- Kementerian PPN/Bappenas bersama Konsorsium SOLUSI menggelar acara di Jakarta pada Senin, 28 September 2026.
- Proyek kerja sama Indonesia dan Jerman ini mencakup tiga lokasi percontohan dengan investasi hijau 2,8 juta euro.
- Inisiatif ini menghasilkan peluncuran lima dokumen strategis guna memperkuat pembangunan berkelanjutan hingga tahun 2028 mendatang.
Country Director SNV Indonesia Putra Agung mengatakan pengembangan komoditas berkelanjutan melalui kemitraan dengan masyarakat menjadi salah satu pendekatan untuk menjaga keberlanjutan program tersebut.
"Sehingga setelah Proyek SOLUSI berakhir pada 2028, pengelolaan yang berkelanjutan ini tetap dapat dilanjutkan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, baik di darat maupun laut," ujarnya.
Selain aspek lingkungan, proyek ini juga menempatkan inklusivitas sosial sebagai bagian dari pengelolaan keanekaragaman hayati. Pendekatan tersebut mencakup kesetaraan gender, disabilitas, inklusi sosial, serta pelibatan masyarakat adat dan komunitas lokal dalam pemanfaatan sumber daya alam.
Melalui pendekatan tersebut, pengelolaan bentang darat dan laut diharapkan dapat menjaga ketahanan ekosistem sekaligus membuka peluang ekonomi berbasis keanekaragaman hayati yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.