Indonesia Desak PBB Hentikan Impunitas Penyerang Pekerja Kemanusiaan di Zona Konflik

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 25 September 2026 | 07:24 WIB
Indonesia Desak PBB Hentikan Impunitas Penyerang Pekerja Kemanusiaan di Zona Konflik
Menteri Luar Negeri Sugiono (Antara)
baca 10 detik
  • Indonesia menuntut pertanggungjawaban hukum atas penyerangan personel dan fasilitas kemanusiaan di zona konflik.

  • Diplomasi Indonesia menggandeng Mesir dan Malaysia untuk mendorong resolusi perlindungan di Dewan HAM PBB.

  • Menlu Sugiono menegaskan perlindungan pekerja kemanusiaan merupakan kewajiban mutlak seluruh negara.

Suara.com - Pemerintah Indonesia menuntut penegakan hukum tegas tanpa kompromi terhadap pelaku kejahatan yang mengincar pekerja dan fasilitas kemanusiaan di daerah konflik.

Langkah ini diambil mengingat makin maraknya jatuhnya korban jiwa dari kalangan relawan serta kehancuran berbagai infrastruktur kesehatan di wilayah krisis dunia.

“Hukum humaniter internasional jelas menerangkan personel kemanusiaan dan kesehatan harus dihargai dan dilindungi. Pelanggarnya harus diselidiki dan pelakunya harus dimintai pertanggungjawaban,” ujar Sugiono dalam pertemuan tingkat tinggi mengenai Deklarasi Perlindungan Personel Kemanusiaan di Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Rabu (23/9) waktu setempat.

Menteri Luar Negeri RI Sugiono. (dok. Kemlu RI)
Menteri Luar Negeri RI Sugiono. (dok. Kemlu RI)

Sikap keras ini dibawakan langsung oleh Menteri Luar Negeri RI Sugiono untuk menembus kebuntuan diplomasi global terkait keselamatan petugas di lapangan.

Meskipun kesepakatan perlindungan telah diklaim mendapat dukungan lebih dari seratus dua puluh negara, fakta di lapangan menunjukkan ancaman kematian yang nyata bagi para relawan.

“Indonesia juga mengalami langsung tragedi itu," kata Sugiono, sembari menyoroti kehancuran Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara akibat serangan Israel, serta personel TNI yang gugur saat bertugas di bawah panji PBB di daerah konflik.

Tragedi yang menimpa fasilitas medis dan prajurit perdamaian asal Indonesia menjadi bukti konkret hilangnya kepatuhan terhadap norma internasional.

Sugiono menegaskan bahwa persoalan utama hari ini terletak pada pengabaian aturan secara sengaja oleh pihak-pihak yang bertikai.

“Tak boleh ada impunitas bagi setiap pelanggaran hukum humaniter internasional,” ujarnya.

baca juga

Melihat celah penegakan aturan tersebut, Indonesia berinisiatif menggandeng negara sahabat untuk melahirkan trobosan hukum baru di tingkat global.

Langkah nyata diwujudkan melalui kolaborasi bersama Mesir dan Malaysia dalam mengajukan draft resolusi khusus di Dewan HAM PBB.

Langkah diplomatik ini dirancang guna memotong hambatan distribusi bantuan serta melindungi nyawa para pekerja bantuan di garis depan.

Di samping diplomasi, Indonesia mendorong penguatan kapasitas, pelatihan pra-tugas, hingga penggunaan teknologi mutakhir demi menjaga keselamatan personel.

Keselamatan tim kemanusiaan di zona perang harus ditangani sebagai norma wajib, bukan sekadar belas kasihan diplomatik.

“Fokus kita harus berkutat pada memastikan deklarasi tersebut membuat perbedaan di lapangan. Melindungi mereka yang melayani kemanusiaan bukanlah tindak kemurahan hati, tetapi kewajiban,” demikian Menlu RI.

Kehadiran Menlu Sugiono di Markas PBB New York sebagai ketua delegasi Indonesia menandai konsistensi diplomasi aktif RI sepanjang Sidang Majelis Umum 2026.

Diplomat tertinggi Indonesia tersebut telah merapat di Amerika Serikat sejak awal pekan untuk menghadiri rangkaian forum krusial PBB.

Puncak dari misi diplomatik ini ditandai dengan pidato resmi yang akan disampaikan Indonesia pada sesi Debat Umum akhir pekan nanti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diplomat Indonesia Walk Out saat Benjamin Netanyahu Pidato di Majelis Umum PBB

Diplomat Indonesia Walk Out saat Benjamin Netanyahu Pidato di Majelis Umum PBB

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:17 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Terkini

Diplomat Indonesia Walk Out saat Benjamin Netanyahu Pidato di Majelis Umum PBB

Diplomat Indonesia Walk Out saat Benjamin Netanyahu Pidato di Majelis Umum PBB

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:17 WIB

Seni Mematikan Notifikasi: Saat Ketenangan Menjadi Kemewahan Baru bagi Gen Z

Seni Mematikan Notifikasi: Saat Ketenangan Menjadi Kemewahan Baru bagi Gen Z

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 07:15 WIB

Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 07:00 WIB

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Sorotan, Ini Tanggung Jawab Kapten Menurut UU Pelayaran

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Sorotan, Ini Tanggung Jawab Kapten Menurut UU Pelayaran

News | Jum'at, 25 September 2026 | 06:45 WIB

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 06:30 WIB

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 06:15 WIB

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 06:00 WIB

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

×