaim Sekarang!

BRI Kasih Diskon Tiket Pertandingan Liga 1 Jadi 1 Rupiah Saja, Klaim Sekarang!

Bri | Senin, 21 September 2026 | 15:24 WIB

Kenapa Hujan Membuat Sedih? Ini Alasan Ilmiahnya

Kenapa Hujan Membuat Sedih? Ini Alasan Ilmiahnya

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 15:22 WIB

Setelah Lembaga Rating Global, Giliran OJK Kirim Peringatan ke Bank Himbara

Setelah Lembaga Rating Global, Giliran OJK Kirim Peringatan ke Bank Himbara

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:20 WIB

Jaksa Tuntut Sudewo 8,5 Tahun Penjara, Suap DJKA hingga Pemerasan Jabatan Desa

Jaksa Tuntut Sudewo 8,5 Tahun Penjara, Suap DJKA hingga Pemerasan Jabatan Desa

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 15:20 WIB

Asian Games 2026 Nagoya Diterjang Topan Dujuan, Jadwal Kompetisi Ditunda

Asian Games 2026 Nagoya Diterjang Topan Dujuan, Jadwal Kompetisi Ditunda

News | Senin, 21 September 2026 | 15:20 WIB

×