- Kecelakaan beruntun melibatkan truk pemadam kebakaran dan beberapa kendaraan lain di Jalan Raya Bekasi, Jakarta Utara, Senin (28/9/2026).
- Peristiwa bermula akibat pengemudi truk pemadam kebakaran diduga kurang konsentrasi hingga menabrak truk Colt Diesel dan kendaraan lainnya.
- Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang pengemudi mengalami luka-luka dan seluruh kendaraan yang rusak telah dievakuasi oleh petugas.
Suara.com - Kecelakaan beruntun yang melibatkan armada pemadam kebakaran, ambulans, hingga bus Transjakarta terjadi di Jalan Raya Bekasi arah timur, Jakarta Utara, Senin (28/9/2026) pagi.
Dalam video yang viral di media sosial, tampak deretan kendaraan yang ringsek akibat tabrakan beruntun.
Menurut informasi kepolisian, kecelakaan bermula dari tabrakan sebuah truk damkar dengan truk Colt Diesel yang melaju di dekat kawasan United Tractors sekitar pukul 10.00 WIB.
“Pengemudi truk damkar diduga kurang konsentrasi,“ bunyi keterangan dalam laporan penanganan kecelakaan dari kepolisian.
Hantaman tersebut kemudian merembet dan menyeruduk mobil ambulans milik Unit Pelayanan AGD Dinas Kesehatan.
Laju tumbukan belum terhenti hingga ikut mendorong mobil Honda Mobilio dan Toyota Calya di lajur yang sama.
Rangkaian benturan baru berhenti setelah tabrakan terakhir mengenai bagian bodi bus Transjakarta bernomor polisi B-7123-TGX.
Akibat tabrakan berantai antarkendaraan pelayanan publik ini, sedikitnya tiga orang pengemudi mengalami luka-luka dan membutuhkan penanganan medis.
“Pengemudi ambulans menderita luka lecet di kening, memar di kaki, serta sesak di dada sehingga dirujuk ke RSUD Koja. Sementara pengemudi truk colt diesel dilarikan ke Rumah Sakit Persahabatan akibat cedera memar pada kaki. Korban ketiga yakni pengemudi Honda Mobilio dilaporkan menderita luka memar pada bagian tangan kanan,“ lanjut bunyi keterangan dalam laporan penanganan kecelakaan.
Petugas piket yang menangani kecelakaan kini telah mengevakuasi seluruh armada yang mengalami kerusakan ke kantor polisi.
Peristiwa kecelakaan beruntun ini pun sudah dilaporkan untuk proses pendalaman oleh penyidik kepolisian.