Kekayaan Hary Tanoesoedibjo yang Laporkan Jusuf Hamka ke Polisi

Ruth Meliana

Kamis, 01 Oktober 2026 | 10:10 WIB
Kekayaan Hary Tanoesoedibjo yang Laporkan Jusuf Hamka ke Polisi
Kolase Hary Tanoesoedibjo dan Jusuf Hamka. [Dok. Istimewa]
baca 10 detik
  • Hary Tanoesoedibjo resmi melaporkan Jusuf Hamka ke polisi pada 30 September 2026 atas dugaan pencemaran nama baik.
  • Laporan tersebut dilandasi pernyataan publik Jusuf Hamka yang dianggap menyerang karakter dan merugikan reputasi MNC Group.
  • Sengketa hukum ini berakar dari perkara perdata transaksi NCD tahun 1999 antara CMNP dan Hary Tanoesoedibjo.

Suara.com - Perseteruan panjang antara dua pengusaha besar Indonesia kembali memanas. Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo, resmi melaporkan pengusaha jalan tol Jusuf Hamka ke polisi pada 30 September 2026.

Laporan itu dilandasi penilaian bahwa sejumlah pernyataan Jusuf Hamka di ruang publik dan media sosial telah melampaui batas, mengandung fitnah, menyerang karakter, serta mencemarkan nama baik dirinya dan perusahaan-perusahaan di bawah MNC Group.

Hary Tanoe mengakui telah mengenal Jusuf Hamka selama sekitar 30 tahun. Awalnya ia tidak berniat membawa persoalan tersebut ke ranah pidana.

Namun, tudingan-tudingan yang beredar, termasuk sebutan “menipu”, isu denda lingkungan, penyebutan Bank MNC secara merendahkan, hingga tuduhan terkait kewajiban pajak, dinilai terlalu serius dan berpotensi merugikan reputasi serta kinerja pasar.

Latar belakang perselisihan ini bukan perkara baru. Sengketa bermula dari transaksi Negotiable Certificate of Deposit (NCD) senilai 28 juta dolar AS pada 1999 yang melibatkan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) milik Jusuf Hamka dan pihak yang terkait dengan Hary.

Perkara perdata tersebut masih berproses di pengadilan, termasuk putusan yang sempat membebankan ganti rugi besar kepada Hary dan MNC Asia Holding.

Dalam konteks ini, publik kembali menyoroti profil kekayaan Hary Tanoesoedibjo. Sebagai taipan media, properti, dan keuangan yang membangun imperium MNC Group dari nol, kekayaan Hary menjadi salah satu sorotan utama setiap kali namanya muncul dalam berita hukum atau bisnis berskala besar.

Kekayaan Hary Tanoesoedibjo

Hary Tanoesoedibjo (Instagram)
Hary Tanoesoedibjo (Instagram)

 

Hary Tanoesoedibjo dikenal sebagai salah satu pengusaha terkaya di Indonesia.

Data Forbes dalam beberapa tahun terakhir menempatkannya di jajaran orang terkaya Tanah Air dengan estimasi kekayaan bersih berkisar antara 1 hingga 1,45 miliar dolar AS, atau setara puluhan triliun rupiah tergantung kurs dan valuasi saham.

baca juga

Sumber utama kekayaannya berasal dari kepemilikan saham di sejumlah perusahaan publik di bawah naungan MNC Group, termasuk sektor media (televisi, digital, dan hiburan), properti melalui MNC Land, serta jasa keuangan.

MNC Group sendiri merupakan salah satu konglomerasi media terbesar di Indonesia. Hary membangun bisnis ini sejak usia muda setelah menempuh pendidikan di Kanada.

Saat ini grup tersebut menguasai sejumlah stasiun televisi nasional, platform digital, radio, serta proyek properti berskala besar seperti Lido City yang mencakup resort, lapangan golf, dan kawasan wisata.

Putrinya, Angela Tanoesoedibjo, juga aktif dalam manajemen grup, memperkuat regenerasi kepemimpinan di internal perusahaan.

Dalam proses hukum terkait sengketa dengan CMNP, pihak lawan sempat menginventarisasi aset yang dikaitkan dengan Hary dan PT MNC Asia Holding. Total yang berhasil dilacak mencapai sekitar Rp34,6 triliun, terdiri dari aset pribadi Hary sekitar Rp15,6 triliun dan aset perusahaan sekitar Rp19 triliun.

Rinciannya mencakup saham di berbagai perusahaan, properti di dalam dan luar negeri (termasuk di Beverly Hills), serta kendaraan mewah.

Namun, angka inventarisasi aset tersebut berbeda dengan perhitungan kekayaan bersih versi Forbes yang lebih konservatif dan berfokus pada nilai pasar yang dapat diukur.

Kekayaan Hary Tanoesoedibjo tidak hanya mencerminkan keberhasilan bisnis pribadi, tetapi juga menggambarkan skala pengaruh MNC Group di industri media dan properti Indonesia.

Proses hukum antara Hary Tanoesoedibjo dan Jusuf Hamka yang sedang berjalan diharapkan dapat memberikan kejelasan bagi kedua belah pihak sekaligus menjadi pelajaran tentang pentingnya tanggung jawab dalam menyampaikan opini di ruang publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham Keluarga Taipan Hary Tanoe Kompak Ambruk

Saham Keluarga Taipan Hary Tanoe Kompak Ambruk

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:11 WIB

Terkini

Listyo Sigit Prabowo Segera Diganti, DPR Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

Listyo Sigit Prabowo Segera Diganti, DPR Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Kekayaan Hary Tanoesoedibjo yang Laporkan Jusuf Hamka ke Polisi

Kekayaan Hary Tanoesoedibjo yang Laporkan Jusuf Hamka ke Polisi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Timnas Indonesia Wajib Pesta Gol Lawan Bangladesh Demi Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Wajib Pesta Gol Lawan Bangladesh Demi Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.581.000/Gram

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.581.000/Gram

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:58 WIB

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh, Trio Penyerang Ganas Memanas

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh, Trio Penyerang Ganas Memanas

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Puluhan Dokter Muda Resmi Ditempatkan di Pekanbaru dan Kuansing

Puluhan Dokter Muda Resmi Ditempatkan di Pekanbaru dan Kuansing

Riau | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Minum Obat Hipertensi Bikin Ginjal Rusak? Profesor Jantung: Salah Kaprah Mendarah Daging

Minum Obat Hipertensi Bikin Ginjal Rusak? Profesor Jantung: Salah Kaprah Mendarah Daging

Health | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Rupiah Kembali Loyo Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Rupiah Kembali Loyo Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Program Pemerintah Harus Punya Umur Panjang, Bukan Sekadar Anggaran Panjang

Program Pemerintah Harus Punya Umur Panjang, Bukan Sekadar Anggaran Panjang

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:40 WIB

×