Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Masuk 6 Terburuk di Dunia

Vania Rossa

Selasa, 29 September 2026 | 07:17 WIB
Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Masuk 6 Terburuk di Dunia
Ilustrasi Udara Jakarta. (Unsplash)
baca 10 detik
  • IQAir mencatat Jakarta berada di posisi keenam kota berpolusi terburuk dunia dengan AQI 159 pada 29 September 2026.
  • Pemprov DKI Jakarta memperluas transportasi publik dan menargetkan 10.000 bus listrik beroperasi pada tahun 2030 untuk menekan emisi.
  • Pemerintah daerah mempercepat pembangunan fasilitas pengelolaan sampah di beberapa wilayah untuk mengurangi tingkat emisi di Ibu Kota.

Suara.com - Kualitas udara Jakarta kembali menjadi perhatian. Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada Selasa (29/9/2026) pukul 06.30 WIB, Jakarta menempati posisi keenam sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.

Mengutip ANTARA, indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) Jakarta tercatat berada di angka 159. Angka tersebut menempatkan kualitas udara Jakarta dalam kategori tidak sehat.

Dalam kondisi tersebut, masyarakat dianjurkan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan.

Pada waktu yang sama, Singapura tercatat sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia dengan AQI 182. Posisi berikutnya ditempati Kolkata, India, dengan AQI 180, kemudian Lahore, Pakistan, dengan AQI 174.

Kondisi kualitas udara tersebut menjadi salah satu perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pemprov DKI saat ini menyiapkan sejumlah strategi untuk menekan emisi dan memperbaiki kualitas udara di Ibu Kota.

Perluas Transportasi Publik

Salah satu strategi yang dijalankan adalah memperluas jangkauan layanan transportasi umum, khususnya bus Transjabodetabek. Langkah ini ditujukan untuk mendorong masyarakat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

Sejumlah rute telah dikembangkan, antara lain Blok M-Alam Sutera dan Blok M-PIK 2. Pemprov DKI juga membuka rute baru Blok M-Bandara Soekarno-Hatta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak masyarakat memanfaatkan layanan transportasi publik yang telah disediakan pemerintah.

baca juga

Pemprov DKI juga telah menerbitkan aturan mengenai layanan transportasi umum gratis bagi 15 golongan masyarakat.

Saat ini, konektivitas transportasi di Jakarta disebut telah mencapai 92 persen. Angka tersebut menempatkan Jakarta di posisi ke-17 dunia dan peringkat kedua di ASEAN setelah Singapura.

Menurut Pemprov DKI, sektor transportasi menjadi salah satu penyumbang utama emisi gas buang di Jakarta, yakni sekitar 50 persen.

Karena itu, Pramono menargetkan pengoperasian 10.000 bus listrik Transjakarta pada 2030 sebagai salah satu upaya mengurangi emisi dari sektor transportasi.

Percepat Pengelolaan Sampah

Upaya memperbaiki kualitas udara juga diarahkan pada sektor pengelolaan sampah.

Pemprov DKI Jakarta mempercepat pembangunan fasilitas pengolahan sampah atau Intermediate Treatment Facility (ITF) di sejumlah wilayah, yakni Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat.

Proyek tersebut ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan tahun ini.

Pramono mengatakan pengelolaan sampah yang lebih baik diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penurunan emisi di Jakarta.

"Kalau itu bisa dilakukan, kontribusi yang signifikan akan mengurangi atau menurunkan kontribusi emisi yang ada di Jakarta," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paradoks Megapolitan Jakarta: Modal Manusia Melesat ke-23 Dunia, Tapi Kualitas Hidup Tercecer

Paradoks Megapolitan Jakarta: Modal Manusia Melesat ke-23 Dunia, Tapi Kualitas Hidup Tercecer

News | Senin, 28 September 2026 | 18:57 WIB

Jakarta Kian Padat, Pemprov Siapkan 11 Rumah Susun Baru pada 2027

Jakarta Kian Padat, Pemprov Siapkan 11 Rumah Susun Baru pada 2027

Foto | Senin, 28 September 2026 | 18:46 WIB

Percuma Kali Krukut Ditata Kalau Warga Masih Buang Sampah ke Sungai

Percuma Kali Krukut Ditata Kalau Warga Masih Buang Sampah ke Sungai

News | Senin, 28 September 2026 | 18:29 WIB

Terkini

Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Masuk 6 Terburuk di Dunia

Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Masuk 6 Terburuk di Dunia

News | Selasa, 29 September 2026 | 07:17 WIB

7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan

7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:14 WIB

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

×