Titik Aksi Buruh Disepakati di Depan UOB Plaza Dukuh Atas, Setelah Orasi Bakal Langsung Pulang

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 24 September 2026 | 10:59 WIB
Titik Aksi Buruh Disepakati di Depan UOB Plaza Dukuh Atas, Setelah Orasi Bakal Langsung Pulang
Pemusatan titik aksi unjuk rasa massa buruh pada Kamis (24/9/2026) ini disepakati di kawasan Dukuh Atas, tepatnya di depan Gedung UOB Plaza, Jakarta Pusat. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Ribuan buruh dari KBPBI berencana menggelar aksi unjuk rasa di depan UOB Plaza Jakarta Pusat pada Kamis, 24 September 2026.
  • Aksi damai tersebut dipicu oleh penolakan terhadap draf RUU Perlindungan Ketenagakerjaan inisiatif DPR RI yang dinilai belum berpihak kepada buruh.
  • Polda Metro Jaya menyiagakan 4.051 personel gabungan untuk mengawal jalannya aksi secara aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab.

Suara.com - Pemusatan titik aksi unjuk rasa massa buruh pada Kamis (24/9/2026) ini disepakati di kawasan Dukuh Atas, tepatnya di depan Gedung UOB Plaza, Jakarta Pusat.

Pemilihan lokasi diambil guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat di sepanjang koridor Jalan MH Thamrin hingga Jalan Jenderal Sudirman.

“Pelaksanaan aksi penyampaian aspirasi dari teman-teman buruh, di mana dipimpin oleh Pak Andi Gani Nena Wea, dalam pelaksanaan sudah disepakati akan dilaksanakan di Dukuh Atas ataupun sekitar UOB,“ ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.

Pemilihan titik unjuk rasa di depan perkantoran UOB juga dibarengi kompromi mengenai pembatasan durasi penyampaian pendapat oleh pihak penanggung jawab aksi.

“Pelaksanaan berlangsung dari pukul 10.00 ataupun mungkin bisa pukul 11.00 akan menyampaikan beberapa penyampaian aspirasi, tuntutan," kata dia.

"Setelah itu, setelah aspirasi disampaikan, akan membubarkan diri kembali ke tempat masing-masing. Ini juga memberikan penghormatan kepada masyarakat bahwa aktivitas di Jalan Sudirman-Thamrin juga harus berjalan sebagaimana mestinya,“ lanjut Budi.

Pembatasan ruang dan durasi sengaja diterapkan demi menutup celah bagi kelompok anarkistis yang berpotensi mendompleng serta mengacaukan ketertiban umum.

“Sehingga dari pihak penanggung jawab dalam pelaksanaan penyampaian aspirasi membatasi, yang pertama membatasi waktu penyampaian aspirasi dengan harapan tujuan tuntutan dapat tersampaikan dengan baik. Yang kedua, menjaga, menghormati aktivitas masyarakat lainnya. Dan yang ketiga, tidak ingin ada massa lain ataupun kelompok lain yang masuk bergabung dengan tujuan mengganggu Kamtibmas,“ tegas Budi.

Guna mengawal kelancaran penyampaian pendapat di seputar UOB Plaza hingga Bundaran HI, aparat kepolisian menyiagakan ribuan personel gabungan.

baca juga

“Sekitar Bundaran HI, Dukuh Atas, Thamrin, 4.051 personel,“ papar Budi.

Penjagaan di kawasan tersebut merupakan bagian dari pengawalan serentak terhadap puluhan agenda unjuk rasa yang bergulir di seantero ibu kota pada hari yang sama.

“Ada 99 kegiatan aktivitas masyarakat, terdiri dari 73 penyampaian pendapat di muka umum dan 26 kegiatan masyarakat lainnya,“ jelas Budi lagi.

Polda Metro Jaya memastikan pelayanan unjuk rasa buruh di depan UOB Plaza tetap bersandar pada pendekatan persuasif demi menjaga iklim demokrasi yang sehat.

“Polri hadir untuk demokrasi. Menyampaikan pendapat merupakan hak masyarakat yang harus sama-sama kita hormati. Kepolisian dan unsur pengamanan hadir memberikan pelayanan dan pengawalan agar dapat disampaikan secara aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab,“ pungkas Budi.

Sebagaimana diberitakan, sekitar 50 ribu buruh dari Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) berencana menggelar aksi damai hari ini.

Aksi turun ke jalan mulai ini dipicu draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan inisiatif DPR RI yang dinilai belum berpihak kepada kaum buruh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Rute Alternatif Hindari Kemacetan Demo Buruh di Jakarta Pusat Hari Ini

Daftar Rute Alternatif Hindari Kemacetan Demo Buruh di Jakarta Pusat Hari Ini

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 09:25 WIB

50 Ribu Buruh Demo di Bundaran HI! Tuntut DPR Hentikan Outsourcing hingga Lindungi Ojol

50 Ribu Buruh Demo di Bundaran HI! Tuntut DPR Hentikan Outsourcing hingga Lindungi Ojol

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:20 WIB

Warga Jakarta Harap Waspada Macet! Ini Titik-titik Pengamanan Hari Tani Nasional Besok

Warga Jakarta Harap Waspada Macet! Ini Titik-titik Pengamanan Hari Tani Nasional Besok

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:38 WIB

Draf RUU Ketenagakerjaan Buntu, 50 Ribu Buruh Bakal Turun Aksi di Bundaran HI 24 September

Draf RUU Ketenagakerjaan Buntu, 50 Ribu Buruh Bakal Turun Aksi di Bundaran HI 24 September

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:45 WIB

Upah Minimum 2027 Diusulkan Naik 7,59,5 Persen, Ini Dasar Perhitungannya

Upah Minimum 2027 Diusulkan Naik 7,59,5 Persen, Ini Dasar Perhitungannya

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:02 WIB

Terkini

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Bekaci | Minggu, 08 November 2026 | 12:26 WIB

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 12:21 WIB

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:19 WIB

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 12:15 WIB

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:05 WIB

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:02 WIB

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:00 WIB

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 11:55 WIB

×