Gunung Merapi Kembali Terbakar, 30 Hektare Hutan Pinus Hangus: Titik Api Terus Bergerak ke Atas!

Muhamad Yasir, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 24 September 2026 | 14:31 WIB
Gunung Merapi Kembali Terbakar, 30 Hektare Hutan Pinus Hangus: Titik Api Terus Bergerak ke Atas!
Kebakaran terjadi di Gunung Merapi Ungup-ungup terlihat dari Gantasan, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (4/9/2026). [ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/sgd]
baca 10 detik
  • Kebakaran hutan melanda lereng Gunung Merapi sejak Selasa, 22 September 2026, menghanguskan lebih dari 30 hektare kawasan TNGM.
  • Kepala Balai TNGM menyebut angin kencang, serasah kering, dan vegetasi pohon pinus mempercepat perluasan titik api.
  • Tim gabungan mengerahkan kendaraan air dan melakukan penyisiran untuk memadamkan api yang mendekati radius lima kilometer dari puncak.

Suara.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng Gunung Merapi, tepatnya di Blok Gentong, Resor Srumbung, Desa Ngablak, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, terus meluas.

Kebakaran yang terjadi sejak Selasa (22/9/2026) itu kini diperkirakan telah menghanguskan lebih dari 30 hektare kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM).

Kepala Balai TNGM T. Heri Wibowo mengatakan luasan kebakaran pada hari pertama diperkirakan mencapai 18,5 hektare. Namun, api kembali muncul pada Rabu pagi setelah sempat dipadamkan pada malam sebelumnya dan kemudian merambat ke kawasan yang lebih tinggi.

"Hari pertama itu kan dihitung sekitar 18,5 hektare. Kemudian merencana menjalar sampai ke atas, ya mungkin sekitar 30-an hektare sekarang, melebihi mungkin," kata Heri saat dihubungi, Kamis (24/9/2026).

Heri menjelaskan, bara dari vegetasi pinus yang terbakar diduga masih tersimpan di dalam material menyerupai arang. Bara tersebut kembali menyala ketika tertiup angin sehingga memicu perambatan api ke kawasan lainnya.

Laju api juga diperparah oleh kondisi medan dan vegetasi di lokasi. Hembusan angin kencang, banyaknya serasah kering, serta dominasi pohon pinus menjadi kombinasi yang mempercepat penyebaran kebakaran.

"Soalnya anginnya besar to, anginnya besar, serasahnya banyak, pinus, nah sudah itu. Jadi satu kesatuan yang mempercepat," ujarnya.

Saat ini, tim gabungan masih berupaya melokalisasi dan memadamkan api.

Mereka terdiri dari petugas TNGM, BPBD, Damkar Kabupaten Magelang, Polres Magelang, Polsek Srumbung, Koramil Srumbung, serta Masyarakat Peduli Api (MPA).

baca juga

Pemadaman didukung dua tangki air berkapasitas sekitar 5.000 liter. Sejumlah truk milik masyarakat juga dikerahkan untuk mengangkut air menggunakan terpal.

Selain meluas, titik api juga terus bergerak ke kawasan yang lebih tinggi di lereng Merapi. Jika sebelumnya lokasi kebakaran diperkirakan berada sekitar 7-8 kilometer dari puncak, api kini disebut telah mendekati radius sekitar 5 kilometer.

Meski demikian, Heri memastikan lokasi kebakaran masih cukup jauh dari permukiman warga. Hingga kini belum ada laporan gangguan kesehatan masyarakat akibat asap dari kebakaran tersebut.

TNGM masih mendalami penyebab kebakaran. Namun, aktivitas manusia menjadi salah satu dugaan sementara karena lokasi awal kebakaran berada cukup jauh dari puncak Merapi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Kumpulkan Ahli Bahas Karhutla di Ratas, Bawa Agama dan Kurikulum Jadi Senjata Pencegahan

Prabowo Kumpulkan Ahli Bahas Karhutla di Ratas, Bawa Agama dan Kurikulum Jadi Senjata Pencegahan

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:06 WIB

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:03 WIB

Nafas Kalbar Gugat Prabowo Terkait Karhutla dan Kabut Asap

Nafas Kalbar Gugat Prabowo Terkait Karhutla dan Kabut Asap

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:29 WIB

Terkini

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Bekaci | Minggu, 08 November 2026 | 12:26 WIB

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 12:21 WIB

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:19 WIB

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 12:15 WIB

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:05 WIB

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:02 WIB

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:00 WIB

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 11:55 WIB

×